Cinta Pelayan Setia Tuan Muda

Cinta Pelayan Setia Tuan Muda
Eps.25 (Sampai saatnya Tiba)


__ADS_3

Di sebuah Danau buatan yang Sangat indah, Reyhan dan Raya sedang berjalan beriringan di sebuah jembatan yang ada di tengah Danau itu.


Tiupan angin sepoi-sepoi menjadikan suasana di danau itu menjadi lebih Sejuk.


Reyhan menatap Raya yang sedang berjalan di Sampingnya,ia terpukau dengan penampilan Raya, Karena biasanya Ia melihat Raya memakai pakaian pelayan dengan Rambut yang di ikat Tapi kali ini Raya hanya memakai dres selutut ,wajah natural tanpa polesan make up tapi tetap terlihat sangat cantik, dan Rambut panjang yang di biarkan terurai menambah pesona dari seorang Raya.


Karena terlalu terpesona, Reyhan Tanpa Sadar mengeluarkan Kata-kata yang pastinya akan ia sesali nanti.


"Bagaimana mana bisa ada yang seindah ini"Ucap Reyhan sambil menatap Raya


Raya sedikit tidak mengerti Maksud Ucapan Reyhan,Raya Langsung mengarahkan Pandangannya kepada Reyhan yang ada di Sampingnya.


"Maksud Anda?"Tanya Reyhan


Reyhan baru sadar dengan apa yang baru Saja ia ucapkan.


"Ehhm..Maksud ku, Bagaimana bisa ada Danau buatan yang seindah ini di dekat Tempat tinggal mu"ujar Reyhan


"Danau ini dulunya, Tempat penambangan Batu bara, Setelah tidak Berfungsi lagi, Pemilik Tempat ini Mengubahnya menjadi Danau yang sangat indah"Ucap Raya


"Apa kau sangat menyukai tempat ini?"Tanya Reyhan


"Tentu saja,Saat Saya sedang sedih Saya akan kemari,Suasana yang tenang membuat Suasana hati yang buruk menjadi lebih baik"Ucap Raya lalu tersenyum ke Arah Reyhan


-

__ADS_1


Ben sedang bersandar di mobil sambil mengawasi Reyhan dan Raya dari kejauhan.


"Sepertinya Aku harus menyiapkan diri mulai sekarang untuk segala kemungkinan yang akan terjadi kedepannya, Tuan muda sepertinya sudah jatuh cinta kepada Raya Dan itu tidak Akan mudah untuk mereka,Tuan besar akan murka jika mengetahui Hal ini, Hufft..Aku Sangat senang Melihat Anda Bahagia Tuan muda,Sudah Sangat lama Saya tidak melihat anda tersenyum seperti itu, Bahkan saat Anda berpacaran dengan Nona keysa Anda masih bersifat dingin. Berbahagialah saya akan terus berada di belakang anda untuk mendukung anda Tuan"Ucap Ben


-


Reyhan menghentikan langkahnya, begitu pula dengan Raya , sekarang mereka Saling berhadapan.


"Tuan Apa saya boleh bertanya sesuatu"tanya Raya


"Apa itu?"


"beberapa hari yang lalu saya melihat seorang wanita memeluk anda dan mencium anda, Apa dia kekasih anda?"Tanya Raya dengan Ragu-ragu


"Haha,Maksudmu Jihan,dia adik sepupu ku, yang baru saja kembali dari study nya di luar negeri,Dari dulu dia memang selalu bersikap Manja kepada ku,dia sudah seperti adikku sendiri"ujar Reyhan


"Iya, Kenapa Kamu cemburu,Apa ini sebabnya kamu Marah kepada ku?"


"ehm.. Siapa yang Cemburu saya hanya bertanya Saja,Dan untuk apa saya marah Saya hanya sedikit kesal karena...Ahh sudahlah"


"Ya Baik lah...owh iya ini untuk mu"Menyodorkan sebuah kotak kecil yang Reyhan ambil dari saku jaketnya


"Apa ini"Tanya Raya sambil memperhatikan Kotak yang sekarang sudah berpindah ke tangannya


"Buka Lah"ucap Reyhan

__ADS_1


Raya membuka kotak kecil itu perlahan,ia langsung Terpana Melihat isi kotak itu berupa sebuah Kalung dengan bintang kecil di tengahnya.


"Wah..Bagus sekali,Ini benar untuk Saya tuan?"Tanya Raya


"Tentu saja,aku sendiri yang memilihkannya untuk mu, Apa kau suka"ucap Reyhan


"Saya suka,Tapi sepertinya Kalung ini sangat Mahal,Berap harganya?"


"Sudahlah, berikan kepada ku biar ku pakaikan"


Reyhan meraih kalung itu dari tangan Raya,ia mendekati Raya lalu Melingkarkan tangannya ke leher Raya untuk memakaikan kalung tersebut.


Raya menjadi sangat Gugup,ia bisa merasakan deru nafas Reyhan menimpa kulitnya, Begitu pula dengan Reyhan ia menggeserkan Rambut Raya ke belakang hingga terlihat Lah lekuk leher Raya yang begitu Jenjang dan putih, Membuat Reyhan terdiam sesaat karena merasa Gugup.


Setelah selesai memasang Kalung itu Reyhan memundurkan Tubuhnya kembali ke posisi semula, Mereka saling menatap Satu sama Lain, Seketika Suasana menjadi Hening sesaat.


Tiba-tiba saja Ponsel Raya berdering, memecahkan suasana hening yang baru saja terjadi.


"Hallo,iya paman aku akan segera kembali"ucap Raya kepada pamanya yang menelpon


"Maaf Tuan muda Saya harus pulang sekarang, Sampai Jumpa besok"


Baru saja Raya akan beranjak dari tempatnya berdiri Reyhan sudah menariknya hingga ia terjatuh dalam pelukan Reyhan.


"Terimakasih, Teruslah berada di Sampingku sampai saatnya Tiba,aku akan menjadikan mu, wanita yang paling Bahagia di dunia ini"Ucap Reyhan sambil memeluk Raya

__ADS_1


Raya yang merasa kaget Hanya terdiam Tanpa membalas pelukan Reyhan.


Bagaikan pungguk merindukan Rembulan,dia telalu tinggi di atas sana,Apakah aku terlalu egois jika menginginkannya "batin Raya


__ADS_2