
Raya datang pagi-pagi sekali,Sudah satu Minggu ia bekerja di sana dan pagi ini dia membersihkan Ruangan dan merapikan berkas-berkas,Ia berusaha bekerja sebaik mungkin agar dia bisa menjadi pegawai tetap.
Tak lama Rian,Meysa,Dita,dan Bobby datang bersamaan, Mereka Takjub dengan Ruangan yang sudah Rapi,Raya menghapiri mereka dengan ceria.
"Selamat pagi semua"Ucap Raya
"Apa kamu yang merapikan Ruangan ini"Ucap Rian
"Iya Pak"Ucap Raya Sambil terseyum
"Wah.. Ruangan ini benar-benar tidak seperti sebelumnya..Raya kamu luar biasa"Ucap Bobby lalu mengacungkan kedua jempolnya
"Ray Nanti makan siang bareng yuk"Ajak Meysa
"Kamu harus coba soto yang ada di kantin Kantor ini"Sambung Dita
"Baiklah,Aku mau"Ucap Raya
"Karena pegawai baru kita sudah bekerja keras,Aku yang akan teraktir kalian hari ini"Ucap Rian
Bobby,Raya,Meysa dan dita bersorak gembira karena mendapatkan traktiran dari kepala staf mereka.
~
Di sebuah Hotel bintang Lima milik HRY group,Milen sudah selesai di rias oleh MUA Langganan keluarga Milen.
Milen terseyum puas Melihat pantulan wajahnya di cermin, Makeup Natural, Rambut yang di sanggul ke atas, dengan dress berwarna gold membuat Milen terlihat Sangat sempurna.
"Ma,Apa Reyhan sudah datang?"Tanya Milen kepada mamanya
"Sudah Sayang,Dia ada di Ruangan sebelah.. kenapa?"
"Apa aku boleh bicara dengannya"Tanya Milen
__ADS_1
"Tentu, Pergilah"Ucap Mamanya
Milen beranjak Dari Tempat duduknya,ia melangkah menuju Ruangan yang ada di sebelah Ruangannya, Karena pintu Tak terkunci,Ia pun langsung masuk.
Disana sudah ada Reyhan yang sedang duduk di sofa sambil berpangku Tangan di temani oleh Ben.
"Apa kita bisa bicara berdua?"Ucap Milen Kepada Reyhan
Reyhan melirik kearah Ben dan mengisyaratkan agar Ben keluar dari ruangan itu,Milen duduk di sofa yang ada di depan Reyhan, Sementara Reyhan Menatap Milen dengan Tatapan dingin.
"Apa lagi yang ingin kamu Bicarakan?"Apa kamu belum puas dengan pertunangan ini"Ucap Reyhan
"Aku Tau kamu tidak menginginkan ini semua,Tapi Ayahmu yang memaksa mu"Ucap milen
"Kalau kamu sudah Tau, kenapa kamu tidak menolak"Tanya Reyhan
"Karena aku Mencintaimu,Aku Tahu Pertunangan kita hanya lah untuk Kepentingan Bisnis, Tapi aku Tak masalah Asal aku bisa bersama mu"ujar Milen
"Apa kamu sudah gila,Aku tidak mencintai kamu,Kamu Hanya akan terluka"Ucap Reyhan
Reyhan menghela nafas berat "Tidak ada gunanya bicara dengan mu, Semua sama Saja"Ucap Reyhan lalu melangkah pergi dari ruangan itu
Milen menatap kepergian Reyhan Sampai Reyhan hilang dari Pandangannya.
Kamu hanya akan menjadi milikku, Kita lihat saja nanti"batin Milen
~
Jam makan siang,Raya,Dita, Rian, Bobby,dan meysa sedang menyantap makan siang mereka di kantin Kantor.
Saat yang lain sedang asik mengobrol,dita Malah asik berkutat dengan Ponselnya,ia sangat serius melihat layar Ponselnya, Matanya terbelalak melihat berita utama yang menjadi Tranding Topik hari ini.
"Wah ini berita besar..Coba lihat putra dari pemilik HRY group,ia baru saja bertunangan dengan putri Tunggal pemilik MC group,ini pertunangan Antar perusahaan besar.. Luar biasa, Pantas Saja Nona Jihan Tidak masuk kantor hari ini"Ucap Dita dengan Antusias sambil memperlihatkan Layar ponselnya
__ADS_1
Raya yang tadi sangat ceria berubah menjadi murung, Dadanya Tiba-tiba terasa sesak,Berita ini menjadi pukulan berat bagi Raya,Baru satu bulan ia putus dari Reyhan, bahkan luka di Hatinya belum sembuh Sempurna dan sekarang luka itu Kembali menganga,Tak ia sangka Reyhan akan bertunangan secepat ini.
"Aku Mau ke Toilet Sebentar"Ucap Raya lalu dengan cepat beranjak pergi
~
Di dalam Bilik Toilet,Suara isak Tangis Raya terdengar lirih,ia tidak lagi bisa membendung kesedihannya,ia benar-benar sudah kehilangan Reyhan sekarang.
Walau hubungan mereka begitu singkat, Tapi Cintanya kepada reyhan begitu mendalam,sedalam luka yang Raya Rasakan sekarang.
Kenapa Rasanya sesakit ini,Aku ini kenapa, kenapa dadaku sesak sekali,dan air mata ku tak mau berhenti keluar,...Sadarlah Raya..Kamu harus bangkit sekarang.. dia sudah bahagia, Bukankah ini yang kamu inginkan"Batin Raya
~
Raya berjalan dengan lemas keluar dari kantor,ia benar-benar kehilangan semangatnya hari ini,Matanya langsung tertuju pada seseorang yang sudah menunggunya di depan kantor sejak tadi.
"Kenapa kak Niko kemari?"Tanya Raya
"Suasana hati mu pasti sangat tidak baik sekarang,Aku datang untuk menghibur mu"jawab Niko
"Hm.. Masalah itu.. Jangan Khwatir,Aku baik-baik saja"Ucap Raya
"Benarkah, Tapi kenapa mata mu sembab begitu?" Tanya Niko
"Sembab?Masa sih,"Ucap Raya sambil memperhatikan wajahnya di kaca spion mobil Niko
"Haha..Ayo Masuk"Ucap Niko
Raya masuk kedalam mobil Niko dengan kesal,ia Merasa Malu karena Niko berhasil menebak keadaan Hatinya Saat ini.
~~
Reyhan melemparkan jasnya di atas Ranjang lalu ia melonggarkan dasinya, Setelah Acara Selesai Reyhan langsung pergi dari tempat Acara menuju kamar yang sudah di sediakan untuknya.
__ADS_1
Lelah, itulah yang di Rasakan Reyhan sekarang,di tengah kerumunan orang yang mengucapkan selamat Atas pertunangannya, Reyhan hanya diam mebisu,ia tidak merasakan kebahagiaan Sama sekali.
Reyhan merebahkan Tubuhnya di atas Ranjang,lalu memejamkan matanya,Tak lama ia mulai tertidur,ia berharap Setelah ia bangun Esok pagi,ia akan keluar dari mimpi buruk ini.