Cinta Pelayan Setia Tuan Muda

Cinta Pelayan Setia Tuan Muda
Eps.168-Bab.39 (Bukan melamar, tapi sudah menikah)


__ADS_3

Tiga hari berlalu semenjak hari kemunculan King di acara wisuda Niana. Pagi ini, sekitar pukul 11 siang, King, Niana dan juga kedua orang tua King kembali ke Indonesia, sekarang mereka sudah berada di bandara internasional Changi Singapura.


Niana memeluk kedua orangtuanya, untuk ke sekian kali ia harus berpisah dengan kedua orangtuanya. Jihan melepaskan pelukannya dari sang putri, ia menghapus air mata Niana yang membasahi pipinya.


"Kamu jangan nangis sayang, nanti kalau mama dan Daddy ada waktu, kami pasti mengunjungi kamu ke Indonesia," tutur Jihan sambil mengusap air mata Niana.


King merangkul sang istri yang saat ini sedang bersedih dan mencoba menenangkannya. Jihan, Raya, Reyhan dan Ben saling berpelukan secara bergantian, mungkin setelah ini mereka akan kembali sibuk dengan urusan mereka masing-masing.


Tak lama terdengar suara pengumuman, jika pesawat XX, akan segera berangkat, di harapkan agar semua penumpang masuk kedalam pesawat. King menngadeng tangan Niana masuk kedalam pintu keberangkatan. Saat sudah di ambang pintu, Niana kembali menoleh, melihat kedua orangtuanya yang masih berdiri di sana untuk melihatnya.


"Kamu baik-baik saja," ucap King saat melihat Niana yang nampak sedih.


"Iya, aku baik-baik saja, ayo," ucap Niana lalu kembali melanjutkan langkahnya bersama dengan King.


...****...


Sekitar pukul satu siang, pesawat komersil yang membawa mereka akhirnya mendarat di Bandara internasional Soekarno Hatta. Sesuai rencana, King akan langsung pergi ke kantor bersama dengan Papanya, sementara Niana dan Raya pulang kerumah. Raya beranjak masuk kedalam mobil, baru saja Niana akan masuk, King langsung mencegahnya.


"Aku ke kantor dulu ya, kamu istirahat saja sampai aku pulang," ucap King sambil mengusap lembut pucuk kepala Niana.


Niana hanya mengangguk lalu tersenyum kepada King, ia mengerti bahwa King pasti akan sangat sibuk karena mengambil cuti beberapa hari.


"King ayo, kita sudah telat ini," panggil Reyhan.


"Iya pa, bentar lagi," ucap King.


King kembali menoleh kearah Niana, lalu dengan gerakan cepat, ia mencium kening sang istri, "I love you." setelah mengucapkan itu, King langsung beranjak meninggalkan Niana untuk menghampiri papanya.


Pipi Niana langsung bersemu merah, padahal ini sedang di depan umum, tapi King berani melakukan hal itu.


"Nia, ayo masuk sayang," ucap Raya dari jendela mobil.


"Ah iya ma." Niana langsung berbalik dan masuk kedalam mobil.


Kedua mobil itu melaju secara bersamaan, namun setelah keluar dari halaman bandara, mereka langsung berpisah arah.


~


Sesampainya di kediaman Hardiansyah, belum juga Niana dan Raya turun dari mobil, Rachel sudah berdiri di teras rumah untuk menyambut kedatangan mereka.

__ADS_1


Saat Raya turun dari mobil, Rachel langsung berhambur memeluk sang mama, sebagai anak perempuan satu-satunya Rachel merupakan anak yang manja kepada mama dan papanya.


"Mama lama sekali," ucapnya dengan wajah cemberut.


"Kan mama sudah bilang, akan pergi selama tiga hari," ucap Raya.


"Selamat siang Rachel," sapa Niana saat turun dari mobil.


" Eh kak Nia." Rachel melepaskan pelukannya dari sang mama dan beralih memeluk Niana.


"Rachel kangen sama kak Nia, kenapa baru pulang sekarang sih," ucap Rachel.


"Kak Nia kan kuliah, setelah selesai baru Kak Nia bisa pulang kesini," sahut Raya.


"Ehm, oleh-oleh untuk aku ada kan?" tanya Rachel dengan tatapan mata penuh selidik.


Raya dan Niana saling berpandangan, baik Niana ataupun Raya, mereka sama-sama lupa untuk membeli oleh-oleh, karena tidak adanya waktu untuk pergi mencari buah tangan sebelum pulang.


"Ada atau tidak?" tanya Rachel lagi.


"Maaf ya, mama lupa," ucap Raya.


"Sebagai gantinya nanti sore kita jalan-jalan ke Mall sama kak Nia juga, kamu boleh beli apa saja," ujar Raya.


"Serius ma?" tanya Rachel memastikan.


"Iya serius," ucap Raya.


"Yes, kak Nia mau ikut kan?" tanya Rachel.


"Iya mau kok," ucap Niana.


"Ayo masuk kamu pasti lelah," ucap Raya pada Niana.


"Iya ma." Mereka melangkah masuk kedalam rumah dengan beriringan.


...***...


Mobil yang membawa King dan papanya sampai di halaman kantor, dari balik kaca mobil King bisa melihat Joshua dan juga Tama seketaris papanya sedang berdiri di lobby menunggu kedatangan mereka.

__ADS_1


Sebenarnya Reyhan dan King sudah terlambat sekitar setengah jam untuk menghadiri rapat siang ini. Reyhan dan King keluar dari dalam mobil, berjalan dengan cepat mengahampiri Joshua dan juga tama.


"Apakah semua berkasnya sudah siap?" tanya Reyhan pada sekertarisnya


"Sudah tuan, sebaiknya kira segera ke ruangan rapat, karena para anggota direksi sudah menunggu sejak tadi.


"Baiklah ayo." Reyhan kembali melanjutkan langkahnya dengan cepat, di ikuti oleh Tama, King dan juga Joshua.


Joshua mengimbangi langkah King dan berjalan di sampingnya. Ia mempunyai suatu berita yang King pasti akan kaget saat mendengarnya.


"Kamu pergi selama tiga hari, dan lagi-lagi kamu membuat sensasi," ucap Joshua yang masih terus melanjutkan langkahnya.


"Apa maksud kamu?" tanya King yang juga tetap berjalan.


"Kabar jika kamu melamar seorang wanita di Singapura, sekarang Viral di mana-mana," tutur Joshua.


Seketika King langsung menghentikan langkahnya dan menoleh kearah Joshua, "Apa, melamar?"


"Iya melamar? semua orang berasumsi jika kamu melamar Niana, padahal kan kalian sudah resmi menikah sejak beberapa bulan yang lalu," tutur Joshua.


King baru ingat, jika memang pernikahan ia dan Niana belum di publikasikan ke publik. Ini akan terus menjadi kabar yang simpang siur jika tidak ada kejelasan dari pihak keluarga Hardiyanyah.


"Jika kamu mau, kamu bisa memberi tahu seluruh Indonesia tentang pernikahan mu, lewat media televisi," tutur Joshua


"Maksudnya?"


"Meskipun kamu sudah berhenti bermain film, tapi kamu tetap seorang selebriti, tentu saja dengan munculnya kabar ini, para pemburu berita mencari kamu. Kamu tahu, sampai pagi ini, sudah lebih dari sepuluh acara talk show dari berbagai stasiun televisi, yang menghubungi ku dan juga pihak agensi," tutur Joshua.


King kembali terjadi, ia memikirkan ide Joshua cukup bagus juga. Ini adalah kesempatan untuknya memberitahu dunia jika Niana adalah istrinya. Sekaligus untuk meluruskan kabar yang beredar, jika berita viral itu bukanlah sebuah lamaran namun itu adalah bentuk cintanya kepada seorang wanita yang sudah ia Nikahi.


"Baiklah, terima salah satu dari acara talk show itu, cari talk show dengan reting terbaik. Karena aku akan membuat pengumuman penting," ucap King pada Joshua.


"Okeh, siap bos," ucap Johsua penuh semangat.


King dan Joshua kembali melanjutkan langkahnya dengan cepat, karena Reyhan dan Tama sudah naik lift sejak tadi, mungkin saat ini sudah berada di ruang rapat.


Bersambung 💓


Jangan lupa like+komen+vote ya readers 🙏😊

__ADS_1


__ADS_2