Cinta Pelayan Setia Tuan Muda

Cinta Pelayan Setia Tuan Muda
Eps.76(Hinaan)


__ADS_3

Di depan gedung rumah sakit,Raya menarik nafas yang cukup dalam lalu melangkah masuk kedalam.


Sejak tadi ia mencoba menghubungi Reyhan Tapi Tak ada jawaban, Akhir Raya memberanikan masuk sendiri.


Sesampainya di dalam,ia menghampiri Resepsionis, untuk bertanya.


"permisi Mbak,Kamar Tuan Anwar Hardiansyah di mana ya?"Tanya Raya


"Mbak ini siapa ya, Tidak sembarang orang bisa menjenguk beliau"Ucap itu


"Saya Asisten seketaris Tuan Reyhan,Saya harus menyerahkan Berkas ini"Ucap Raya sambil memperlihatkan kartu tanda pegawai yang masih melingkar di lehernya


" O Baiklah..Kamar Tuan Anwar ada di Lantai 5 Ruang VVIP 01"Ucap Wanita itu


"Terimakasih,Saya permisi"Ucap Raya lalu melangkah pergi


~~


Reyhan sedang duduk di samping Ayahnya yang masih belum Sadar,Sambil memeriksa pekerjaannya lewat Tablet yang ia bawa,Milen dan Miska Sedang duduk di Sofa yang ada di ruangan itu, Sedangkan Ben sedang pergi menghadiri pertemuan penting untuk menggantikan Reyhan.


Dari arah pintu terdengar suara ketukan,Milen pun beranjak dari duduknya untuk membuka pintu,Saat membuka pintu ia mengerutkan Keningnya Melihat siapa yang ada di hadapannya.


"kamu asisten Sekertaris ben kan, Untuk Apa kamu kemari?" tanya Milen sambil menyilangkan kedua tangannya di dadanya


",Maaf Mengganggu,Apa tuan Reyhan Ada di dalam Saya harus menyerahkan berkas ini",Ucap Raya


"Siapa itu Milen.."Ucap Miska yang menghampiri milen di luar


"Ini Tante.. asisten Sekertaris ben,dia kemari untuk menemui Reyhan"Ucap Milen


Miska menatap wajah raya dengan seksama,wajah Raya begitu tidak Asing baginya.


"Kamu yang dulu bekerja sebagai pelayan di rumah Saya kan, bagaimana mungkin kamu bisa bekerja di HRY group"Ucap Miska dengan sinisnya

__ADS_1


"Apa.. Pelayan?Jadi dia ini dulunya pelayan di kediaman Hardiansyah"Ucap Milen Tak Menyangka


"Iya benar...Dari seorang pelayan menjadi asisten Sekertaris,Haha..lucu sekali"Ucap Miska


Raya tertunduk diam,ia mencengkeram Erat kertas-kertas yang ada di genggaman tangannya,ia merasa begitu sedih dan malu sekarang.


"Ada Apa ini..."Ucap Reyhan yang baru saja datang


Raya mengangkat kepalanya dan melihat siapa yang datang,ia berusaha tersenyum,dan menyembunyikan kesedihannya.


"Raya.."Ucap Reyhan yang kaget melihat kedatangan Raya


"Maaf Tuan, Saya kemari untuk memberikan berkas yang harus anda Tanda Tangani, setelah selesai berikan Saja kepada seketaris Ben, Kalau begitu saya pemisi"Ucap Raya dengan cepat


Setelah memberikan berkas-berkas itu kepada reyhan , dengan cepat ia melangkah pergi meninggalkan Tempat itu.


Reyhan diam terpaku sejenak menatap kepergian Raya.


"Huh.. Ternyata Penampilan menarik dan wajah Cantik bisa membuat seorang pelayan naik jabatan "Ucap Miska


"Jaga Ucapan kalian,Apa hinanya seorang pelayan"Ucap Reyhan dengan emosi


Reyhan Melangkah pergi untuk menyusul Raya,Ia Tahu pasti Raya sedang bersedih karena ucapan Milen dan Miska.


"Sebaiknya kamu jaga Tunangan kamu dari Wanita itu"Ucap Miska Kepada Milen


"Apa maksud Tante?"Tanya Milen


"Melihat dari Tatapan matanya,jelas sekali itu bukan Tatapan seseorang Atasan Kepada Bawahannya Tetapi Tatapan seseorang kepada pujaan hatinya... Lihatlah sekarang ia mengejar wanita itu bukan..."Ucap Miska


Milen Hanya terdiam,ia benar-benar marah dan cemburu.


Apa Benar yang Tante miska Katakan,jika iya,Ini benar-benar Suatu penghinaan, Bagaimana bisa dia mencampakkan ku demi seorang pelayan seperti itu"Batin Milen

__ADS_1


~


Reyhan berlari kesana kemari,Tapi tidak menemukan keberadaan Raya.


"Raya...Kamu dimana, jangan membuat ku Khwatir"Ucap Reyhan


Reyhan mengambil ponselnya yang ada di saku celana "Siall.. Kenapa saat di butuhkan Ponsel ini Malah mati"Ucap Reyhan


Dari Balik tembok Raya bersembunyi dari reyhan,ia tidak ingin bertemu Reyhan saat ini,Hinaan yang di berikan Milen dan Miska begitu Membekas di hatinya,Air mata Mulai muncul dari sudut mata Raya,pertanda kesedihan lagi-lagi menghampirinya.


Aku bisa bertahan sejauh ini, karena aku mencintaimu,jika hinaan itu bagian dari perjuangan Cinta,maka aku akan terima, Tapi jika aku lelah sejenak itu bukan berarti aku berhenti berjuang"Batin Raya


Hubungan Raya dan Reyhan begitu Rumit,Jalan untuk Bahagia seperti Tak Terlihat bagi mereka.


Tapi sesulit Apapun,jika Takdir menakdirkan untuk mereka bersama makan pasti ada jalan.


Tergantung Bagaimana mereka untuk terus bertahan, Karena bukan kegagalan yang membuat kita Takut, Tapi Ketakutan lah yang membuat kita gagal.


Setelah Reyhan pergi,Raya pun melanjutkan langkahnya keluar dari Rumah Sakit itu.


.


.


.


..


.


.


.

__ADS_1


BERSAMBUNG 💓


__ADS_2