
Raya yang sedang menuruni Tangga,tak sengaja melihat Ben yang sedang duduk di sofa sambil melamun.
Raya berjalan pelan-pelan dan Langsung menepuk pundak Ben dari belakang,
"Hey Tuan"Ucap Raya Mengagetkan Ben
Ben terperanjat kaget dan langsung berbalik melihat Raya yang sudah tertawa karena merasa berhasil menjailinya.
"Kamu,buat kaget Saja"Ucap Ben sambil mengelus dada
"Hehe,Maaf Tuan..Tuan kenapa melamun sendirian disini,Nanti kesambet baru Tau"Ucap Raya
"Iya...Aku baru saja kesambet,Hantu perawan,Dan hantunya ada di depan ku sekarang "Ucap Ben kesal
"Wah..Anda jahat sekali Tuan"Ucap Raya
"Salah sendiri...Aku mau kembali kekamar ku sekarang,Kamu jangan di sini sendirian.. Nanti kesambet baru Tau."Ucap Ben meledek
Ben beranjak pergi meninggalkan Raya yang masih diam mematung di tempatnya berdiri dengan Tatapan kesal.
"Wah dia Malah berbalik mengerjaiku"Ucap Raya Lalu menggelengkan kepalanya
~
Pagi hari Reyhan sudah duduk di meja makan bersama dengan Ayahnya dan Miska ibu tirinya.
Seperti biasa,Saat ayahnya berada di rumah, mereka Akan Sarapan bersama, Walau Suasana Selalu saja mencekam, Karena Tak Seperti keluarga kebanyakan yang saling bersenda gurau,Tapi Reyhan dan Miska selalu saling melepar Tatapan Tajam, Reyhan memang tidak pernah menyukai ibu tirinya itu, begitu pula sebaliknya Miska Tidak pernah menyukai Reyhan.
"Apa Rencana Kamu hari ini Rey"Tanya Anwar kepada Reyhan
"Aku Akan pergi ke kantor, Setelah itu Ada pertemuan bisnis di Restaurant XX yah,dan aku akan pergi meninjau Hotel yang Bulan lalu di buka"Ujar Reyhan
"Bagus,Ayah bangga Kamu semakin Menunjukkan kinerja yang baik"Ucap Anwar
"Terimakasih Ayah"Ucap Reyhan Sambil terseyum
__ADS_1
Miska memutar bola matanya,kesal dengan pujian yang di lontarkan Anwar Pada Reyhan.
"Baguslah, Setidaknya kamu tidak lagi membuat Ayah mu Khwatir, Karena sebentar Lagi Ayah mu akan sibuk Dengan Adik mu"Ucap Miska dengan Tatapan sinis
"Adik?...ya baiklah, semoga saja dia tidak Mirip dengan Ibunya, Karena itu akan Lebih Mengkhawatirkan"Ucap Reyhan Tak kalah sinisnya
Anwar menghela Nafas berat, mendengar pertengkaran Reyhan dan Miska, Hampir Setiap mereka Makan bersama, Reyhan dan miska selalu bertengkar.
"Sudah hentikan,Apa kita tidak bisa Sarapan dengan Tenang"Ucap Anwar Sambil menghentak meja dengan Tangan kirinya
"Aku akan pergi ke Singapura selama 3 Hari,Jaga kandungan mu baik-baik, Kalau Butuh apa-apa Katakan saja pada Mus"Ucap Anwar kepada Miska
"Baiklah Sayang,aku Pasti akan sangat merindukan mu"Ucap miska Sambil terseyum
Baguslah Tua bangka ini pergi,aku jadi bisa pergi menemui Haikal"batin Miska
~
Reyhan sudah duduk di dalam mobil sambil mengecek beberapa berkas
"Jam makan siang Nanti tuan muda"Jawab Ben
Ah dia pasti akan mengamuk setelah mengetahui aku telah menjebaknya, Maaf tuan muda,semua ini bukan keinginan ku"Batin Ben
"Baiklah, Sekarang Antar aku ke Kantor cabang yang ada di di jalan YY,Aku harus menemui seseorang"Pinta Reyhan
"Baik tuan muda"Ucap ben
~
Sesampainya di tujuan Reyhan Langsung di sambut oleh Mananger utama di kantor Cabang itu, Orang itu adalah Jihan adik sepupu Reyhan.
"Kak Reyhan jahat sekali baru mengunjungi ku sekarang"Ucap Jihan sambil memeluk lengan Reyhan
"Maaf,Aku Sangat sibuk akhir-akhir ini, Bagaimana apa kamu suka dengan pekerjaan mu disini"Tanya Reyhan
__ADS_1
"Aku suka,Hanya saja terlalu jauh jadi tidak bisa sering bertemu dengan Kakak"Ucap Jihan
"Syukurlah, Bekerja lah dengan baik,aku tidak akan segan-segan memecat mu walau kamu adik sepupuku sekalipun"Ucap Reyhan
"Iya aku Tau..O iya Kak Ben Mana?"Ucap Jihan Sambil melihat sekeliling
"Dia ada di mobil, Berhentilah mengejarnya,dia tidak Menyukai Wanita Manja seperti mu.. Kamu Hanya membuatnya menjadi Takut..Haha"Ucap Reyhan lalu tekekeh geli
"Ah dari dulu sampai sekarang dia selalu saja begitu..Apa dia pria Normal, Bagaimana bisa dia tidak Menyukai Wanita secantik aku,Aku tidak akan menyerah, Lihat saja Nanti"Ucap Jihan
"Wahh..Kamu benar-benar sudah dewasa"Mengacak-acak rambut Jihan
"Hentikan, Rambut ku jadi berantakan"Ucap Jihan sambil cemberut
Kakak harus pergi sekarang"Ucap Reyhan
"Secepat itu,kakak baru saj datang..kakak belum melihat ruang kerja ku,Aku mengubah semua dekorasinya loh"Ucap Jihan
"Lain kali saja"Ucap Reyhan
"Baiklah, Sampaikan salam ku kepada Kak Ben dan Hati-hati di jalan"Ucap Jihan
Reyhan berajak meninggalkan Kantor itu, Sesampainya di parkiran ia langsung Naik ke dalam mobil Tanpa menunggu Ben untuk membukakan pintu, Karena Reyhan tidak mengizinkan Ben untuk membukakan pintu mobil untuknya,ia sudah menganggap Ben saudaranya sendiri bukan Pegawai yang bekerja untuknya.
"Tadi Jihan mencarimu,Dia menitip Salam untuk mu"Ucap Reyhan
"Baiklah Tuan,Kita berangkat sekarang"Ucap Ben mengalihkan pembicaraan
"Berhentilah menghindarinya,Dia Bukan lagi anak kecil yang selalu mengejar mu,dia Sudah berusia 22 Tahun sekarang, dia sudah dewasa,Apa kamu benar-benar tidak menyukainya"Tanya Reyhan
"Entahlah Tuan, Bagi saya Nona jihan adalah adik saya"Ucap Ben lirih
"Apa kamu tidak ingin mempunyai Pacar? Luangkan lah waktu untuk berkencan"Ucap Reyhan
"Baik Tuan muda,Saya akan memikirkannya"Ucap Ben
__ADS_1
Mobil itu meninggalkan parkiran menuju tempat pertemuan antara Reyhan dengan Gadis yang akan di jodohkan dengannya.