
Jam menunjukkan pukul tujuh malam,Lampu Ruangan Staf keuangan masih menyala... terlihat Raya sendirian duduk termenung dengan komputer yang masih Menyala di depannya.
Setelah Memeluk Raya Reyhan langsung pergi meninggalkan Ruangan itu, Reyhan berharap Raya akan mempertimbangkan permintaannya untuk kembali ke sisinya.
Fikiran Raya jauh terbang menelusuri hal-hal yang membuatnya kembali bimbang,ia memang masih Sangat Mencintai Reyhan, Tapi Setelah pertunagan Reyhan dan Milen,Raya tak pernah lagi berharap untuk kembali ke sisi Reyhan, menurutnya itu sebuah kemustahilan.
Tapi saat Raya berusaha memantapkan hati untuk bangkit dan Melupakan Reyhan,Tanpa ia minta Reyhan kembali merobohkan dinding pertahanan yang baru saja Raya bangun.
Jika aku kembali,Aku akan menjadi duri dalam daging di pertunagan mereka,"Batin Raya
~~
Kelap kelip lampu jalan,menemani perjalanan Reyhan pulang ke Rumah,Matanya fokus menyetir menelusuri jalanan, Tapi Hati dan fikiranya masih tertinggal di Sana,di tempat ia kembali menyatakan perasaannya kepada seorang Gadis pelayan yang kini menjadi pegawai di kantor Cabang HRY group.
Ditengah kegelisahannya ponsel Reyhan berdering tanda Panggilan masuk, Reyhan mengambil ponselnya yang ada disaku celana,ia melihat layar ponselnya yang tertera panggilan telepon itu dari Jihan, segera ia mengangkat telepon itu.
*
"Hallo,Ada apa? Ucap Reyhan
"Bisakah kakak datang ke apartement ku sekarang,aku ingin menanyakan Sesuatu kepada kakak"Ucap Jihan
"Baiklah,Aku Juga ingin menanyakan Sesuatu,aku sedang di jalan, sebentar lagi aku Sampai ke Sana"Ucap Reyhan
"Iya..aku tunggu"
*
Reyhan memutar arah untuk pergi ke Apartement Jihan yang berada Tak jauh dari kantor cabang tempat Jihan bekerja.
~
__ADS_1
Setelah perjalanan Yang tidak begitu Lama, Akhirnya Reyhan Sampai ke Apartement tempat Jihan tinggal, Reyhan Naik lift Menuju Lantai 10 gedung Apartement Tersebut.
Sesampainya di tempat Tujuan, Reyhan menekan bel, Setelah beberapa Saat pintu tak kunjung terbuka, Akhirnya Reyhan berinisiatif untuk menekan password untuk membuka pintu, Reyhan Asal menekan Saja Angka satu sampai dengan delapan, dan betapa terkejutnya Reyhan karena password yang ia masukkan itu benar.
Reyhan Masuk kedalam,Tak lama Jihan muncul dengan wajah yang nampak kaget, karena melihat Reyhan sudah berada di dalam.
"Bagaimana kakak bisa masuk?"Tanya Jihan
"Aku menunggu lama Tapi kamu tak kunjung membuka pintu, Aku hanya asal menekan angka dan ternyata itu benar, Bagaimana bisa kamu tidur nyenyak sendirian dengan Password pintu segampang itu,Maling akan mudah menebaknya"Ucap Reyhan dengan kesal
"Kakak kan Tahu aku pelupa,Jadi aku membuat password yang Gampang-gampang saja, Agar mudah mengingatnya"Ucap Jihan
"Ganti password Pintu itu,Kalau tidak Kamu ikut kakak pulang ke rumah"Ucap Reyhan
"Aku tidak akan mau tinggal serumah dengan nenek lampir seperti tante Miska, Berhentilah mengomel,Ayo duduk dulu"Ucap Jihan
Reyhan melangkah mengikuti Jihan, Reyhan duduk di sofa Sementara jihan pergi ke Dapur untuk mengambil minuman dingin.
Tak berapa lama,jihan muncul dengan beberapa minuman kaleng dan cemilan.
"Aku butuh penjelasan"Ucap Jihan
"Penjelasan tentang Apa?"Ucap Reyhan
"Apa kakak Lupa... Tentu saja Tentang Tadi, Bagaimana bisa kakak yang mengangkat telpon Raya, Sebenarnya Kalian ada hubungan apa"Ucap Jihan
"Dia kekasih ku"Ucap Reyhan
"Apa!.. Bagaimana Mungkin Kakak kan sudah Bertunangan, Lagipula aku kira Raya kekasih kak Niko"Ucap Jihan
"Niko,apa Maksud mu?"Tanya Reyhan
__ADS_1
"Ya Raya bekerja di kantor karena permintaan kak Niko, Dan kelihatannya kak Niko menyukai Raya,Apa benar kakak pacaran dengan Raya?"Tanya jihan
"Beberapa bulan yang lalu kami putus karena ia Tahu Aku akan bertunangan,Tapi Aku benar-benar tidak bisa melepaskannya"Ucap Reyhan
"Apa kakak sudah gila,jika Paman Tahu dia akan sangat marah"Ucap Jihan
"Aku Tahu...Tapi aku benar-benar mencintainya,Aku belum pernah segila ini karena Mencintai seorang wanita"Ucap Reyhan
"Aku benar-benar tidak bisa berkata apa-apa lagi, Lepaskan salah satu dari mereka"Ucap Jihan
"Untuk saat ini aku tidak bisa berbuat apa-apa,Tapi aku akan mencari Cara untuk membatalkan pertunangan ini"Ucap Reyhan lalu meneguk minumannya
"Baiklah,owh iya kakak tadi ingin menanyakan Apa?"Tanya Jihan
"Tidak jadi,Aku sudah mengetahui Jawabannya,Aku Harus pulang sekarang, Jangan lupa Ganti password-nya"Ucap Reyhan lalu melangkah menuju pintu
"Kenapa buru-buru sekali"Ucap Jihan lalu ikut beranjak menyusul Reyhan
~~
Di Ruang keluarga Milen dan kedua orangtuanya sedang duduk sambil mengobrol.
"Supir kamu bilang,Tadi kamu dari kantor Reyhan"Tanya Johan Papa milen
"Benarkah, bagaimana apakah dia bersikap baik kepada mu"Sambung Mirna Mama Milen
"Hm..Tentu saja ma pa, Dia memperlakukan aku dengan baik dan Dia sangat perhatian Kepada ku,Mama dan papa jangan Khwatir, Hubungan kami berjalan dengan baik"Ucap Milen
"Syukurlah, Kalian memang sangat serasi, Minggu ini undang Reyhan dan keluaganya untuk makan malam bersama kita di rumah"
"Tentu saja.. Reyhan akan sangat senang mendengar ini"Ucap Milen sambil tersenyum
__ADS_1
Milen Sangat Mencintai Reyhan,ia tidak ingin keluaganya Tahu tentang sikap Reyhan yang tidak menyukainya.
Perjodohan ini harus terus berlanjut, Apapun yang terjadi kamu hanya akan menjadi milikku"Batin Milen