Cinta Pelayan Setia Tuan Muda

Cinta Pelayan Setia Tuan Muda
Eps.83 (Calon Nona muda)


__ADS_3

Raya Menghentikan langkahnya saat ia melihat Anwar berdiri dari duduknya.


Anwar berjalan menghampiri Raya,ia bisa melihat Raut wajah Raya yang seperti orang ketakutan.


"Kamu sudah datang..."Ucap anwar


"Selamat Sore Tu..tuan"Ucap Raya terbata-bata


"Silahkan duduk,"Ucap Anwar


Raya Melangkah memdekati kursi, lalu duduk di hadapan calon mertuanya itu.


"Maaf karena sudah memanggil mu ..kamu pasti sangat sibuk"Ucap Anwar


"ti.. tidak sama sekali Tuan,Saya merasa sangat senang..lagi pula ini sudah jam pulang kantor"Ucap Raya


Anwar Tertawa kecil melihat tingkah Raya.."Jangan Panggil Saya Tuan, Panggil Saya Ayah, Sebagaimana Reyhan biasanya"Ucap Anwar


Raya membulatkan matanya,seaakan tak percaya dengan apa yang baru saja ia dengar "Apa......o i.. iya, baiklah A.. Ayah"Ucap Raya canggung


"Kamu pasti bingung kenapa Ayah meminta bertemu,... Sebenarnya Ayah ingin meminta Maaf Atas semua perlakuan buruk yang Ayah lakukan secara tidak langsung kepada kamu,..Ayah berharap kamu bisa memaafkan Ayah"Ucap Anwar penuh penyesalan


"Ayah tidak perlu meminta maaf, Saya Mengerti semua yang Ayah lakukan karena ayah menyayangi Reyhan"Ucap Raya


"Terimakasih Raya...kamu memang gadis yang baik"Ucap Anwar lalu tersenyum kepada Raya


~~


Di tempat lain,


Reyhan baru saja tiba di rumah,ia begitu tidak bersemangat hari ini,ia mengutuk dirinya sendiri karena telah bersikap dingin Kepada Raya.


Sewaktu di kantor,Baru saja ia ingin meminta maaf kepada Raya,Tapi Raya sudah pulang lebih dulu,ia Tahu pasti Raya sangat sedih karena sikapnya hari ini, Akhirnya Reyhan pun memutuskan untuk pulang ke rumah dan menememui Raya Nanti malam di rumahnya.


"Sebaiknya Taun muda beristirahat,Anda pasti sangat lelah hari ini"Ucap Ben Kepada Reyhan


"Hm..kamu juga beristirahat lah"Ucap Reyhan Kepada Ben


Reyhan Turun dari mobil di ikuti oleh Ben,Pak mus dan beberapa pelayan lain,sudah berada di sana untuk menyambut kedatangan Reyhan.


Sesampainya di dalam,Reyhan berjalan menuju Kamarnya diikuti oleh pak mus di belakang sambil membawa tas kerja Reyhan.


"Di Mana Ayah ku?" Tanya Reyhan Kepada pak mus,masih sambil berjalan


"Tuan besar pergi keluar,sekitar jam dua siang tadi Tuan muda,"Jawabannya


"Kemana?"Tanya Reyhan lagi


"Tuan besar hanya mengatakan jika ia ada urusan penting"Jawab pak mus lagi


"O Baiklah"Ucap Reyhan


Langkah Reyhan terhenti saat ia sudah sampai di depan pintu kamarnya "Berikan Tas ku,Pak mus boleh pergi sekarang"Ucap Reyhan


"Baiklah Tuan muda, permisi"Ucap pak mus lalu melangkah pergi


Reyhan Melangkah memasuki kamarnya,ia langsung menuju kamar mandi untuk menyegarkan badannya.


Setelah beberapa Saat,ia keluar dari kamar mandi,Baru saja ia akan memakai pakaiannya,Suara ketukan pintu terdengar.


"Masuklah"Ucap Reyhan

__ADS_1


"Permisi Tuan, Sebaiknya anda segera Turun ke ruang keluarga,di bawah Tuan besar sedang menunggu Anda"Ucap pak mus


Kenapa Ayah memanggil ku"Batin Reyhan


"Ya baiklah..Aku akan segera Turun setelah aku berganti pakaian"Ucap Reyhan lalu melangkah ke ruang Ganti


~~


Setelah selesai mengganti pakaiannya, Reyhan menuruni Tangga untuk menemui Ayahnya di Ruang keluarga.


Nampak Ayah Reyhan sedang duduk sendiri di Sofa yang ada di sana.


"Kenapa Ayah memanggil ku kemari?"Tanya Reyhan yang sudah duduk di hadapan Ayahnya


"Apa tidak boleh Ayah memanggil anak ayah sendiri"Ucap Anwar


"Bukan begitu,Hanya saja tidak biasanya Ayah memanggil ku ke ruang keluarga, biasanya kan ke Ruang kerja Ayah


"Benarkah...Wah kalau begitu kita harus lebih sering berkumpul di Ruangan ini,memang sudah lama sekali semenjak ibumu tidak ada,Ayah tidak pernah duduk di sini lagi"Ucap Anwar


"O iya...Ayah dari mana saja?"Tanya Reyhan


"Ayah tadi pergi bertemu Calon menantu Ayah"Jawab Anwar dengan santainya


"Apa...?!"Ucap Reyhan sambil menatap ayahnya tak percaya


"Kenapa ekspresi wajah mu seperti itu,O iya Ayah juga menganjaknya kemari"Ucap Anwar


"Lalu sekarang Raya dimana?"Tanya Reyhan bingung


"Tadi dia pergi ke Taman belakang,katanya ingin menemui seseorang.. Kalau tidak salah namanya Ti...tika ya namanya tika"Jawab Anwar


~~


Raya sangat senang sekali bisa bertemu dengan Tika,Ayu dan para pelayan lainnya,dan begitu juga sebaliknya mereka juga sangat senang bisa bertemu dengan Raya, mereka saling berpelukan untuk melepas rindu.


"Sudah berapa lama ya...Aku Rindu kamu Ray, kenapa Baru berkunjung sekarang"Ucap Ayu


"Iya aku juga yu..Kalau sama mbak tika masih sering ketemu di dekat Rumah"Ucap Raya


"jadi kamu nggak rindu sama mbak?"Tanya Tika sambil memanyunkan bibirnya


"Hehe ..Rindu lah mbak"Jawab Raya


"O iya Ray,kamu kok bisa masuk ke sini"Tanya salah satu pelayan lain


Aku harus bilang apa ya ke mereka,jadi bingung


"i..itu...Aku..Aku" Raya bingung harus mengatakan apa Kepada mereka, lidahnya seakan kaku tak bisa mengucapkan yang ingin ia katakan


"Sayang!"


Raya kaget mendengar suara dari arah belakang, dengan cepat ia menoleh ke sumber suara.


Dan benar saja itu Reyhan,Raya berbalik kembali melihat teman-temannya yang nampak kaget sekaligus Bingung.


Kenapa dia harus datang sekarang,aku kan belum siap.. bagaimana ini.


Reyhan berjalan menghampiri Raya dan dengan cepat melingkarkan tangannya dipinggang Raya dengan mesra, membuat Tika, Ayu dan para pelayan lain semakin Kaget.


"Aku sejak tadi mencari mu, Ternyata kamu di sini"Ucap Reyhan sambil mengelus kepala Raya

__ADS_1


"Aku Mengobrol bersama mereka,sudah lama sekali kami tidak bertemu"Ucap Raya canggung


"Benarkah..apa kamu sudah memberitahu mereka kita akan menikah"


"Apa...!!"Ucap Ayu reflek karena kaget mendengar ucapan Reyhan,ia pun dengan cepat menutup mulutnya dengan kedua tangannya


Sementara Tika dan para pelayan lain,tidak kalah kagetnya dengan Ayu, Mereka sampai tak bisa berkata apa-apa.


Mereka sudah lama tidak bertemu Raya,dan entah bagaimana Raya tiba-tiba saja muncul sebagai calon Nona muda mereka.


"Sepertinya belum ya..kamu belum mengatakannya"Ucap Reyhan dengan manja kepada Raya


Ada apa denganmu, kenapa kamu bersikap seperti anak kecil di depan mereka, Bukanya kamu sedang marah dengan ku,dan tak ingin bicara dengan ku..ah aku benar-benar malu, ingin menghilang saja.hiks hiks.."Batin Raya


~


Reyhan berjalan sambil menggandeng tangan Raya menuju lantai Atas.


Sementara Raya hanya terdiam dan dengan wajah cemberutnya, Melihat itu Reyhan langsung menghentikan langkahnya dan beralih menatap Raya.


"Kamu kenapa?"Tanya Reyhan


"Tidak apa-apa..Hanya saja aku belum siap mengatakan kepada mereka,dan kamu Malah dengan santainya mengatakan kita akan menikah kepada mereka"Ucap Raya sambil cemberut


Reyhan Tersenyum tipis,ia mendekatkan wajahnya di telinga Raya "Itu belum seberapa, Tunggu saja, Setelah ini seluruh dunia dunia akan aku beritahu,jika kamu adalah Milikku"Bisik Reyhan


Raya Membulatkan Matanya dengan sempurna, mendengar ucapan Reyhan.


Reyhan meraih Tangan Raya dan menggenggamnya erat,"Kamu tidak usah khawatir, mulai sekarang kamu tidak sendiri menghadapi dunia ini,Aku akan selalu ada di sampingmu,jadi buang jauh-jauh semua hal negatif yang ada di kepalamu ini.. Mengerti..?!"Ucap Reyhan


mendengar ucapan Reyhan,Raya merasa begitu lega.


"Iya.. Terimakasih karena sudah menguatkan aku"Ucap Raya Lalu tersenyum kepada Reyhan


Reyhan kembali Mengandeng Tangan Raya berjalan menuju lantai Atas "Ayo.."Ucap Reyhan


"Kita mau kemana?"Tanya Raya


"ikut saja Nanti kamu Akan Tahu sendiri"Ucap Reyhan


Raya mengikuti langkah Reyhan memasuki perpustakaan pribadi Reyhan lalu selanjutnya Raya sudah bisa menebak, Reyhan akan mengajaknya Kemana, Rooftop, Tempat Rahasia mereka dulu.


"Wah tempat ini tidak berubah"Ucap Raya sambil melihat ke sekeliling tempat itu


"Rooftop ini sangat bersejarah,di tempat ini kamu menerima cinta ku dan di tempat ini juga kamu memutuskan hubungan kita"Ucap Reyhan yang Sejak tadi berdiri di samping Raya


"Aku tidak menyangka akan kembali lagi kemari"Ucap Raya sambil menatap lurus kedepan


Reyhan merangkul pundak Raya lalu mencium kening Raya "Sebentar lagi,kamu dan aku akan menikmati pagi dan senja di sini bersama Setiap hari.


Raya terseyum bahagia mendengar ucapan Reyhan, Reyhan Kembali mencium Raya,bukan di kening,Tapi kali ini di bibir tipis milik Raya,Raya pun menikmati itu..


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


BERSAMBUNG 💓


__ADS_2