
Karena malam tadi tidak bisa tidur dengan nyenyak,pagi ini Raya bangun kesiangan,ia berlari menuju Halte bus sambil memperhatikan jam Tangannya.
"Bus selanjutnya Masih sangat Lama,Lebih baik aku Naik ojek Saja"Ucap Raya lalu berjalan menuju pangkalan ojek tak Jauh dari Halte bus.
~~
Di dalam sebuah Ruang kerja bertuliskan Direktur,Sukmawan sedang duduk di kursi kebesarannya Sambil memeriksa beberapa berkas.
...#Anwar Hardiansyah adalah dewan direksi/CEO (pemilik perusahaan),Lalu Reyhan Sebagai Direktur Utama dan di bawahnya ada Sukmawan sebagai Direktur,Niko anak dari Sukmawan Sebagai Direktur bagian keuangan#...
Tak lama pintu ruangannya di ketuk seseorang.
"Masuklah"Ucap Sukmawan
"Selamat pagi Tuan"Ucap seorang laki-laki berjas hitam yang sedang berdiri di depan meja sukmawan
"Baiklah, Mari dengarkan laporan yang akan membuat aku sakit kepala, Bicaralah informasi apa yang kamu punya"Ucap Sukmawan
"Baiklah Tuan, Johan Efendy pemilik MC group memiliki Saham sebesar 2,5% di HRY group, Setelah acara pertunangan Reyhan dan Milen, Johan Efendy kembali membeli 500.000 Saham,ia telah memiliki hak suara di rapat pemegang saham"Ujar pria berjas hitam itu
"Apa pernikahan akan benar-benar terjadi?"Tanya Sukmawan
"Karena tujuan utama perjodohan ini bukan tentang cinta melainkan karena bisnis...Saya rasa itu akan benar terjadi "Ucap pria berjas hitam itu
"Baiklah,kamu boleh keluar "Ucap Sukmawan
Pria berjas hitam itu beranjak meninggalkan ruangan sukmawan, sementara sukmawan masih duduk di kursi kebesarannya dengan ekspresi wajah yang susah untuk di artikan.
"Pantas saja Anwar sialan itu tidak mendiskusikan tentang perjodohan Reyhan dengan ku, Rupanya dia mulai memberontak,Kita lihat saja sebanyak apa suara yang akan di dapat Reyhan untuk menjadi seorang penerus HRY group"Ucap Sukmawan dengan angkuhnya
__ADS_1
~~
Di dalam mobil yang di ke darai Ben, Reyhan dalam perjalanan menuju kantor, Setelah acara Pertunangannya kemarin,dia memutuskan untuk kembali bekerja.
Reyhan menyenderkan kepalanya,sambil memejamkan Mata, Ponselnya penuh dengan pesan dan panggilan masuk dari Milen, tapi tidak ia hiraukan sama sekali.
Ponselnya kembali berdering tanda Panggilan masuk,Tapi kali ini bukan dari Milen, Melainkan dari Jihan.
"Hallo,Ada apa?" Tanya Reyhan
"Mampir lah ke kantor ku Sebentar,Ada yang harus aku berikan ke kak Reyhan"Ucap Jihan
"Apa itu hanya alasan agar kamu bisa bertemu dengan Ben"Tanya Reyhan meledek
Ben melirik Reyhan,ia sadar jika Reyhan sedang membicarakannya.
Reyhan meletakkan ponselnya di sakunya,
"Anak itu memang pandai berdebat,dan anehnya aku selalu kalah...Kita kekantor jihan Sekarang"Ucap Reyhan kepada Ben
"Baiklah Tuan muda"Ucap Ben
~~
Mobil Reyhan terparkir di depan Kantor Jihan,Saat masuk ke Lobby ia langsung di sambut oleh para staf yang berbeda di sana, mereka menunduk Memberi Hormat kepada Reyhan.
Reyhan dan Ben melangkahkan kakinya menuju Ruangan Manager utama, Sesampainya di tempat tujuan Reyhan langsung masuk Tanpa mengetuk pintu telebih dulu.
"Kalian sudah datang,Ayo duduk dulu"Ucap Jihan dengan girangnya
__ADS_1
Reyhan dan ben duduk di sofa yang ada di ruangan itu.
"Ada apa kamu ingin menemui ku"Ucap Reyhan
"Aku hanya ingin memberikan Hadiah untuk pertunangan kak Reyhan kemarin,aku tidak sempat memberikanya, Karena kak Rey tiba-tiba saja menghilang setelah acara selesai"Ucap Jihan
"Lupakan,Simpan saja hadiah itu,Atau berikan saja pada Ben"Ucap Reyhan
"Kenapa?"Ucap Jihan bingung
"Berhentilah membahasnya,Tuan muda tidak Mencintai Wanita itu"Ucap Ben
"Apa!Lalu kenapa Kalian bertunangan"Ucap Jihan
"Ben yang akan menjelaskannya,Aku mau ke Toilet"Ucap Reyhan
"Toilet di ruangan ku Sedang mampet,Kakak bisa pergi ke toilet yang ada di sebelah Ruagan Staf bagian keuangan,Kakak Lurus Saja lalu belok Kanan"Ucap Jihan
"Huh..Menyedihkan sekali kantor ini"Ucap Reyhan lalu melangkah keluar dari Ruangan Jihan
Reyhan berjalan mengikuti Arahan dari Jihan tadi, Tak lama Reyhan Melihat tulisan Staf keuangan,ia Terus berjalan Melewati Ruangan itu, Tiba-tiba ia mendengar suara dari dalam Ruangan Staf keuangan,Suara yang tidak asing di telinganya, Suara yang selalu ia rindukan,Suara yang dulu selalu mengomel kepadanya.
Reyhan memundurkan langkahnya, Jantungnya berdetak kencang,ia Menarik Nafas Panjang lalu menghembuskannya,ia Membuka pintu Ruangan itu sedikit, Dan Betapa terkejutnya ia saat Melihat Sosok wanita yang sedang duduk di depan komputer sambil berbicara dengan kawan sebelahnya.
Wanita cantik dengan senyuman manis, Wanita yang belum lama ini memutuskan untuk pergi darinya,Siapa lagi kalau bukan Raya.
Reyhan kembali menutup pintu itu perlahan,ia berjalan menuju Toilet, Sesampainya di toilet ia langsung membasuh wajahnya dengan air,ia masih tidak percaya bisa bertemu Raya di kantor cabang milik HRY group, Setelah hampir dua bulan mereka berpisah.
Bagaimana bisa Kamu bekerja di sini,Aku baru saja berusaha melupakan mu, Tapi aku kembali melihat mu,Takdir Macam apa ini"Batin Reyhan
__ADS_1