Cinta Pelayan Setia Tuan Muda

Cinta Pelayan Setia Tuan Muda
Eps.77(Dia hanya milikku)


__ADS_3

Reyhan sejak tadi memandangi layar ponselnya,ia berulang kali mencoba menghubungi Raya Tapi tidak ada jawaban.


Sekarang Reyhan hanya tinggal sendirian menjaga ayahnya,Miska pergi menjenguk Sukmawan di kantor polisi, Sementara Milen sebenarnya masih ingin menemani Reyhan tapi Reyhan menyuruhnya untuk pulang saja.


"Kenapa dia tidak ada kabar,Apa dia baik-baik Saja"Ucap Reyhan lalu mengusap wajahnya dengan kedua tangannya.


Pikiran Reyhan campur aduk,ia ingin sekali menememui Raya tapi di sisi lain ia tidak bisa meninggalkan Ayahnya.


Reyhan lihatnya wajah ayahnya yang terbaring belum sadarkan diri,ada Rasa bersalah yang ia Rasakan karena Tak bisa melindungi satu-satunya orang tua yang ia miliki.


Memory masalalu kembali mengusik,saat melihat ibunya dalam keadaan tak bernyawa,saat itu Reyhan baru saja pulang dari Luar negeri setelah menyelesaikan studinya,ia tak Tahu apa-apa dan tak punya kuasa apa-apa.


Jika kata-kata dokter haris benar adanya,maka bisa Reyhan tebak itu adalah perbuatan Miska.


~~


DI KANTOR POLISI.


Miska Sedang duduk berhadapan dengan Sukmawan.


"Bagaimana keadaan Kakak?"Tanya miska


"Untuk apa kamu kemari"Ucap Sukmawan


"Tentu saja aku khwatir dengan mu "Ucap miska


"Lebih baik kamu pulang,Aku tidak akan melibatkan mu,Jalani saja hidup mu sekarang, Untuk anak yang ada di kandungan mu itu"Ucap Sukmawan


"Kakak..."Ucap miska dengan mata yang mulai berkaca-kaca


"Maaf karena sudah mengambil hidup mu untuk ambisi yang kini aku sesali"Ucap Sukmawan


"Bagaimana aku harus melewati ini semua sendiri,... dengan gampangnya kakak ingin lepas tangan,Aku sekarang sama dengan mu,Aku ini jahat,Aku sudah banyak sekali melakukan kejahatan"Ucap Miska


"Apapun keputusan mu sekarang,teserah kamu saja..Kakak harus masuk sekarang, pulang lah...."Ucap Sukmawan lalu beranjak pergi


"Kak..Kakak.. dengarkan aku dulu"Ucap miska mencegah kakaknya pergi


Miska berusaha mencegah Sukmawan masuk Tapi Sukmawan hanya bersikap acuh dan tetap berjalan masuk.


Sial... meski sendiri aku tidak akan menyerah tanpa mendapatkan apapun,"Batin Miska


~~


Raya sedang berbaring di atas kasurnya,Matanya bengkak karena Tak Berhenti menangis.


Entah kenapa kata-kata Miska Membuat ia merasa jarak antara ia dan Reyhan begitu Jauh, Merasa tidak pantas bersama dengan Reyhan.


"Kenapa dia Terus menelpon,Huwaaa ...hiks.. hiks......, kenapa aku tidak bisa berhenti menagis sih, Lebih baik aku matikan saja ponsel ini..."Ucap Raya sambil melihat layar ponselnya


Tok...Tok...


"Raya kamu baik-baik Saja"Ucap paman dari balik pintu


"Aku baik-baik saja paman. aku ingin tidur"Ucap Raya yang masih berbaring di kasurnya.


"Baiklah, keluarlah saat makan malam"Ucap paman


~


Pagi harinya, Setelah Selesai mandi...


Raya tercengang melihat kedua matanya bengkak dan lingkar mata yang menghitam.


"Aaaaakkkk..Bagiamana aku akan ke kantor dengan wajah mengerikan seperti ini.."Ucap Raya Sambil Melihat wajahnya di cermin


"ah lebih baik tutupi dengan make up Saja,Aku juga sudah lama tidak dandan biasanya hanya pakai bedak tabur dan lipstik saja,tidak ada salahnya hari ini dandan sedikit untuk menutupi kantung mata mengerikan ini...Raya lupakan kesedihan mu, Harus Fokus ,Semangatttt!!!"Ucap Raya lalu mulai merias wajahnya


~


Paman Raya sudah selesai menyiapkan Sarapan,


"Raya..ayo sarapan, kenapa kamu lama sekali,ini sudah jam berapa nanti kamu ketinggalan bus"panggil paman


"Ia Paman,ini sudah Hampir Selesai"Ucap Raya


Raya muncul dari kamarnya,Paman yang melihat Raya pagi ini menjadi heran karena tidak biasa Raya berdandan seperti ini.


"Siapa ini, Seperti orang lain saja"Ledek Paman

__ADS_1


"Apa sih paman ini"Ucap Raya sambil menyendok makanan keatas piringnya


"Tumben sekali kamu dandan seperti ini"Ucap paman


"Untuk menutupi kesedihan..Upss"Raya keceplosan


Paman Raya Menghentikan aktivitas Makanya.


"Pasti karena Bos mu itu kan,Sudah Paman bilang Jauhi dia,Paman tidak rela kamu di sakiti, Berhenti bekerja Saja "Ucap Paman


Raya Tersenyum kepada pamanya "Paman tenang saja,Aku akan baik-baik saja,dan tentang Tuan Reyhan,dia tidak seperti yang paman Fikirkan,Paman percayalah kepadaku"Ucap Raya


"Huh..Baiklah,Paman percaya,Paman hanya ingin kamu bahagia"Ucap paman


"Terimakasih Paman"Ucap Raya


~~


Gedung utama HRY group.


Hari ini sibuk seperti biasa,para karyawan berlalu lalang,Raya baru saja tiba di kantor,Ada yang sedikit aneh pagi ini,Para karyawan silih berganti melihatnya.


Apa ada yang salah dengan penampilan ku,Apa dandanan ku telalu menor,..."Batin Raya


"Hey Raya"Ucap Jihan yang tiba-tiba saja Datang menghapiri Raya


"Nona jihan, Sedang apa Nona di sini?"Tanya Raya


"Hehe..kamu belum Tahu yah,Aku Pindah bekerja di sini sebagai menager pemasaran"Ucap Jihan


"Wah...Tapi kenapa Nona pindah kemari,Jabatan Nona sudah sangat bagus di kantor Cabang?"Tanya Raya


Jihan mendekati Raya,lalu membisikkan sesuatu di Telinga Raya "Aku Ingin lebih dekat dengan kak Ben"Bisik Jihan


"Oh begitu,Kita juga akan lebih sering bertemu sekarang"Ucap Raya


"Tentu saja...Lama tidak bertemu penampilan kamu semakin cantik Saja"Ucap Jihan


"Ahaha..ini baru kali ini saya berdandan sedikit..Apa terlihat aneh"Ucap Raya


"Kamu ini selalu saja merendah...kamu itu sangat Cantik, Tapi kenapa kamu Terlihat Murung?" Tanya Jihan


"Kamu rindu kak Rey yah.. hihi"Ledek Jihan


"Ti.. tidak"Ucap Raya


"Benarkah.. Kalau kamu merindukanya kamu bisa ikut aku,Sore ini aku akan ke Rumah sakit menjenguk paman"Ucap jihan


Bisa-bisa aku bertemu Tunangan Tuan Reyhan lagi"Batin Raya


"Bagaimana,Mau??"Tanya Raya


"Apa tidak Terimakasih,Saya Banyak pekerjaan, Nona Saja"


"Hm baiklah...Aku harus kembali keruangan ku sekarang,Nanti kita makan siang bersama ya"Ajak jihan


"Setuju.. hehe"Ucap Raya


~


Di sebuah Cafe di dekat kantor.


"Kamu mau pesan apa? Hari ini aku yang Traktir"Ucap jihan Kepada Raya


"Apa saja..Saya makan Semua jenis makanan kok"Ucap Raya


"Baiklah..Saya pesan dua spaghetti carbonara dan dua lemon tea"Ucap Jihan Kepada pelayan cafe


"Bagaimana hubungan Nona dengan Sekertaris Ben?" Tanya Jihan


"Berjalan lancar, Walau dia sangat Cuek Tapi selalu terlihat manis .Aaakk... aku sangat merindukannya,Dia sangat sibuk akhir-akhir ini karena kak Rey menjaga paman di rumah Sakit"Ucap jihan


"Kalau Hubungan mu dengan kak Rey bagaimana??" Tanya Jihan


"begitulah..Susah untuk di jelaskan"Ucap Raya


"Andai saja si gadis Sombong itu tidak masuk di tengah-tengah kalian,Pasti tidak akan seperti ini..Kamu yang sabar ya..."Ucap Jihan


"Iya.."Ucap Raya

__ADS_1


"Eh..Bagaimana kalau kita berfoto Selfi,Tempat ini Sangat Bagus untuk berfoto"Ucap jihan


"Boleh"Ucap Raya


Jihan mengambil ponselnya, lalu berselfie ria bersama Raya.


Tiba-tiba....


"Hy...kamu cantik sekali,Aku sudah memperhatikan mu sejak Tadi, Boleh minta Nomor ponsel mu"Ucap pria Tampan itu kepada Raya


Belum sempat Raya menjawab..Jihan sudah membuka suara lebih dulu.


"Maaf dia sudah punya pacar"Ucap jihan ketuss


"O begitu..Sayang sekali"ucap pria itu


"Maaf"Ucap Raya canggung


Pria itu pun Pergi dengan perasaan malu


Tak lama Pesanan mereka datang,Raya dan jihan mulai melahap makan mereka.


~


Siang ini Reyhan masih berada di rumah Sakit,ia Hanya sendiri karena Miska belum datang.


Reyhan Baru saja selesai mandi di kamar mandi yang ada di ruangan itu, Pagi-pagi sekali Ben mengantarkan Pakaian Ganti untuknya lalu Ben kembali pergi untuk menghadiri pertemuan penting.


Truutt Truuuttt.


Ponsel Reyhan bergetar,Tanda pesan masuk, Dengan Santai Reyhan meraih ponselnya yang ada di atas nakas.


"Jihan,Tumben dia mengirim pesan"Ucap Reyhan


Jihan:Hey...kak Rey


Reyhan:Apa?


Jihan: Aku akan kesana sore ini


Reyhan: iya datang saja


Jihan: tebaklah..aku sedang bersama siapa?


Reyhan: Siapa??


Hening sesaat,Jihan tak membalas pesannya lagi.


"Sebenarnya dia sedang dengan siapa...Apa dengan Ben..Tidak mungkin,Ben kan sedang menghadiri pertemuan"Gumam Reyhan


Truutt Truuuttt.. Reyhan Membuka pesan dari jihan


Reyhan Tersenyum lebar melihat Foto yang Jihan kirimkan.


Foto jihan dan Raya,


"Dia terlihat baik-baik Saja syukurlah....Kenapa dia sangat Cantik hari ini... Membuat ku Rindu Saja"Ucap Reyhan yang Fokus Melihat foto Raya sambil tersenyum-senyum sendiri


Truutt Truuuttt..Ponsel Reyhan Kembali begetar.


Jihan:Aku sedang makan siang dengan Raya... Banyak Sekali yang menggoda dan meminta Nomor Ponsel raya di Cafe ini,Wajar saja sih Raya memang sangat Cantik...Hihi


Raut wajah Reyhan nampak kesal membaca pesan dari jihan, jihan sengaja melebihkan agar kakak sepupunya itu terbakar cemburu.


"Siapa saja pria-pria itu, beraninya menggoda Raya..dia hanya milik ku tidak ada yang boleh melihat kecantikannya apalagi menggodanya..Sial"Batin Reyhan


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Bersambung 💓


__ADS_2