Cinta Pelayan Setia Tuan Muda

Cinta Pelayan Setia Tuan Muda
Eps.151-Bab.22 ( Niana yang cemburu)


__ADS_3

Dua hari berlalu, pagi tadi, Niana menemani King ke rumah sakit Cendana untuk memeriksakan kondisi tangannya yang sudah di rasa lebih baik. King bahkan tidak lagi memakai penyangga lengannya.


Dokter haris mengatakan jika King sudah bisa beraktivitas seperti biasa, tapi ia tidak boleh mengangkat beban telalu berat selama beberapa hari kedepan.


King memberitahu Joshua jika ia akan ke lokasi hari ini. Berhubung lokasi kini berpindah ke daerah Ancol, King mengajak Niana, sekalian untuk berjalan-jalan.


Sudah beberapa hari ini ia dan Niana semakin dekat, meskipun mereka masih tidur di kamar terpisah. King bisa memahami jika Niana masih belum siap untuk hal yang lebih intim dengannya. King akan menunggu setidaknya sampai kuliah Niana selesai. Semakin hari, King semakin yakin jika kini tidak ada lagi Kinan di hatinya semenjak kehadiran Niana.


~


Sesampainya di lokasi, King dan Niana langsung di sambut oleh Joshua dan juga sutradara yang begitu senang melihat King siap untuk melanjutkan proses syuting yang tertunda beberapa hari. Saat mengetahui jika King siap syuting, saat itu pula, lokasi langsung di set ulang dan di sesuaikan dengan skenario.


"Wahaha, selamat datang kembali bintang utama, sudah siap syuting tuan muda?" tanya sang sutradara yang terlihat sangat antusias.


"Tentu saja," ucap king


Joshua melirik Niana yang ada di samping King, ia masih merasa galau karena kejadian kemarin, namun ia merasa harus tetap tegar, karena ini belumlah akhirnya, masih ada kesempatan untuk mendekati Niana.


"Lalu gadis cantik ini siapa?" tanya sang sutradara.


"Namanya Niana, dia adik sepupu King,"sahut Joshua tiba-tiba.


King dan Niana menoleh kearah Joshua. Meskipun ucapan Joshua tidak salah, namun baik King dan Niana merasa jika hubungan mereka ini masih di menggatung karena suatu kondisi yang mengharuskan mereka untuk merahasiakan pernikahan mereka.


Entah sampai kapan, yang jelas King sudah mempunyai rencananya sendiri untuk mengumumkan kepada dunia, jika Niana adalah istrinya. Setidaknya sampai ia berhasil mendapatkan Niana seutuhnya.


Sepertinya kebahagiaan kedua pasangan ini harus kembali terusik dengan hadirnya Kinan sebagai lawan main dari King di film ini. Jika di awal-awal King sangat antusias karena dapat bermain film dengan Kinan tapi di akhir-akhir syuting ia merasa tidak lagi bersemangat melihat Kinan.


"Kinan, kemarilah," panggil sang sutradara saat melihat kedatangan Kinan.


Kinan menghampiri sang sutradara yang sedang bersama dengan King, Niana dan juga Joshua.

__ADS_1


"Selamat pagi semuanya," sapa Kinan ramah.


"Kamu dan King bersiaplah, untuk take pertama kalian, mumpung cuaca sedang mendukung," ucap sang sutradara.


"Ayo King," ajak Kinan.


King berpamitan kepada Niana dan tentunya Kinan tidak suka akan hal itu. Niana pun mulai merasa cemburu, ia hanya berusaha bersikap biasa-biasa saja. Kinan berjalan beriringan bersama dengan King, menuju bagian wadrobe.


Niana memadangi kepergian King dan Kinan dengan serius, rasanya ia ingin membawa King pulang saat ini juga, agar Kinan tidak memdekati King. Joshua tidak menyia-nyiakan kesempatan itu untuk mendekati Niana. Di saat King sedang tidak ada seperti ini, ia bisa bicara lebih banyak hal dengan Niana.


"Nia, ayo duduk di sana, di sini sangat panas," ajak Joshua.


"Ah iya." Niana berjalan mengikuti langkah Joshua menuju sebuah tenda yang berada di pinggir pantai.


~


Syuting sudah di mulai, saat ini, adengan yang di lakukan oleh King dan juga Kinan adalah adegan sepasang kekasih yang sedang bermain air di pantai, saling bergandengan tangan dan berkari kejar-kejaran.


Niana yang menyaksikan proses syuting itu, mejadi geram sendiri, ia beberapa kali meremas botol air mineral ada di tangannya. Meskipun itu hanyalah akting tapi tetap saja di kehidupan nyata, Kinan adalah cinta pertama King.


Buru-buru Joshua menyusul Niana yang sudah berjalan cukup jauh dari lokasi. Joshua tau jika king dan Niana mulai menyukai satu sama lain, tapi sebagai seorang lelaki ia tidak bisa melupakan perasaannya begitu saja meski ia tau di luar semua perjanjian itu, King tetaplah suami dari Niana.


"Nia, kamu mau kemana?" tanya Joshua sambil menarik lengan Niana, sontak Niana langsung berbalik melihat Joshua.


"Aku ingin mencari minuman, rasanya panas sekali berada di sana," ucap Niana mencari alasan.


"Aku temani ya, nanti kamu nyasar lagi," pinta Joshua.


"Baiklah, terimakasih."


Joshua dan Niana berjalan menuju sebuah warung kecil yang ada di sebelah utara pantai itu. Niana hanya diam tanpa bicara, tidak ada raut wajah ceria sama sekali di wajah cantiknya.

__ADS_1


Joshua memesan dua buah kelapa muda untuk ia dan Niana, sambil menunggu mereka duduk di sebuah batang pohon kelapa yang telah tumbang. Joshua melirik Niana yang masih nampak murung. Ia semakin menyadari jika kini hati Niana benar-benar sudah di curi oleh King.


Tak lama kelapa muda pesanan mereka sudah datang. Rasanya memang belum pas jika pergi ke pantai tapi belum menyicipi segarnya air kelapa muda.


"Minumlah, air kelapa ini pasti mampu meredakan rasa panas yang kamu rasakan," ucap Joshua sambil menyodorkan kelapa muda itu kepada Niana.


"Terimakasih kak Jo," ucapnya sambil menerima kelapa muda itu.


"Kamu dan King seperti mulai terlihat semakin dekat ya?" tanya Joshua tiba-tiba.


"Ya begitulah," ucap Niana sambil menatap nanar ke arah depan.


"Kamu sudah Mencintai King?" tanya Joshua ragu-ragu.


Niana menoleh kepada Joshua, ia hanya diam tanpa mengatakan apapun, bukan ragu karena ia ragu dengan perasaannya sendiri, tapi ia lebih ragu dengan keadaan yang belum pasti, antara dirinya dan King.


~


Take terakhir sudah selesai, akhirnya proses syuting terakhir film terbarunya telah selesai, tinggal menunggu proses penayangan perdana di bioskop kesayangan anda.


King hendak pergi untuk mencari keberadaan Niana dan Joshua yang tiba-tiba saja hilang dari tempatnya. Namun lagi-lagi, Kinan datang dan menghadang langkahnya.


"King, aku mau bicara dengan kamu," ucap Niana sambil menarik tangan King.


"Maaf Kinan, aku terburu-buru," tolak King.


"King, aku ... aku akan mengakhiri hubungan ku dengan Alex," ucap Kinan tiba-tiba.


King terdiam sesaat, menatap Kinan yang kini seakan mengibah padanya. Hal seperti ini yang selalu King harapkan sejak dulu, namun sekarang semua terdengar biasa saja, tak ada rasa senang saat Kinan mengatakan akan putus dengan Alex.


"Aku tidak peduli, mau kamu putus atau tidak, berulang kali aku katakan, aku lagi King yang seperti dulu," tutur King lalu melangkah pergi meninggalkan Kinan.

__ADS_1


Bersambung 💓


Jangan lupa like+komen+vote ya readers 🙏😊


__ADS_2