
Reyhan membuka matanya dilihat di sekeliling kamar yang nampak sepi,Ia bergerak perlahan menuruni Ranjangnya lalu mengambil ponsel yang berada di atas meja samping tempat tidur,dan berjalan keluar menuju ruang kerja yang ada di samping kamarnya.
banyak berkas-berkas yang bertumpuk di atas meja kerjanya,Selama ia di rumah sakit ia meminta Ben agar semua berkas penting yang harus ia tanda tangani di bawa kerumah.
"Banyak sekali"Ucap Reyhan sambil menyentuh berkas-berkas tersebut
Reyhan duduk di kursi kebesarannya,ia teringat sesuatu,ia belum mengabari Raya jika dia sudah pulang ke rumah,ia mencoba untuk menghubungi Raya lewat pesan singkat.
Reyhan: Selamat pagi..❤️❤️😘
Raya: Selamat pagi juga ❤️
Reyhan:Kamu sedang Apa?😘
Raya:Aku sedang berada di kantor☺️
Reyhan: Apa aku Menggangu?
Raya:Tidak...Aku baru saja tiba sekarang Aku masih di depan kantor,Bagaimana keadaan mu,
Reyhan:Aku sudah pulang ke rumah dari kemarin,Maaf baru mengabari mu
Raya:Hm, Tidak apa-apa.. Beristirahat lah, jangan telat makan dan Minum obat
Reyhan:Siap bu perawat 😋🤗
Raya: Berhentilah memanggilku seperti itu 😒
Reyhan:Aku Merindukan mu, ingin bertemu❤️
Raya terdiam sejenak membaca pesan itu, Kata-kata rindu terasa Sangat berat baginya saat ini, Karena untuk bertemu sangatlah sulit bagi mereka.
Raya: Aku harus bekerja sekarang.. Beristirahat lah..😘🤗
Raya Memasukkan Ponselnya Kembali ke dalam Tas,ia Menghela Nafas berat dan berjalan masuk ke dalam kantor.
Sementara Reyhan terdiam membaca balasan pesan dari Raya,ia Tahu Tak mudah Bagi Raya untuk bertahan di Sampingnya.
Aku harus secepatnya menemukan bukti-bukti kematian ibu dan membatalkan pertunangan ini"Batin Reyhan
Tak lama suara pintu terbuka,Ben muncul dengan ekspresi wajah yang Khwatir.
Ternyata anda disini"Ucap Ben sambil berjalan mendekati Reyhan
Aku sedang memeriksa beberapa berkas, Terlalu lama di rumah sakit membuat pekerjaan menumpuk"Ucap Reyhan sambil memeriksa berkas
Anda masih harus beristirahat, Masalah pekerjaan Saya yang akan mengurus semuanya"Ucap Ben
Aku sudah Baik-baik Saja, Aku bosan terus berbaring"Ucap Reyhan
__ADS_1
Baiklah,tapi jika anda lelah jangan terlalu di paksakan"Ucap Ben
Iya Aku Tahu"Ucap Reyhan
Saat sedang Memeriksa beberapa berkas,Reyhan tiba-tiba memiliki sebuah ide,ia melirik Ben yang masih berdiri di sampingnya.
Apa kamu ke kantor hari ini?"Tanya Reyhan
Tidak,Tuan besar menugaskan Saya untuk menjaga anda di rumah"Ucap Ben
Apa kamu bisa menolong ku"Ucap Reyhan
Apa Itu?"Tanya Ben
Reyhan pun menjelaskan rencananya untuk menyelinap keluar dari rumah tanpa ketahuan oleh para penjaga yang di tugaskan oleh ayahnya untuk mengawasinya kemana pun ia pergi.
Tidak,Itu ide yang gila,jika ketahuan Bagaimana"Ucap Ben
Maka dari itu jangan sampai ketahuan, Siang ini,Saat jam makan siang para pelayan, Aku akan Menyelinap dan menunggu mu di garasi"Ucap Reyhan
Sebenarnya untuk apa Anda ingin keluar Rumah?"Tanya Ben
Aku ingin pergi mengunjungi ibu ku,Aku ingin memperkenalkan Raya kepada ibu"Ucap Reyhan lalu Tersenyum kepada Ben
Ben Tak lagi mampu berkata apa-apa,ia fikir tidak ada lagi alasan untuk Menolak jika Menyangkut dengan Ibu Tuan mudanya itu.
~~
Saat sedang berjalan keluar Ben Nampak kaget karena pak mus tiba-tiba Saja muncul di hadapannya.
Ada apa tuan, Kenapa anda kaget Seperti itu"Tanya Pak mus
Ehmm..aku tidak apa-apa,O iya aku harus keluar sebentar,Tuan muda berpesan agar tidak ada yang boleh masuk ke kamarnya karena beliau ingin beristirahat"Ujar Ben
Baiklah Tuan,Kalau begitu saya permisi"Ucap pak mus lalu melangkah pergi
Mengagetkan Saja"Ucap Ben sambil mengelus dada
Ben Kembali berjalan menuju garasi mobil, Sesampainya di dalam ia melihat sekeliling Tapi tidak menemukan Reyhan.
Tuan apa anda di sini"Ucap Ben dengan perlahan
Aku di Sini"Ucap Reyhan yang tiba-tiba saja muncul di hadapan Ben
Ben langsung Terperanjat kaget "Anda Mengagetkan Saja"Ucap Ben yang kembali mengelus dada
Sebentar lagi jam makan siang kantor,Kita tidak Punya Banyak waktu Ayo berangkat"Ucap Reyhan
Tapi bagaimana caranya kita keluar,Para penjaga itu sedang berada di depan pagar"Ucap Ben
__ADS_1
Aku akan Masuk kedalam Bagasi mobil"Ucap Reyhan
Apa..Tidak,Anda baru saja pulih,mana mungkin saya membiarkan anda masuk ke dalam bagasi mobil"Ucap Ben
Sudahlah jangan banyak bicara"Ucap Reyhan
Ben pun akhirnya pasrah ia membantu Reyhan untuk masuk kedalam Bagasi mobil, untungnya bagasi mobil yang ia pakai sekarang lumayan besar.
~
Mobil mendekati pagar depan, Jantung Ben berdetak kencang bukan karena sedang jatuh cinta, Tapi karena ia Takut akan Ketahuan oleh para penjaga bertubuh kekar itu.
Ben menghentikan Mobilnya pas di depan pagar, Lalu Membuka kaca jendela mobil untuk berbicara dengan para penjaga itu.
"Tuan muda sedang beristirahat di kamarnya,Saya harus keluar sebentar karena ada urusan penting"Ucap Ben Mencoba setenang mungkin
Para penjaga itu Melihat kedalam mobil dan tidak menemukan siapapun di sana kecuali Ben,Para penjaga itu pun membukakan pintu pagar untuk Ben.
Setelah di Rasa sudah Cukup Jauh dari Rumah Ben segera menghentikan mobil,Dan berjalan keluar untuk membuka Bagasi mobil.
Reyhan keluar Bagasi dengan penuh keringat "Hugh.. Kenapa lama sekali Aku hampir kehabisan Nafas"Ucap Reyhan
Maaf Tuan,Saya harus memastikan kita sudah cukup Jauh"Ucap Ben
"Baiklah,Ayo"Ucap Reyhan lalu masuk kedalam mobil
Ben Kembali Melanjutkan perjalanan, Reyhan Mengambil Ponselnya yang berada di saku jaketnya,ia ingin Mengirim pesan kepada Raya.
Raya masih sibuk berkutat dengan laptop,ia langsung menghentikan aktivitasnya saat mendengar Ponselnya berdering,ia langsung meraih ponselnya dan membuka pesan masuk.
Reyhan:Aku sedang dalam perjalanan menuju kantor cabang,Jam makan siang ini Ikut lah dengan ku kesuatu Tempat,Aku tunggu di Parkiran Kantor
Raya langsung membulat kan matanya karena kaget membaca isi pesan dari Reyhan.
Raya:Mau pergi kemana..
Raya: Bagaimana kamu bisa keluar rumah
Raya: Bagaimana dengan para pengawal itu, bukannya mereka mengikuti mu
Reyhan Hanya membaca rentetan isi pesan dari Raya Tanpa membalasnya.
.
.
.
.
__ADS_1
Bersambung 💓