
"Bagaimana Dengan bulan madu mu,ini sudah dua bulan Kamu menikah.. kosongkan waktu untuk bulan madu,Ayah ingin segera menggendong cucu",Ujar Anwar yang sedang duduk di sofa yang ada di Ruang Kerja Reyhan
"Iya yah... Nanti setelah Proyek yang ku tangani selesai,aku dan Raya akan berangkat untuk bulan madu kami yang tertunda"Tutur Reyhan yang sudah duduk berhadapan dengan ayahnya
"Ben yang akan mengurus proyek itu,pergilah"Ucap Anwar
"Ada beberapa hal yang harus aku Tangani langsung yah,Hanya beberapa hari saja"Ujar Reyhan
"Baiklah,Ayah harap ini terakhir kalinya kita membicarakan tentang bulan madu mu.... kalau begitu ayah kembali ke kamar dulu"Anwar beranjak dari duduknya dan Melangkah keluar dari Ruang kerja Reyhan
Saat keluar dari Ruang kerja Reyhan, Anwar tak sengaja berpapasan dengan Raya.
"Selamat malam ayah"Ucap sambil menundukkan kepalanya
"Selamat malam..Raya,Ayah minta tolong kamu bujuk suami kamu,Agar dia mau pergi berbulan madu...Kalau dia sibuk bekerja Terus kapan ayah akan dapat cucu"Keluh Anwar
"Apa cucu?.. Maksud saya,baiklah ayah,Raya akan mencoba membujuk Reyhan "Ujar Raya
"terimakasih Raya..ayah ke kamar dulu"Ucap Anwar
"Sama-sama ayah, Selamat malam"ucap Raya
Anwar Kembali melangkahkan Kaki menuju kamarnya.
Sepertinya ayah sangat mengharapkan Cucu dari kami"Batin Raya
Dua bulan Sudah Reyhan dan Raya Menjadi suami istri, namun Reyhan masih sibuk dengan pekerjaannya sebagai CEO HRY Group, sampai mengenyampingkan bulan madunya.
Anwar Sebagai Seorang pengusaha sukses sangat bangga dengan kinerja Anak semata wayangnya Tapi sebagai seorang ayah ia ingin putranya punya Waktu untuk istrinya,ia tidak ingin Reyhan Menjadi Suami yang buruk seperti dirinya dulu,di tambah lagi di usianya yang sudah senja ini, kehadiran seorang cucu adalah keinginan terbesarnya.
"Ayah bicara apa,Aku berpapasan dengan ayah tadi, sepertinya ayah nampak murung"Raya duduk di samping Reyhan sambil meletakkan sepiring Buah di atas meja.
"Ayah ingin kita segera berbulan madu,Aku memang terlalu sibuk belakangan ini, Maafkan Aku ya sayang"Tutur Reyhan
"Sudahlah,Aku tak apa...aku hanya Khwatir ayah akan kecewa karena kamu tidak mendengarnya"Ucap Raya sambil Menyuapi sepotong buah kepada reyhan
"Akan ku usahakan Minggu depan kita pergi berbulan madu,Aku juga sangat merindukan saat-saat bersamamu seharian,sudah satu bulan ini aku sibuk mengurus perusahaan sampai tak ada lagi Waktu untuk kamu"Reyhan membelai rambut panjang Raya
"Jujur aku juga sangat merindukan kamu,"Raya bersandar di pundak Reyhan sambil melingkarkan tangannya di perut Reyhan
"Benarkah??"
__ADS_1
"Iya sayang..."Ucap raya manja
"Apa kamu sedang menggoda ku???"tanya Reyhan yang merasa naluri laki-lakinya bangkit karena perlakuan Raya
"Terserah kamu mau bilang apa.. yang pasti aku merindukan mu"Ucap Raya
"Ayo kita ke kamar..."Ajak Reyhan yang sudah berdiri dari duduknya
"Bukannya tadi kamu bilang masih ada pekerjaan yang harus kamu selesaikan"Ucap raya bingung
"Kamu sudah membangunkan singa yang sedang tertidur,kamu harus bertanggung jawab..."Reyhan meraih tangan Raya agar berjalan mengikuti langkahnya
Sesampainya di dalam kamar, tepat saat pintu kamar tertutup, Reyhan meraih tengkuk leher Raya dan mulai melancarkan aksinya.
"Saa sayang,Lepas, lepaskan aku"Raya menjauhkan reyhan darinya
"Kenapa?"
"Aku ingin mandi terlebih dulu"ujar Raya
"Mandi?Kamu kan sudah mandi sayang.."
"hufft.. Baiklah, jangan lama,Aku tunggu"
"makasih ya..aku hanya sebentar saja"Ucap Raya lalu melangkah menuju ruang pakaian untuk mengambil pakaian gantinya
Saat membuka lemari,Raya meraih sebuah paper bag yang ada di bagian atas,di ambilnya isi dari dalam paper bag itu.
Dan ternyata isinya adalah sebuah lingerie seksi berwarna hitam, lingerie itu merupakan hadiah dari tika dan ayu saat acara pesta pernikahannya.
Sudah sejak malam pertama mereka Raya ingin memakainya, Tapi ia begitu malu dan tidak Percaya diri,ia fikir Di pakai saat berbulan madu saja ,namun berbeda dengan malam ini Raya begitu ingin memakainya,ia begitu ingin Tampil berbeda di hadapan Reyhan, maklum saja sudah satu Minggu ini ia tidak di sentuh Reyhan karena reyhan yang kadang lembur dan Tertidur di perusahaan.
Setelah mengambil lingerie itu,Raya berjalan dengan cepat menuju kamar mandi,agar Reyhan tidak memperhatikan apa yang ada di tangannya,dan benar saja Reyhan tak memperhatikannya karena sibuk melihat layar ponselnya.
Di dalam kamar mandi Raya yang sudah selesai mandi dan mengeringkan rambutnya dengan hairdryer, ia memandang Tubuhnya yang terbalut pakaian tipis itu,lekuk tubuh Raya yang nampak semakin seksi di tambah belahan dada rendah memperlihatkan dua buah gundukan besar itu menonjol keluar.
"huftt, bagaimana kalau aku malah terlihat aneh di matanya"Raya memperhatikan dirinya dari pantulan cermin
"Tapi kata mbak Tika....(Raya,kamu harus bisa memuaskan Tuan reyhan, ingat bersikap sedikit agresif itu akan membuat hubungan percintaan kalian semakin berwarna)
Raya Kembali mengingat perkataan Tika beberapa hari yang lalu.
__ADS_1
Dan perkataan ayah Reyhan..(Ayah ingin segera mendapatkan cucu)
Raya menghembuskan nafasnya perlahan "Aku bisa.."Ucapanya
Akhirnya Raya berhasil meyakinkan dirinya dan keluar dari kamar mandi dengan lingerie menempel pada tubuhnya.
Hanya cahaya lampu tidur yang menerangi kamar itu,Raya Berjalan menghapiri Reyhan yang nampak sibuk dengan ponselnya,sampai tak sadar jika Raya sedang berjalan kearahnya.
"Sayang..."Ucap raya saat sudah berdiri di samping Reyhan
"Kamu sudah se..."Reyhan tak dapat melanjutkan ucapannya karena terpana dengan apa yang ia lihat di hadapannya,ia turun dari tempat tidur dan berdiri di samping Raya
"Kamu benar-benar ingin menggoda ku..hemm"Reyhan Melingkarkan tangannya di pinggang ramping Raya tanpa aba-aba ia menelusuri setiap lekuk leher jenjang Raya
"Aku ingin yang terbaik untuk kamu..ahhh sayang"keluh Raya saat Reyhan memberikan tanda kepemilikan di lehernya
"Kamu seksi sekali sayang...aku tak akan membiarkan kamu tidur malam ini"Ucap Reyhan tanpa menghentikan aktivitasnya
Tanpa Aba-aba,Raya mendorong tubuh Reyhan hingga tebaring di atas Ranjang,Raya memposisikan diri duduk di atas tubuh Reyhan, dengan jelas ia bisa merasakan sesuatu sudah mengeras di bagian bawah tubuh suaminya.
"Aku juga tidak akan membiarkan kamu tidur malam ini"Raya begitu nampak agresif dan yang membuat Reyhan cukup Kaget, Raya membuka lingerie seksi yang melekat di tubuhnya, Hingga tubuhnya polos tanpa sehelai benang pun.
Reyhan semakin Tertantang ia membalik posisinya hingga Raya berada dibawahnya.
"Baiklah..Aku akan memulai sekarang,Aku sudah tidak Tahan lagi "Suara Reyhan sudah samakin berat karena menahan hasratnya
.
.
.
.
.
Bersambung 💓
Hy readers, Episode perdana di season ke dua sudah Rilis... Jangan lupa like,komen dan votenya ya, karena dukungan dari kalian Membuat Author semakin semangat berkarya.
Happy reading..❤️❤️❤️❤️❤️
__ADS_1