Cinta Pelayan Setia Tuan Muda

Cinta Pelayan Setia Tuan Muda
Eps.108(Indra penciuman yang terganggu)


__ADS_3

Setelah menjenguk keponakannya,Paman Raya di antar pulang oleh supir pribadi Reyhan, anwar di antarkan pulang oleh Ben yang juga akan mengantarkan jihan pulang.


Dalam perjalanan,jihan dan Ben nampak Canggung karena mereka sedang bersama Anwar,Anwar sadar akan kecanggungan antar mereka,ia Tahu jika Jihan dan Ben sedang menjalani hubungan pacaran,namun baik Ben maupun jihan tak pernah mengatakan tentang hubungan mereka padanya.


"Kalian kenapa diam saja"Ucap Anwar yang sedang duduk bersandar di kursi belakang sambil berpangku tangan.


"Ahaha..tidak apa-apa paman,Aku Hanya sedikit mengantuk"Ucap Jihan sambil menoleh kebelakang Melihat Anwar


"Kalian ini kan pacaran,tapi kenapa kaku sekali,apa Ben tidak romantis?"Tanya anwar pada jihan


Ben dan jihan saling berpandangan dalam diam, mengisyaratkan tentang kebingungan mereka bagaimana harus menanggapi pertanyaan Anwar,mereka memang belum pernah mengatakan tentang hubungan mereka kepada Anwar.


"Kalian kenapa diam?Saya Sudah Tahu jika kalian menjalin hubungan,Apa ada yang salah Ben?"Tanya Anwar


"Tidak Tuan,Maaf karena saya dan jihan belum pernah mengatakan tentang hubungan kami kepada Tuan"Ucap ben yang sedang fokus menyetir Namun sesekali melirik ke belakang.


"Maaf Paman"Ucap Jihan


"Jihan,kamu dan Ben itu sama,Kalian sama-sama di titipkan pada paman untuk paman jaga,Jadi kalian tidak perlu canggung saat ingin mengatakan apapun pada paman, Bagaimana bisa paman mengetahui hubungan kalian dari si Dimas (Supir Anwar),saya merestui hubungan kalian dengan satu syarat, jangan pernah bermain-main dengan perasaan kalian, kalian harus serius"Ucap Anwar


"Maafkan kami paman, Tapi saya dan kak Ben serius dalam menjalani hubungan kami,iya kan kak"Jihan menoleh pada Ben yang sedang fokus menyetir


Ben Menoleh sekilas pada jihan, mengembangkan senyumnya, lalu kembali fokus ke jalanan "Tentu saja"Ucap Ben


"Lalu kapan rencana kalian akan menyusul Reyhan dan Raya?"Tanya Anwar Tiba-tiba


Jihan dan Ben Kembali saling berpandangan sejenak, Mereka Bingung harus mengatakan apa, karena jihan dan Ben belum berdiskusi untuk hal itu,ben dulu pernah berucap,iya akan melamar jihan saat Reyhan sudah menemukan kebahagiaannya,Namun saat ini Ben seakan tenggelam dalam kesibukan dan mengeyampingkan Ucapanya dulu.


Apa Ben tak menepati janji, tentunya tidak ia sangat ingin memiliki jihan seutuhnya Namun Ada beberapa hal yang masih mengganjal hingga saat ini yaitu lamaran romantis yang di cita-citakan oleh Jihan,Sementara Ben yang begitu kaku dan tidak romantis belum menemukan tempat,waktu dan cara melamar yang romantis untuk Jihan.


"Kami belum memikirkan itu paman"Ucap jihan pada akhirnya, karena Ben yang nampak kebingungan akhirnya ia membuka suara untuk memecahkan suasana hening itu.


"Jangan lama-lama,kamu dengar Ben!"Ucap Anwar


"Iya Tuan,saya dengar"Ucap Ben terbata-bata


~~


Siang ini Raya Sudah di perbolehkan untuk pulang setelah satu malam menginap di rumah sakit, Dokter haris hanya memberikan beberapa obat penambah darah dan beberapa vitamin untuk ibu hamil, dokter Haris mengatakan Raya dan reyhan sampai ke depan lobby rumah sakit.


"Kamu harus Rajin mengkonsumsi vitamin ini,dan jangan terlalu kelelahan"Ucap Dokter haris pada Raya


"Iya Dok Terimakasih"Ucap Raya


Reyhan mendekati Dokter haris dan membisikkan sesuatu padanya " Apa kami masih bisa berhubungan suami istri,Tadi aku malu mengatakan hal ini pada dokter kandungan"bisik Reyhan yang membuat Dokter Haris tak bisa menahan tawanya.

__ADS_1


"Bhahaha... tentu saja boleh"Ucap Dokter Haris sambil terkekeh


"Tapi aku sarankan pelan-pelan saja, kandungannya masih sangat lemah"Bisik Dokter Haris pada Reyhan


Raya mengerutkan keningnya karena kebingungan dengan obrolan bisik-bisik antar Reyhan dan Dokter Haris.


"Sebenarnya apa yang kalian bicarakan,"Ucap Raya bingung


"Tidak ada apa-apa kok sayang,ayo kita pulang"Ucap Reyhan


"Oh oke.. Dokter Haris, Kalau begitu kami pulang dulu ya, Terimakasih untuk semuanya"Ucap Raya pada dokter Haris


"Iya sama-sama"Ucap Dokter Haris


"Masuklah,bukannya kamu ada jadwal operasi"Ucap Reyhan


"O iya"Ucap Dokter haris sambil menepuk jidatnya


"Kalau begitu aku masuk dulu..Raya sampai jumpa di lain waktu,Bye"Haris berjalan dengan cepat masuk kedalam Sementara Reyhan dan Raya juga melangkah menuju mobil yang sudah menunggu mereka.


Raya di bantu Reyhan masuk kedalam mobil,Pak supir sudah menunggu mereka sejak tadi, Sementara Ben berangkat ke kantor untuk menghendel semua pekerjaan Reyhan hari ini.


"Kita jalan sekarang Tuan?"Tanya pak supir


"Iya.."Ucap Reyhan yang sudah duduk di samping Raya


~~


Setelah sampai di kediaman Hardiansyah,para pelayan sudah berkumpul untuk menyambut kedatangan Mereka, terutama Tika dan Ayu yang sangat senang mendengar kabar kehamilan Raya.


Raya berjalan dengan mengandeng lengan Reyhan,ia melambaikan tangannya kepada tika dan Ayu yang sudah menunggunya sejak tadi, ingin Rasanya ayu dan tika berhambur memeluk Raya,Namun tentunya mereka segan dengan Reyhan.


Reyhan membawa Raya masuk kedalam kamar untuk beristirahat sebelum makan Malam,Raya berbaring di tempat tidur di ikuti Reyhan yang juga ikut berbaring di sampingnya.


Raya berhambur Memeluk Reyhan, berbaring di lengan suaminya sembari memeluknya erat.


"Kamu kenapa, Kangen ya sama..."Ucap Reyhan penuh arti


"Ih kamu apaan sih,Aku cuma suka saja Mencium aroma tubuh kamu,wangi,Pake parfum apa sih"Ucap Raya seraya terus mengendus baju yang di pakai Reyhan.


Reyhan mengerutkan keningnya karena bingung,Dia bahkan belum pernah Mandi sejak kemarin, kenapa Raya malah menyukainya...Ah ini pasti karena aku memang selalu wangi meski tak mandi selama seminggu sekalipun"pikir Reyhan


"Benarkah.. padahal aku belum pernah mandi,Apa sewangi itu?"Tanya Reyhan


"Iya sayang..Aku suka"Ucap Raya

__ADS_1


Reyhan mengeratkan pelukannya dan Mencium pucuk kepala Raya,tak berapa lama mereka tertidur dengan pulas masih dengan posisi saling berpelukan.


Hari semakin gelap, Reyhan mengerjapkan matanya,ia melihat istrinya masih tertidur pulas dalam pelukannya, perlahan ia menggeser kepala Raya lalu Beranjak turun dari tempat tidur.


Reyhan beranjak ke kamar mandi untuk membersihkan diri, karena ia sudah merasa sangat gerah karena tak mandi sejak kemarin,ia paling tidak suka mandi di kamar mandi rumah sakit karena ia merasa tidak nyaman meski kamar mandi rumah sakit itu sangat bersih sekalipun.


Setelah selesai mandi dan berpakaian, Reyhan menyemprotkan parfum yang biasa ia pakai,ia sangat senang saat Raya lengket denganya dan mengatakan ia sangat wangi, Mengingat itu Reyhan memperbanyak semprotan parfum pada tubuhnya.


Reyhan berjalan mendekati Raya yang Masih tertidur,ia berniat untuk membangunkan Raya karena hari sudah mulai gelap.


"Sayang bagunlah.."Ucap reyhan sembari menepuk pundak Raya


"Raya mengerjapkan matanya,ia langsung bangkit duduk di samping Reyhan


"ini sudah sore ya"Ucap Raya sembari mengucek matanya


"Iya sayang,makanya aku membangunkan kamu untuk mandi, Lihatlah,aku sudah mandi dan semakin wangi"Ucap reyhan penuh percaya diri


Raya mengedus-ngendus bau tubuh Reyhan yang begitu aneh di indra penciumannya "Wangi apanya ..Huek"Raya merasa mual Mencium bau tubuh Reyhan


"Apa!Tidak mungkin sayang,Aku baru saja mandi"protes Reyhan


"Kamu bau sayang...sana jauh-jauh,Aku maul tau!.."Ucap Raya sambil menjepit hidupnya dengan jari telunjuk dan ibu jarinya.


Huek


Raya kembali merasa mual,ia berlari menuju kamar mandi dan memuntahkan semua isi perutnya di wastafel.


Sementara Reyhan masih diam mematung di posisinya,ia benar-benar bingung dengan istrinya,ia mandi dengan sangat bersih lalu Memakai parfum agar wangi, tapi Raya malah Mengatakannya bau.


Apa saat wanita hamil,indra penciumannya jadi terganggu,aku tidak mandi di bilang Wangi, giliran aku mandi,di bilang bau..Aneh"Pikir Reyhan


.


.


.


.


.


.


Bersambung 💓

__ADS_1


Jangan lupa like+komen+votenya ya readers 🙏😊


__ADS_2