
Reyhan berdiri di depan pintu sebuah unit Apartement,Ia memencet bell Menunggu Seseorang Membuka pintu.
Tak lama pintu itu terbuka dan Haris yang Berada di balik pintu Nampak terkejut dengan Kondisi Reyhan yang acak-acakan dan wajah yang penuh Luka memar.
"Astaga...Apa yang terjadi,ada apa dengan Wajahmu ini"Ucap Haris sambil meraba bagian wajah Reyhan yang memar
"Nanti aku jelaskan,Aku mau masuk"Ucap Reyhan Lalu melangkah masuk kedalam
Reyhan merebahkan tubuhnya duduk di sofa Sementara Haris pergi ke kamarnya mengambil peralatan dokternya untuk mengobati Luka Reyhan.
Haris sudah kembali dengan membawa peralatan dokternya dan air hangat,Ia pun duduk di Samping Reyhan, Haris mulai membersihkan Luka di wajah Reyhan dengan Hati-hati.
"Sebenarnya apa yang terjadi,Apa kamu baru saja di Hajar preman"Tanya Haris sambil mengobati luka Reyhan
"Aku berkelahi dengan Niko"Ucap Reyhan
"Apa!Niko.. sebenarnya apa yang terjadi dengan Kalian setahu ku kalian sahabat sejak kecil,Tapi sekarang Mengobrol saja tidak pernah, Bahkan sekarang kalian berkelahi"Ucap Haris
"Ceritanya panjang, yang pasti aku berkelahi dengannya tadi,karena dia mendekati wanita yang aku sukai"Ujar Reyhan
"Ternyata karena Wanita...Siapa Wanita itu Sampai kamu dan Niko memperebutkannya"Tanya Haris
__ADS_1
"Dia Wanita baik Cantik dan Tulus hanya Saja dia bukan Dari kalangan kita,Dia Hanya Wanita biasa yang sederhana, Awalnya Hubungan kami baik-baik saja sampai dia Tahu kalau aku akan di jodohkan,"Ujar Reyhan
"Apa.. dijodohkan,Kamu benar-benar banyak memberi aku kejutan hari ini...Siapa Wanita yang akan di jodohkan dengan mu itu"Tanya Haris
"Namanya Milen Putri dari memilik MC group"Ucap Haris
"Pantas saja wanita yang kamu suka itu mundur,Lawanya Terlalu berat, Sudahlah Terima saja Perjodohan itu,Ayah mu menginginkan yang terbaik untuk kamu"Ucap Haris
"Aku kemari untuk untuk di obati bukan di Ceramahi"Ucap Reyhan kesal
"Iya Maaf...sudah selesai, Sekarang kamu Istirahat Saja di Kamar ku, aku Harus ke rumah sakit sekarang,Malam ini aku ada jadwal operasi"Ucap Haris sambil merapikan peralatannya
"Sejak kapan kamu Membutuhkan izin ku,Anda bisa tinggal di sini Kapan Saja Anda Mau Tuan Muda, Kalau begitu saya permisi..Haha"Ucap Haris meledek
"Heiisss Kau ini,"Ucap Reyhan kesal
Haris melangkah pergi Meninggalkan Reyhan, Sementara Reyhan merebahkan tubuhnya di Atas Sofa sambil menatap Langit-Langit Ruangan itu.
Raya apa tidak bisa kamu bertahan,Apa sesusah itu dan semenderita itu untuk terus berada di samping ku "Batin Reyhan
~
__ADS_1
Sore Hari di rumah Raya, Pamanya sudah pulang dari bekerja di sebuah pabrik, Melihat pintu yang tidak terkunci,ia langsung terseyum lebar karena Tahu Raya pulang.
"Raya,Kamu di mana"teriak Paman
"Aku di Dapur Paman"Teriak Raya
Paman berjalan menuju Dapur dan melihat Raya sedang memasak.
"Saat pulang kamu selalu saja di dapur, Beristirahat lah,Kamu pasti sangat lelah"Ucap Paman
"Iya Sebentar Lagi paman,Habis masak aku akan langsung mandi Dan beristirahat"Ucap Raya
"Baiklah,Kalau begitu Paman Mau Mandi dulu"Ucap paman
"Iya paman"Ucap Raya
Raya melanjutkan memasak, Setelah beberapa saat Raya sudah selesai ia mengambil handuk lalu bergegas pergi Mandi.
Setelah selesai mandi dan memakai piyamanya,Raya merebahkan diri di Atas kasur sambil memandangi langit-langit Kamarnya, Fikirannya masih saja di penuhi oleh Reyhan dan Reyhan.
Seharusnya dari awal aku sadar jika aku dan dia jelas Tidak mungkin bisa bersama,Tapi kesadaran ku tertutupi oleh keegoisan Hati untuk memiliki Cintanya,Saat aku tersadar aku sudah terlanjur tenggelam Terlalu dalam pada perasaan ku padanya,Apa aku bisa kembali ke dasar dan Melupakan semua kenangan bersamanya?Mau tidak mau, Sanggup tidak sanggup Aku harus bisa"Batin Raya
__ADS_1