Cinta Pelayan Setia Tuan Muda

Cinta Pelayan Setia Tuan Muda
Eps.103(bulan madu telah selesai)


__ADS_3

Seorang wanita dengan pandangan kosong duduk di sudut kamar sambil memeluk lututnya,ia sudah kehilangan segalanya,harta tahta dan bayinya,Ya bayinya meninggal bahkan sebelum ia bisa melihat dunia, mungkin ini karma untuknya.


Miska, seorang wanita yang dulu berpangkat nyonya besar di kediaman HARDIANSYAH Namun kini terbuang, sekarang ia tinggal bersama kekasih lamanya yang bernama Haikal, bahkan saat ia masih berstatuskan istri orang ia sudah menjalin hubungan dengan lelaki itu,Apa sekarang ia bahagia, Tentunya tidak,haikal frustasi karena kehilangan anaknya, sekarang ia suka mabuk-mabukan dan berjudi menghabiskan semua uang tabungan Miska.


Haikal berjalan dengan sempoyongan dengan sebuah botol di tangannya,ia menghampiri miska yang sedang duduk termenung di sudut kamar.


"Berikan aku uang!"Ucapanya tanpa belas kasih


Miska berdiri dari duduknya, mencoba menopang tubuhnya sendiri dengan bergetar.."Apa kau hanya bisa meminta uang!..Apa kamu tidak melihat aku seperti ini,kita baru saja kehilangan bayi kita!"Ucap miska Frustasi


"Aku butuh uang..uang!!!"Teriaknya dalam keadaan mabuk


"Diamlah,dan dengarkan aku baik-baik"Miska medekap Kedua sisi pipi Haikal dengan kedua tangannya "Kita harus membalas mereka untuk anak kita, mereka juga harus hancur seperti kita.. mereka harus merasakan yang lebih dari yang kita rasakan"Ucap miska dengan derai air mata penuh kebencian


Haikal Kembali tersadar dan mulai menangis "Hiks bayi,bayi kita sayang"Haikal menjatuhkan botol minuman yang ada di tangannya lalu memeluk miska.


Aku akan datang sebentar lagi.."Batin Miska


~


Liburan telah selesai, Saatnya untuk kembali ke aktivitas biasa.


Ben berjalan menuju Ruang kerja reyhan dengan sebuah amplop besar di tangannya,Ben meraih gagang pintu dan membuka pintu Ruang kerja Reyhan, pemandangan pertama yang bisa ia lihat adalah Tumpukan berkas yang menutupi wajah Reyhan yang sedang duduk di hadapan berkas-berkas itu.


"Duduklah dan bacakan informasi yang kamu bawa"Ucap reyhan yang masih sibuk dengan kertas-kertas di tangannya


"KCP group menawarkan kerjasama dengan persyaratan yang sama seperti sebelumnya hanya saja kali ini.."Ucap Ben menggantung


"Apa?.."Reyhan beralih menatap Ben sambil mengerutkan keningnya


"Hanya saja kali ini mereka menginginkan Anda sendiri yang harus berangkat ke prancis untuk menangani proyek kerjasama itu selama tiga bulan"


"Tolak!"Ucap Reyhan sambil memeriksa berkas di tangannya


"Apa..tolak, Tapi kenapa Tuan bukannya proyek kerja sama ini sangat menguntungkan"


"Tiga bulan tanpa betemu istri ku itu adalah kerugian besar,Tolak! "Ucap Reyhan


"BaikTuan"Ucap Ben


"jam berapa rapat direksi berlangsung?"Tanya Reyhan


"jam tiga sore ini Tuan"Ucap Ben


"Apa setelah itu kita bisa pulang?"Tanyanya lagi


"Tentu tuan"Ucap Ben


"Bagus.."


Saya tahu anda sudah tidak sabar untuk bertemu dengan istri anda kan"Batin Ben


~

__ADS_1


Raya Sedang berada di taman belakang bersama dengan Tika dan ayu,ia membagikan oleh untuk Tika,Ayu dan para pelayan lainnya.


"Kenapa harus repot-repot sih Nona..."Ucap Tika


"Iya loh Nona muda kita ini memang baik hati sekali"Ucap ayu


"Sepertinya aku masih merasa aneh jika di panggil seperti itu,haha...Panggil seperti biasa saja


"Tidak,kami benar-benar bahagia karena Nona yang menjadi nona kami.."Ucap ayu


"Ya baiklah, terserah kalian saja.. dan ini bagikan untuk Pelayan yang lain juga ya"Ucap Raya


"Selamat Pagi Nona"Ucap Aruni yang baru saja tiba, mulai hari ini ia kembali aktif bekerja sebagai pengawal sekaligus supir pribadi Raya,pagi ini Raya menelponnya untuk di antarkan ke pabrik pamannya.


"Eh Kamu sudah datang Runi"Uca Raya


"Iya nona... selamat pagi,mbak Tika,Ayu"Ucap Aruni


"selamat pagi juga Runi"Ucap Tika ayu bersamaan


"Apa pagi ini Nona jadi berangkat ke pabrik?"Tanya Runi


"Eh iya,Aku sampai lupa..."Ucao Raya


"Kalau begitu aku bersiap-siap dulu ya"Ucap Raya lalu beranjak dari duduknya


"Baiklah Nona ,Saya tunggu di halaman depan"Ucap Aruni


~


"Iya Runi,o iya ini ada sedikit oleh-oleh dari pulau XX,di terima ya"Ucap Raya


"Terimakasih banyak Nona,nona tidak perlu repot-repot"Ucap Aruni


"tidak repot kok..hehe,ayo berangkat"Ucap Raya lalu masuk kedalam mobil


Aruni masuk kedalam mobik dan mulai menyalakan mesin mobil itu dan melaju pergi meninggalkan kediaman Hardiansyah.


"Maaf nona..Apa paman Nona bekerja di pabrik?"Tanya Runi


"O paman,dulunya ia tapi sekarang paman adalah pemilik pabrik itu,Suami ku membeli pabrik itu dan memberikan pada Paman"Ujar Raya


"Tuan muda sangat tegas dan nampak dingin tapi sangat perhatian kepada Nona dan keluarga"Ucap Aruni


"Hehe, Sepertinya memang begitu,dia sangat menyeramkan ya..hehe, tapi kalau masalah perhatian tidak di ragukan lagi.."Ucap Raya


"Apa kamu punya pacar Runi?"Tanya Raya reflek


"Apa.. pacar,saya belum berfikir untuk itu Nona"Ucap Runi yang mulai salah tingkah


"Hehe,kamu kelihatan kaget saat aku menanyakan hal ini...Aku seperti melihat diriku sendiri saat dulu aku merasa aku hanya akan fokus bekerja saja untuk mencari uang tapi tak aku sangka Cinta itu datang saat aku tak memintanya,jadi kamu harus bersiap-siap kalau saja ada seorang laki-laki yang datang padamu"Ujar Raya


"Iya Nona.."Ucap Runi

__ADS_1


~


Setelah Setengah jam perjalanan akhirnya mereka sampai di pabrik,Raya dan Aruni turun dari mobil,Raya menggedarkan pandanganya ke sekeliling pabrik sampai pandangan matanya menangkap sosok sang paman yang sedang meninjau pekerjaannya di lapangan.


"Paman..!"Teriak Raya


Paman Raya menoleh,ke sumber suara,ia mengembangkan senyumnya saat Melihat siapa yang datang,ia segera menghampiri keponakan kesayangannya itu.


"Raya,kamu sudah pulang dari bulan madu"Ucap paman


"hehe,iya paman,Aku kemari untuk menemui paman dan membawakan oleh-oleh untuk paman"Ucap Raya


"Wah.. Terimakasih,Raya, Runi,Ayo kita masuk ke ruangan paman"Ajak paman


"Iya paman,ayo Runi"Ucap Raya


"Iya nona"Ucap Aruni


Sesampainya di depan pintu ruangan paman Raya,Aruni Menghentikan langkahnya, membuat Raya menoleh melihat Aruni "Kenapa kamu berhenti,ayo masuk"Ucap Raya


"Saya akan menunggu Nona di sini"Ucap Aruni


"Baiklah kalau begitu,kamu duduk dulu di kursi itu,aku hanya sebentar"Ucap Raya


"Baik Nona"Ucap Aruni


Raya kembali melanjutkan langkahnya masuk keruangan pamannya "Loh Aruni mana??"Tanya paman


"dia bilang akan menunggu di luar saja paman"Ujar Raya


"Begitu,... Duduklah, bagaimana bulan madu kalian apa menyenangkan?"Tanya paman


"Menyenangkan sekali Paman, hanya sangat singkat karena Reyhan harus segera kembali ke perusahaan "Ucap Raya


"Dia memang sangat sibuk,kamu harus sabar ya"Ucap paman


"Iya paman,..oh iya apa paman menginap di sini, ruangan ini sangat berantakan"Ucap Raya


"Hehe..iya,paman sangat nyaman di pabrik ini,jadi lebih baik paman menginap di sini saja"Ujar paman


"Apa tidak sebaiknya paman Menikah saja?"Tanya Raya


"Menikah??..Tidak paman hanya menginginkan cucu sekarang, umur by paman sudah senja paman hanya ingin melihat kamu menimang buah hati kamu bersama reyhan itu adalah kebahagiaan terbesar paman"Ujar paman


Raya menatap pamanya lekat,Ia semakin ingin cepat hamil dan melahirkan karena itu keinginan terbesarnya dan seluruh keluarga.


.


.


.


.

__ADS_1


BERSAMBUNG 💓


JANGAN LUPA LIKE+KOMEN+VOTE


__ADS_2