Cinta Pelayan Setia Tuan Muda

Cinta Pelayan Setia Tuan Muda
Eps.71(Lepaskan jika menyakitkan)


__ADS_3

Matahari tenggelam menemani Raya yang sedang duduk menyendiri di pinggir danau buatan tempat Raya biasa menyendiri.


Kabar pernikahan Reyhan benar-benar membuatnya Sedih, ia tidak bisa mengatakannya kepada Reyhan tentang kegelisahan hatinya saat ini.


Niko yang kebetulan sedang berada di sana,Tak sengaja melihat Raya yang sedang duduk termenung sendirian, ia pun berinisiatif untuk mengejutkan Raya dari belakang.


"Heyy.."ucap Niko mengejutkan Raya


"Kak Niko"Ucap Raya yang berbalik melihat Niko


"Di danau ini banyak penunggunya,tidak baik duduk sendirian..Jadi aku akan menemanimu"Ucap Niko lalu duduk di samping Raya


"Kak Niko hanya perlu duduk,tak perlu menakut-nakuti aku"Ucap Raya sambil cemberut


"Hehe..maaf"Ucap Niko


"Pasti kamu sedang sedih,Makanya kamu berada disini"Ucap Niko lagi


"Aku ketahuan ya.."Ucap Raya sambil melihat lurus kedepan


"Apa karena kabar pernikahan Reyhan"Ucap Niko sambil menatap Raya yang ada di sampingnya


Raya Terdiam sejenak...


"Aku tahu kamu dan Reyhan Masih saling mencintai"Ucap Niko lagi


Raya memalingkan wajahnya menatap Niko yang berada di sampingnya.


"Aku sudah menebak ini akan terjadi,jadi aku selalu bersiap untuk segala kemungkinan, Tapi aku tidak menyangka Rasanya akan sesakit ini"Ucap Raya kemudian kembali menatap kedepan karena Matanya yang mulai berkaca-kaca


"kamu tidak perlu menahan semuanya,jika ingin menangis,menangis lah"Ucap Niko


Raya mencengkram erat kedua lututnya,air mata mulai membasahi pipinya,isakan Tangis Mulai terdengar,Raya melepaskan semua yang ia Tahan sejak Tadi.


Niko menatap lekat Raya yang ada di sampingnya,Rasa pilu pun ikut di rasakan oleh Niko, bagaimana tidak wanita yang ia cintai dalam keadaan yang tidak baik-baik Saja,ia menggerakkan Tangannya untuk menepuk pundak Raya, Mencoba menenangkannya,tapi Niko Kembali mengurungkan niatnya,ia merasa jika ia tidak pantas untuk itu.


Aku terluka saat mengetahui kamu mencintai Reyhan,Tapi aku lebih terluka lagi karena melihat kamu menangis bersedih karenanya"Batin Niko


~~


Minggu pagi Reyhan baru saja selesai berolahraga pagi,Saat akan Naik ke Atas Niko tiba-tiba Saja datang dan menghampirinya.


"Apa yang membawamu kemari sepagi ini,Apa kamu ingin bertemu Bibimu(Miska)..dia sedang berada di Taman"Ucap Reyhan


"Aku ingin bicara"Ucap Niko

__ADS_1


"Baiklah..Ikut aku"Ucap Reyhan lalu berjalan Menaiki tangga


Niko mengikuti langkah Reyhan.


~


Di dalam Ruang kerja Reyhan,Niko sedang duduk berhadapan dengan Reyhan di Sofa yang ada di ruangan itu.


"Apa yang ingin kamu bicarakan?"Tanya Reyhan


"Sebenarnya aku tidak Suka ikut campur dengan urusan orang lain,Tapi Aku terusik karena sesuatu hal yang menyangkut dengan mu"Ucap Niko


"katakan saja,hal apa itu?"Tanya Reyhan


"Seseorang yang sangat polos dia selalu tersenyum saat berada di depanmu Tapi di belakang dia bersedih dan menagis"Ucap Niko


"Apa maksudmu"Ucap Reyhan dengan tatapan serius


"Aku sangat Mencintai orang itu dan aku tidak ingin dia semakin terluka karena keserakahan mu"Ucap Niko


Reyhan Hanya diam sambil Mengepalkan kedua tangannya.


"Jika Hanya bisa membuatnya menagis, Sebaiknya lepaskan,Dia berhak bahagia"Ucap Niko


~~


Ben dan Jihan sedang berada di sebuah Mall untuk Menonton Film di bioskop yang ada di Mall tersebut.


"Sebenarnya kita akan menonton Film Apa?" Tanya Ben


"Kak Ben diam saja,Nanti kakak akan Tahu Setelah kita berada di dalam"Ucap Jihan


Di dalam Ruangan bioskop,Ben nampak Tegang karena ternyata jihan memilih film Horor,di balik perawakannya yang tinggi dan berotot, Siapa sangka Ben sangat takut menonton film Horor.


"Kak Ben"Ucap Jihan yang sudah duduk di samping ben dengan dua pop corn dan Minuman di tangannya


"Hm.. Kenapa"Ucap Ben Menatap jihan yang ada di sampingnya


"Kakak tidak apa-apa, muka Kak ben Terlihat sangat pucat,"Ucap jihan


"Aku tidak apa-apa"Ucap Ben


"Syukurlah,,, Filmnya akan di mulai,ini minuman kakak"Ucap jihan sambil menyodorkan minuman soda untuk Ben


Film pun mulai di putar, Nampak hanya Jihan yang sangat antusias sementara Ben yang berada disampingnya terlihat sangat tegang dan pucat.

__ADS_1


Di pertengahan film tersebut Adegan mulai semakin menyeramkan dan tiba-tiba...


Aaaaaaaaaakkk...Suara teriakan Ben Mengagetkan seluruh orang yang ada di ruangan itu termaksud Jihan.


Semua orang menatap Ben dengan bingung termaksud Jihan.


"Kak Ben Kenapa..?"Tanya Jihan


"A a aku tidak apa-apa"Ucap Ben yang mulai berkeringat dingin


"Bhahahah..kak ben Takut?" Tanya Jihan


"Lebih baik kita keluar saja"Ucap Ben lalu menarik tangan jihan untuk keluar ruangan itu.


~


Di Sebuah Cafe yang ada di Mall tersebut,Jihan Tak henti-hentinya tertawa sambil menatap Ben yang berada di depannya.


"Berhentilah menatapku begitu"Ucap ben yang merasa malu


"Aku hanya tidak menyangka kak ben Takut menonton film Horor,Kalau kak Ben Memberitahu lebih awal,Aku tidak Akan memilih film itu"Ucap jihan


"Sudahlah, jangan di bahas lagi...Aku Benar-benar malu sekarang, Kita pulang Saja"Ucap Ben


"Jangan...Kita hanya bisa bertemu sekali seminggu,Aku masih sangat merindukan kak Ben"Ucap Jihan


"Baiklah,Tapi kita ketempat lain saja"Ucap Ben


"Setuju"Ucap jihan


.


.


.


.


.


.


BERSAMBUNG 💓


Maaf untuk semua yang sudah setia mendukung karya saya... beberapa hari ini harus istirahat karena sakit, semoga kedepannya bisa terus berkarya lebih baik lagi, Terimakasih untuk semua dukungan dari kalian..❤️

__ADS_1


__ADS_2