
Pagi hari di gedung utama HRY grup, semua anggota direksi nampak terburu-buru memasuki ruangan Rapat pagi ini karena Reyhan tiba-tiba saja mengadakan Rapat dewan direksi.
Ruangan Rapat sudah nampak Ramai,kursi Hampir terisi penuh, Sukmawan dan Niko juga Berada di sana.
"Apa ada masalah, kenapa Reyhan mengadakan Rapat sepagi ini?"Tanya Niko kepada Ayahnya
"Entahlah, Anak itu memang suka seenaknya"Ucap Sukmawan
setelah beberapa Saat Reyhan memasuki ruang Rapat di ikuti oleh Ben dan Raya.
Niko tersenyum Melihat kedatangan Raya yang begitu cantik pagi ini.
Reyhan sudah menduduki posisinya.
"Maaf karena sudah Mengganggu pagi anda semua, mungkin Anda semua bertanya-tanya kenapa saya mengadakan Rapat sepagi ini...Apa ada hal penting?,ya hal yang akan saya sampaikan ini memanglah sangat penting,Saya berharap Anda semua menyiapkan diri untuk apa yang akan saya sampaikan"Ucap Reyhan lalu melirik Sukmawan
"Sebenarnya apa yang akan anda sampaikan, apa ini lelucon?"Tanya Sukmawan
"Sepertinya anda sudah tidak sabar, kalau begitu saya tidak akan banyak berbasa-basi lagi"Jawab Reyhan
Ben beranjak dari tempat duduknya,ia maju kedepan untuk memutar kan sebuah video.
"Video yang akan saya perlihatkan ini,memang tidak ada sangkut pautnya dengan pekerjaan,Tapi Saya ingin anda semua mengetahui jika sepandai-pandainya tupai melompat pasti akan jatuh juga"Ucap Reyhan
"Ben.. putar videonya"Ucap Reyhan lagi
Ben memutar video lewat infokus yang tersedia di ruangan itu.
Aku tidak akan membiarkan mu lolos kali ini"Batin Reyhan
Video mulai di putar,Nampak jelas kejadian 6 tahun yang lalu tergambar di sana,ibu Reyhan yang masih dalam keadaan hidup di pukul batu oleh Sukmawan, karena ibu Reyhan menjadi penghalang untuk ia meraih kekuasaan yang ia inginkan.
Semua orang di dalam Ruangan itu nampak kaget dengan apa yang mereka lihat termaksud Niko,ia langsung beralih Melihat Ayahnya yang nampak pucat karena kejahatannya terbongkar.
"Ayah...Apa maksud dari Video ini"Ucap Niko bingung
Sukmawan Hanya diam dan Tak memggubris pertanyaan Niko,ia menatap Reyhan dengan penuh emosi yang tak bisa ia lampiaskan.
"Kejadian enam Tahun yang lalu yang telah merenggut nyawa ibu saya, tenyata bukanlah murni kecelakaan,Tapi Dia lah pelakunya"Ucap Reyhan sambil menunjuk Sukmawan
Sukmawan Nampak semakin pucat ,ia berdiri dari duduknya Lalu dengan cepat berjalan menuju pintu keluar, Tapi baru saja ia Membuka pintu,Tiga orang dari anggota kepolisian sudah berdiri di sana untuk menangkapnya.
"Anda kami Tahan Atas kasus pembunuhan berencana, Silahkan ikut kami"Ucap salah satu anggota kepolisian itu
Sukmawan tak bisa berkata apa-apa lagi,ia pasrah saat kedua Tangannya di Borgol.
Niko nampak syok,ia tidak percaya dengan apa yang ia lihat sekarang.
__ADS_1
"Tidak...Tidak mungkin.."Ucap Niko
"Rey...Apa yang kamu lakukan,apa harus dengan cara seperti ini, Tolong lepaskan ayah ku sekarang"Ucap Niko Kepada Reyhan
"Maafkan aku..aku tidak punya Cara lain,Aku harap kamu mengerti"Ucap Reyhan
Raya Nampak kaget,ia lega kasus ini terungkap Tapi Melihat Niko bersedih membuatnya iba,Raya pun bergegas menghampiri Niko.
melihat Raya begitu perduli dengan Niko Reyhan sedikit cemburu tapi ia Tahu itu karena Raya Kasihan terhadap Niko,ia pun juga begitu tapi ia tidak punya Cara lain,hanya dengan seperti ini agar para anggota direksi tahu kejahatan Sukmawan dan Tak lagi memihaknya.
"Tenanglah kak,Semua akan baik-baik Saja, biarkan pihak kepolisian menyelidiki kasus ini,pak Sukmawan akan baik-baik saja"Ucap Raya berusaha menenangkan Niko
~
Saat Sukmawan sampai di kantor polisi,Sudah banyak wartawan yang berkerumun di sana.
Melihat Sukmawan turun, para wartawan itu dengan Cepat menghapirinya.
"Apa benar anda merencanakan pembunuhan itu"
"Tolong beri pernyataan langsung anda"
"Atas dasar apa anda membunuh ibu dari reyhan Hardiansyah"
Para wartawan itu sibuk Memberi perayaan tapi tidak di jawab oleh Sukmawan,ia hanya terus berjalan dengan di kawal ketat oleh pihak kepolisian.
~
"Apa kamu sudah merasa lega karena kasus ini sudah terbongkar?" Tanya Raya
"Sedikit"jawab Reyhan
"Hah.. sedikit, Maksudnya?"Tanya Raya lagi
"Anak yang di kandungan Miska,Aku curiga jika itu bukan Anak dari Ayah ku,Tapi kecurigaan ku belum bisa ku buktikan"Ucap Reyhan
"Apa!jika benar begitu apa yang akan kamu lakukan"Ucap Raya
"Ntahlah,kita lihat saja Nanti"Ucap Reyhan
"O iya Tadi kamu terlihat peduli sekali dengan Niko"Ucap Reyhan lagi
"Kenapa?Kamu Cemburu?"Tanya Raya
"Hm.. sedikit"Ucap Reyhan
"Setiap aku dalam Masalah kak Niko selalu Ada,Aku sudah menganggapnya sebagai kakak ku sendiri, Melihatnya seperti Tadi Tentu saja aku harus menenangkannya"Ucap Raya
__ADS_1
Tiba-tiba Suara pintu terbuka,Ben masuk dengan Nafas yang tersengal-sengal.
"Maaf tuan,kita harus segera kerumah Sakit sekarang"Ucap ben dengan nafas tersengal-sengal
"Rumah sakit? Apa maksud mu?"Tanya Reyhan
"Baru saja pak mus Menelpon,Tuan besar di larikan kerumah Sakit karena mengalami serangan jantung"Ucap Ben
"Kalau begitu segera siapkan mobil,kita berangkat sekarang"Ucap Reyhan sambil mengenakan jasnya
"Apa Tuan besar baik-baik Saja?" Tanya Raya Khwatir
"Aku harus kerumah Sakit sekarang,Nanti aku akan menghubungi mu"Ucap Reyhan
"Baiklah,"Ucap Raya
~~
Di kantor polisi
Niko Sedang duduk di ruang tunggu bersama dengan ibunya, mereka akan menjenguk Sukmawan.
Sedari tadi,Ibu niko tak henti-hentinya menangis,Niko berusaha menenangkan Tapi tidak berhasil membuat ibunya tenang.
"Bagaimana nasib Ayah mu sekarang, Hidup di penjara,ibu tidak bisa membayangkannya"Ucap ibu niko sambil terisak
"Tenanglah Bu..Ayah akan baik-baik saja, biarkan pengacara kita yang menanganinya"Ucao Niko
"Hiks..hiks..Ibu tidak menyangka Ayahmu akan berbuat seperti itu,dia sudah di butakan oleh kekuasaan,di masa Tuanya harus ia habiskan di penjara... Bagaimana ini Niko, Hiks....Hiks"Ucap ibu Niko sambil terisak
"Tenanglah bu,Semua akan Baik-baik,Sudah jangan Menangis lagi"Ucap Niko sambil merangkul ibunya.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
BERSAMBUNG 💓