
Setelah tadi malam berbicara,pagi ini jihan dan ben sudah kembali seperti biasa,meski hal yang jihan harapkan tidak terjadi namun ia senang atas pengakuan Ben padannya.
Reyhan,Raya,jihan dan ben sarapan bersama, setelah sarapan jihan berencana mengajak Raya untuk pergi Membeli oleh-oleh di sebuah toko yang memang khusus menjual jajanan khas pulau XX.
"teman ku bilang di pulau ini ada pusat toko pusat oleh-oleh, bagaimana kalau kita kesana sebelum pulang"Ujar Jihan
"Memangnya siapa yang mau kamu bawakan oleh-oleh"Ucap Reyhan yang masih mengunyah makanannya
"Kak Rey,aku ini punya banyak teman di kantor, memangnya kakak berteman dengan kak Ben saja"ledek jihan
"Lebih baik punya satu teman tapi tidak munafik dari pada punya banyak teman tapi bermuka dua"Ucap Ben
"Itu perasaan kak Rey dan kak Ben saja,semua teman ku Baik"Ucap jihan
"Baik karena ada maunya"Ucap Reyhan
"Sudahlah sayang...aku juga ingin membeli oleh-oleh untuk Ayah,paman,Aruni dan para pelayan di rumah"Ucap Raya
"Tuh kan,aku tidak mengerti dengan jalan fikiran Kalian, Aku akan pergi bersama Raya saja,Aku akan minta tolong billy mengantarkan kami"Ujar Jihan
"Tidak!Kami harus ikut"Ucap Ben pada jihan
"Aku tidak akan membiarkan istri ku pergi sendiri
Besok mereka sudah harus segera kembali pulang,karena pekerjaan Reyhan yang tidak bisa di tinggalkan terlalu lama,malam tadi saja ben sudah menerima telepon dari orang kantor masalah berkas proyek yang sudah mengantri untuk di periksa.
Sebenarnya bulan madu mereka masih satu Minggu lagi namun setelah membicarakannya dengan raya,dan raya pun tak keberatan karena memang ia paham betul bagaimana kesibukan Reyhan sebagai seorang pemimpin perusahaan.
Reyhan dan Raya kembali ke kamar untuk bersiap-siap pergi jalan-jalan.
"Maafkan aku sayang..."Ucap Reyhan yang sudah berdiri di belakang Raya
Raya berbalik menatap Reyhan"Kenapa harus minta maaf,aku mengerti kamu punya tanggung jawab besar,hanya beberapa hari di sini aku sudah senang,lain kali kita masih bisa kemari"Raya terseyum kepada suaminya
"Terimakasih,ini istri siapa sih, menggemaskan sekali"reyhan mencubit kedua bagian pipi Raya
"Sayang sakit...Tentu saja istri Reyhan Hardiansyah,hehe"Kekeh Raya
__ADS_1
"Nyonya Hardiansyah"Tegas reyhan kemudian terseyum kepada Raya
"Sana mandi sebentar lagi kita harus pergi, pokoknya hari ini aku akan jalan-jalan mengelilingi pulau seharian"Ujar Raya mendorong Tubuh Reyhan yang semakin mendekat
"Ayo mandi bersama"Ucap Reyhan dengan senyuman penuh arti
"Apa!tidak sayang,aku nanti saja,kamu saja yang duluan mandi ya,hehe"Ucap Raya
Kalau aku ikut ke kamar mandi,dia tidak akan membiarkan aku mandi dengan Tenang,aku bisa jamin itu"batin Raya
"Ayolah...agar cepat selesai, kalau bergantian akan lama"Reyhan mengangkat tubuh istrinya ala bridal style.
"Sayang,turunkan aku"Ucap Raya
Reyhan tak bergeming,iya terus melangkah menuju kamar mandi,dan bisa di tebak apa yang akan terjadi setelahnya,firasat istri tidak pernah salah.
~~
Siang hari sekitar pukul dua siang,jihan Ben, Reyhan dan raya akan segera berangkat menuju toko oleh-oleh yang berjarak sekitar dua puluh kilometer dari villa.
"Wah,bagus sekali,ini milik kak Rey,aku tidak pernah melihatnya di kediaman Hardiansyah?"Tanya Jihan yang sudah duduk di samping Ben, Sementara Reyhan dan raya duduk di belakang.
"Tentu saja,aku baru membelinya saat kita akan berangkat lemari,kemarin aku mengajak kakak ipar mu untuk naik mobil ini saat kami pergi jalan-jalan berdua,tapi dia lebih memilih naik sepeda"Reyhan melirik Raya yang sedang duduk di sampingnya
"Apa kamu tahu jihan,kakak mu ini memilih naik mobil karena dia tidak bisa mengendarai sepeda,aku yang memboncengnya kemarin..haha"Ucap Raya lalu terkekeh Membuat Reyhan menggaruk kepalanya yang tidak gatal
"Tuan Muda memang tidak pernah mengendarai sepeda Ataupun motor" Ujar Ben yang Sedang menahan tawanya
"Hahaha..kak Rey memalukan sekali"Jihan Tertawa terbahak-bahak
"Hey!Apa bisa kalian diam,Ben!ayo berangkat,cuaca sedang panas"Ucap Reyhan menatap tajam ke arah Ben
"Baik Tuan muda"Ucap Ben lalu menyalakan mesin mobilnya
Sepanjang perjalanan jihan dan Raya tertawa dan bernyanyi menikmati pemandangan sekitar pantai,Hari ini harus menjadi penutup liburan yang berkesan pikir Raya.
Setelah beberapa saat mereka sampai di sebuah pusat oleh-oleh khas pulau XX,Raya dan jihan turun mendahului Reyhan dan ben.
__ADS_1
"Selain makanan Ada tas,topi,baju, souvernir..banyak sekali jadi bingung mau pilih yang mana"Ucap Raya terpana
"Kamu ingin membeli toko beserta isinya pun Kak Rey akan memberikannya,Kamu tinggal bilang saja"Ujar jihan mengedipkan sebelah matanya
"Haha..aku benar-benar tidak akan pernah mengatakan hal itu padanya..Aku akan membeli beberapa saja"Ucap Raya
Reyhan dan ben datang menghampiri mereka,tidak untuk ikut memilih oleh-oleh tapi hanya melihat-lihat saja.
"Sayang apa ini bagus?"Tanya Raya yang sedang menggunakan topi pantai berwarna coklat
"Bagus.. kamu cocok memakai apapun"Ucap Reyhan
"Bukan untuk ku,aku akan membeli ini untuk Mbak Tika,ayu, Aruni,Mila siapa lagi ya aku lupa"Raya Mencoba Mengingat siapa saja Pelayan wanita di kediaman Hardiansyah
"Kenapa kamu selalu memikirkan orang lain, beli lah untuk kamu juga sayang"Ucap Reyhan
"Nanti saja,Eh.. jangan lupa untuk paman, pak mus,pak ujang supir kamu, tukang kebun,pak satpam,aduh Siapa lagi ya,harusnya aku mencatatnya tadi"Raya benar-benar bersemangat untuk membeli oleh-oleh
Reyhan terperanga mendengar ucapan istrinya sendiri, bukan karena tak mampu untuk membeli semua yang istrinya inginkan, tapi sepertinya sifat ibunya benar-benar ada pada raya, mementingkan kepentingan orang lain di bandingkan dengan dirinya sendiri.
"Tapi sayang.."Ucap Raya yang tiba-tiba mendadak bingung
"Kenapa sayang?"Tanya reyhan
"Bagaimana oleh-oleh untuk Ayah,aku tidak tahu selera ayah seperti apa"Ucap Raya
"Ayah tidak perlu oleh-oleh yang ada di toko ini,Ayah ingin oleh-oleh dari sini"Reyhan mengelus perut Rata Raya
"Maksudnya,baby?"Tanya raya pelan dan langsung di respon anggukan oleh Reyhan
"Semoga saja sayang,aku juga tidak sabar ingin segera hamil, apalagi ini keinginan ayah dan juga paman"Ucap Raya
"Iya sayang aku juga, tapi jangan terlalu di Fikirkan, kalau sudah waktunya pasti kamu akan hamil"Ucap Reyhan sambil tersenyum kepada Raya.
Bersambung 💓
Jangan lupa like+komen+votenya ya teman-teman biar aku makin semangat Nulisnya 😢
__ADS_1