Cinta Pelayan Setia Tuan Muda

Cinta Pelayan Setia Tuan Muda
Eps.28 (Katakan Siapa dia)


__ADS_3

Siang Hari, Setelah pagi tadi ia harus berDrama untuk Menghindari Pertemuan Dengan Wanita yang akan di jodohkan dengannya, Reyhan memilih untuk berolahraga di ruang Gym, Setelah Selesai Reyhan di Temani Ben meninggalkan ruang Gym Dan berjalan menuju Lantai atas.


Saat sedang berjalan,Mata Reyhan Langsung tertuju kepada Raya yang sedang mengobrol dengan Niko di Taman belakang,Ia menghentikan langkahnya,Reyhan bisa mendengar pembicaraan Raya dan Niko yang terdengar sangat akrab.


"Benarkah,kamu serius,Aku tidak Menyangka kalau Kamu menyukai Pertunjukan jadul Seperti itu"Ucap Niko kepada Raya


"Heist.. itu tidak jadul,Tapi pertunjukan Seni,Bahkan saya sampai pernah bermimpi menjadi salah satu toko wayang..Haha"Ucap Sena sambil menepuk pundak Niko.


"Haha..kamu ini Lucu sekali"Ucap Niko sambil tertawa kecil


Reyhan Merasa Sangat kesal,Saking kesalnya ia meremas botol minuman yang ia pegang.


"Bagaimana bisa dia bisa berbicara seakrab itu dengan Niko,bahkan ia menepuk pundak Niko Sambil tertawa,Sial"Ucap Reyhan


Ben Mulai Khawatir dengan ekspresi yang di tunjukkan Reyhan,ia pun Mencoba mengingatkan agar Reyhan bisa menahan Emosinya.


"Maaf Tuan,Saya mohon Tahan emosi anda,"


"Iya Aku Tau,Aku Hanya Ingin menyapa mereka"Ucap Reyhan lalu melangkah mendekati Raya Dan Niko


"Tapi Tuan..."Ucapan Ben mengantung karena Reyhan sudah Beranjak


Bagaimana ini, Semoga Saja Tuan muda tidak bertindak yang bisa menyebabkan kekacauan,Kalau sampai itu terjadi aku yang akan tekena imbasnya,Sial"batin Ben


"Ehmm..ehmm ada urusan apa kau datang kemari"ucap Reyhan Kepada Niko dengan Tatapan sinisnya


Raya Terlihat kaget melihat kedatangan Reyhan, sementara Niko terlihat Biasa-biasa saja.


"Aku sudah biasa Datang kemari,Tidak biasanya Anda Bertanya seperti ini"Ucap Niko datar


"Ini masih Jam kerja, Kembalilah ke perusahaan,Dan kau ikut aku"Ucap Reyhan lalu menatap Raya tajam


"Baik Tuan muda,"Ucap Raya

__ADS_1


Reyhan dan Raya melangkahkan kakinya pergi dari tempat itu, Sementara Niko Masih berdiri di tempatnya.


Apa-apaan itu, sikapnya Aneh sekali"Batin Niko


~


Sementara di Ruang kerja Reyhan,Raya sedang duduk di sofa menjadi sedikit salah tingkah karena Reyhan yang duduk di depannya terus menatapnya tajam sambil berpangku tangan.


Raya mengalihkan pandangannya kearah samping, menghidari Tatapan Reyhan.


Apa ini, Kenapa dia tidak berbicara,Apa dia sedang marah,memang Apa Salah ku,Apa aku harus berbicara telebih dulu,Tapi bagaimana kalau dia semakin Marah,,,"Batin Raya


Karena Reyhan Tak kunjung bicara, Akhirnya Raya memberanikan diri untuk berbicara terlebih dahulu.


"Ehm..Tuan Apa saya boleh keluar,Saya Masih banyak pekerjaan,Saya juga harus membantu Mbak tika membersihkan Taman Sekarang"Ucap Raya Ragu-ragu


"Yang aku lihat kamu tidak bekerja,Kamu hanya asik mengobrol dengan Niko, Kalian terlihat Sangat akrab sekali,kamu bahkan menepuk pundaknya,Apa itu yang di sebut bekerja"Ucap Reyhan dengan Nada kesal sambil berpangku tangan


Sudah ku duga Pasti gara-gara Hal ini, Padahal aku hanya mengobrol,Apa dia sedang cemburu,Ah kekanak-kanakan sekali Bagaimana cara membujuknya agar tidak marah lagi"Batin Raya


"Tuan Niko yang menghapiri saya,dan menanyakan berbagai hal kepada saya,Saya hanya menjawab saja,dan kebetulan kami punya Hobi yang sama di bidang Seni"Ucap Raya berusaha menjelaskan


Reyhan Nampak semakin kesal dengan jawaban Raya.


"Kenapa kamu menanggapi pertanyaannya,Kamu kan bisa menghindar,Bahkan kalian nampak sangat akrab sekali, Apa kamu tidak lihat Tatapan matanya,Aku tidak suka melihat Tatapan matanya saat melihatmu, Tatapannya menunjukkan kalau dia menyukai mu, Membuat aku kesal saja"Ujar Reyhan dengan menggebu-gebu


Raya tertawa kecil mendengar perkataan Reyhan.


"Kenapa kamu tertawa,Aku tidak sedang bercanda"Ucap Reyhan bingung


"Maaf Tuan, Tapi apa Anda sedang Cemburu"Ucap Raya sambil tersenyum


"Aku..Aku cemburu,Tidak Aku Hanya...."ucapan Reyhan mengantung ia bingung Harus mengatakan apa, Karena memang benar ia sedang cemburu.

__ADS_1


"Tuan Muda..Saya orang yang gampang bergaul dengan siapa saja, Tapi saya hanya akan Mencintai satu orang saja, Dan anda pasti Tau Siapa yang saya Maksud"Ucap Raya


Wajah Reyhan Seketika menjadi merah padam sambil tersenyum kecil.


"Kemarilah duduk di samping ku"Ucap Reyhan sambil menepuk Sofa


Raya berjalan mendekati Reyhan,Lalu duduk di samping Reyhan, Sementara Reyhan mengubah posisinya Menghadap Raya yang ada di sampingnya.


"Katakan Siapa Dia,Siapa Nama orang yang kamu Cintai"Pinta Reyhan


"Apa!..Anda pasti sudah Tau untuk apa saya mengatakannya Lagi"Ucap Raya


"Aku ingin mendengarnya Langsung"Ucap Reyhan


"Tidak Mau"Ucap Raya Sambil mengalihkan pandangannya ketempat lain


Reyhan menghembuskan nafasnya perlahan,


"Baiklah,Kamu tidak boleh pergi dari sini sebelum kamu mengatakannya"Ucap Reyhan


"Apa!"Raya nampak terkejut


"Ayo kamu tinggal pilih"


Raya menunduk sambil memejamkan matanya lalu menghembuskan nafas perlahan, setelah itu dia kembali menatap Reyhan.


"Saya mencintai Anda, Reyhan Hardiansyah"Ucap Raya Sambil menatap Reyhan


Reyhan terseyum puas mendengar Jawaban Raya,ia meraih tengkuk leher Raya dan dengan Cepat mencium Bibir tipis milik Raya.


Biasanya Hanya sebatas kecupan Singkat,Tapi kali ini Reyhan ******* habis bibir itu,Raya yang awalnya terasa kaku, mulai ikut Terbuai dengan Ciuman itu ia melingkarkan tangannya ke pinggang Reyhan, Sementara Reyhan semakin memperdalam Ciumannya,Ada hasrat yang tak bisa tertahankan, Karena Takut tak bisa mengendalikan diri, Reyhan menyudahi ciuman Panas itu.


Dengan Nafas yang masih tersengal-sengal,Reyhan memeluk Raya dan membisikkan sesuatu di telinga Raya.

__ADS_1


"Aku Juga Mencintai mu.. Sangat Mencintaimu"Ucap Reyhan mempererat pelukannya


__ADS_2