Cinta Pelayan Setia Tuan Muda

Cinta Pelayan Setia Tuan Muda
Eps.112(makanan pinggir jalan)


__ADS_3

Reyhan menatap raya yang sedang tertidur pulas di kamar yang memang tersedia di ruang kerjanya, Hari sudah sore namun Raya masih nyaman berada di alam mimpinya.


"Kamu pasti sangat lelah"Ucap Reyhan seraya mengusap wajah Raya dengan lembut.


Reyhan masih saja merasa lucu saat mengingat kejadian beberapa jam yang lalu sesaat setelah aruni keluar dari ruangannya,ia mengajak raya masuk kedalam kamar itu untuk bermesraan,namun di luar dugaan, reyhan yang baru saja keluar dari kamar mandi memdapati istrinya sudah terlelap,seketika khayalan yang sudah ia bangun runtuh begitu saja, sepertinya reyhan harus menahan keinginannya lagi kali ini.


Jam pulang kantor tiba, langkah kaki para karyawan HRY group meninggalkan gedung utama HRY group,tidak terkecuali Ben dan jihan yang memang berencana untuk makan malam bersama.


Ben berencana untuk makan malam bersama dengan jihan malam ini, namun ia sempat kaget karena jihan mengajaknya untuk makan malam di Apartemennya,jihan berdalih ia ingin memasak makanan untuk Ben.


"Sebelum pulang,kita mampir ke supermarket dulu ya kak"Ucap jihan yang sedang duduk di samping Ben yang sedang fokus menyetir.


"Baiklah,Kamu benar ingin memasak sendiri"Ujar Ben


"Kak ben meragukan kemampuan ku ya?"Tanya jihan menatap tajam ben yang berada di sampingnya.


"Aku tidak ragu,hanya saja lebih baik aku yang memasak untuk kamu kali ini"Ujat Ben


"Benarkah!kak ben bisa masak?"Tanya Jihan


"Sedikit..nanti kamu coba saja"Ucap ben


"Siap bos,hehe"Ucap Jihan


Sesampainya di supermarket,ben mengambil troli untuk menampung barang belanjaan mereka, Jihan sangat antusias kali ini,apa yang ia lewati, semua di masukkan kedalam troli, mungkin jika ben biarkannya,ia akan membeli semua yang ia lewati.


"Ambil yang kamu butuhkan saja, jangan semuanya"ucap Ben


"Hehe,maaf kak aku terlalu bersemangat,kak ben mau masak apa?"Tanya Jihan


"Emm,steak, Bagaimana?"Tanya ben


"Boleh juga"Ucap Jihan


"Oke, sekarang kita mencari daging"Ucap ben lalu kembali mendorong trolinya di ikuti oleh Jihan


Sesampainya di bagian daging,Ben fokus memperhatikan setiap daging yang tersimpan di dalam freezer.


"Permisi Tuan,anda mencari daging apa?"Tanya seorang wanita yang bertugas di bagian daging


"Berikan saya rib eye dan tenderloin"Ucap Ben pada wanita itu


"Wah kak ben juga tahu tentang bagian-bagian daging ya,aku jadi tidak sabar mencicipi masakan kak Ben"Ujat jihan


"Ini daging, yang anda inginkan tuan"Ucap wanita itu


"Terimakasih"Ucap Ben

__ADS_1


"Tuan dan nona ini pasti pengantin baru ya,sangat serasi sekali"Ucap wanita itu


"Maaf,kami belu..."ucap ben terpotong


"Haha,Benarkah terlihat seperti itu,kami memang baru saja menikah"ucap jihan


Ben beralih menatap jihan yang sedang melingkarkan tangan di lengannya,ia menggelengkan kepalanya melihat tingkah Jihan.


andai kita benar-benar sudah menikah"Batin ben


~


Sementara itu reyhan baru saja keluar dari gedung utama HRY group bersama dengan Raya,Raya kaget saat melihat hari sudah gelap,ia langsung melihat jam yang ada di ponselnya.


"Apa!jam tujuh malam, kenapa kamu tidak membangunkan aku sayang,pantas saja saat di dalam, kantor Terlihat sepi"Ujar Raya


"Kamu tertidur sangat lama,aku tidak tega membangun kamu"Ujar Reyhan


"Tetap saja,kamu pasti lelah menunggu aku ya"ucap Raya


"Tidak juga,aku hanya sedikit tersiksa..hehe"Ucap Reyhan lalu tekekeh


"Tersiksa kenapa?"Tanyanya


"Tidak apa-apa,ayo kita pulang"Reyhan meraih tangan Raya


"Kak ben mana?"Tanya Raya


"Makan malam,aku juga ingin makan malam"Ucap Raya


"Kamu mau makan restaurant mana?"Tanya Reyhan


"Emm,aku masih memikirkannya,kita jalan saja dulu,sambil melihat tempat yang bagus"Ucap Raya


"Oke, terserah istriku saja"Ucap Reyhan sambil membelai pucuk kepala Raya


~


Sepanjang perjalanan pulang Mata raya sibuk memperhatikan pedangang makanan yang berjejer di pinggir jalan, semua membuat air liurnya menetes,ingin rasanya ia membeli Semuanya.


Sementara sang suami yang tidak pernah makan makanan di pinggir jalan,merasa heran karena Raya sejak tadi hanya fokus Melihat ke arah jendela mobil.


"Sayang,jadi kamu mau makan dimana,


Kalau kamu masih bingung, bagaimana kalau kita ke restaurant biasa saja"Ucap Reyhan


"Ini aku lagi mencari makanan yang aku mau sayang, mobilnya pelankan sedikit,"Ucap Raya

__ADS_1


"Maksud kamu,kamu mau makan makanan pinggir jalan?"Tanya Reyhan sedikit syok


"Kalau iya kenapa..Sayang-sayang aku mau makan nasi goreng ,itu tempatnya, berhenti sekarang"Ujar Raya yang kegirangan


"Tapi sayang,makan di pinggir jalan itu tidak higienis, pindah tempat lain saja"Ucap Reyhan


"Berhenti sekarang!"Ucap Raya dengan tatapan membunuhnya, Membuat nyali reyhan ciut seketika.


Reyhan menepikan mobilnya di depan penjual nasi goreng itu,raya keluar terlebih dulu di susul oleh reyhan.


"Mas,nasi gorengnya dua ya"Ucap Raya


"Siap nona, silahkan duduk dulu"Ucap kang nasi goreng itu


Raya dan Reyhan duduk di sebuah kursi plastik dengan meja kayu di hadapan mereka,Raya nampak Sangat gembira menikmati pemandangan malam hari di kota ini,di temani sorot lampu jalan yang menyilaukan dan musik dari pengamen jalanan yang terdengar sangat asyik.


Lain dengan reyhan sebagai seorang pewaris tunggal HRY group yang biasa makan di restaurant mewah tentu saja tidak terbiasa makan di tempat yang penuh kebisingan kendaraan yang berlalu lalang Seperti ini.


Tak butuh waktu lama untuk pesanan mereka datang, dua porsi nasi goreng dengan telur dan kerupuk sebagai pelengkap,tanpa aba-aba raya langsung melahap makanannya,ia benar-benar menikmati makanan yang sudah lama tidak ia rasakan,nasi goreng pinggir jalan memang punya keunikan tersendiri.


"Ayo makan"UcapRaya saat menoleh pada reyhan yang malah sibuk memperhatikannya


"Aku tidak Lapar,kamu Habiskan saja"Ucap Reyhan menyodorkan nasi gorengnya kepada Raya


"Coba dulu sedikit saja,ini adalah salah satu makanan favorit ku,aku sudah sering makan di restaurant mewah favorit kamu sayang, sekarang giliran kamu lagi,ayo buka mulutnya..aaa"Ucap Raya yang sudah memposisikan sendok berisi nasi goreng di depan mulut Reyhan


Dengan sangat terpaksa, reyhan membuka mulutnya,ia mengunyah secara perlahan, beberapa detik kemudian ia cukup kaget karena nasi goreng itu sangat enak di lidahnya.


"Bagaimana?"Tanya Raya penasaran dengan tanggapan Reyhan


"Ehm..lu lumayan,sini nasi gorengnya,mubazir jika tidak dimakan"Reyhan meraih kembali piring berisi nasi goreng yang ia sodorkan kepada Raya tadi*Tinggal bilang enak,susah sekali,haha"Batin Raya.......Bersambung 💓Jangan lupa like+komen+vote ya readers*


*Tinggal bilang enak,susah sekali,haha"Batin Raya


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Bersambung 💓


Jangan lupa like+komen+vote ya readers*


__ADS_2