
Setelah selesai makan siang, Raya dan Reyhan Kembali ke kantor, Reyhan menggandeng tangan Raya memasuki gedung utama HRY group.
Namun pandangan Raya teralihkan pada dua orang pegawai wanita yang berjalan sambil menangis menuju ke arahnya.
Raya semakin di buat bingung,Saat kedua pegawai wanita itu secara tiba-tiba duduk bersimpuh di hadapannya sambil menagis
"Ada apa ini... kenapa kalian seperti ini, kumohon berdirilah"Ucap Raya
Raya membatu kedua wanita itu agar kembali berdiri.
"Sebenarnya ada apa?"Tanya Raya
"Kami berdua minta maaf atas Ucapan kami,kami sungguh menyesal...Hikss Hiksss"
"Iya Tolong maafkan kami...kami tidak ingin di pecat..Hiks Hiks"
"Apa di pecat..!?"ucap Raya kaget
Raya pun langsung beralih pada Reyhan yang sejak tadi hanya diam sambil berpangku tangan,ia bisa Langsung menebak jika semua ini adalah perintah dari Reyhan.
",Apa semua ini.."
"Iya..aku yang meminta Ben untuk memecat mereka,Mereka pantas mendapatkannya"Ucap Reyhan memotong ucapan Raya
Reyhan berjalan meninggalkan tempat itu, Sementara Raya masih berada di sana,ia tak tega melihat kedua pegawai wanita itu.
"Maafkan kami,kami sungguh menyesal...hiks hiks"
"Tenang lah...Aku akan berbicara dengan Tuan muda...Akan aku pastikan kalian tetap bekerja di sini"Ucap Raya berusaha menenangkan mereka
"Terimakasih Raya...kamu sungguh baik,kami menyesal karena sudah berbicara buruk tentang mu"
"Iya Raya... sekali lagi kami minta maaf ya..hiks..hiks
"Iya...aku sudah memaafkan Kalian"Ucap Raya
Raya dan kedua pegawai wanita itu saling berpelukan,Raya dengan segala kebaikan hatinya,ia tak pernah membalas keburukan dengan keburukan.
__ADS_1
~~
Raya Membuka pintu ruang kerja reyhan dengan perlahan,ia bisa langsung melihat Reyhan yang sedang duduk di sofa sambil memainkan tabnya,Raya beranjak menghapiri Reyhan dan langsung duduk di sampingnya.
"Tolong maafkan mereka..Aku mohon Jangan pecat Mereka"Ucap Raya
Reyhan beralih menatap Raya yang ada di sampingnya"Mereka sudah berani menghina kamu...Aku tidak akan pernah memaafkan mereka"Ucap Reyhan Tegas
"Maafkanlah mereka,Aku benar-benar tidak apa-apa, mereka juga sudah mengakui kesalahannya dan meminta maaf kepada ku...,berikan mereka Satu kesempatan lagi...Aku mohon"
"Tidak akan.."Ucap Reyhan lalu kembali menatap layar Tabnya.
Raya pun pantang menyerah,ia fikir tidak ada jalan lain lagi,ia harus mengeluarkan jurus Rahasianya,ia melingkarkan tangannya di legan Reyhan lalu menyadarkan kepalanya di pundak Reyhan.
"Sayang... Ayolah, maafkan mereka.. Please.. please..Sayang...Aku mohon"Ucap Raya dengan manjanya
Reyhan berusaha menahan senyumnya,ia pun kembali menatap Raya "Apa kamu sedang menggoda ku?"Tanya reyhan
Karena merasa malu,Raya pun segera melepaskan Tangannya dari lengan Reyhan dan kembali keposisinya semula.
"Apaan sih...Kalau begitu aku mau keluar saja"Ucap Raya lalu bediri dari duduknya, Tapi Baru saja ia akan beranjak pergi, Reyhan sudah menarik Tangannya, hingga Raya duduk di pangkuan Reyhan.
"Benarkah...kamu tidak bohong kan?"Tanya Raya
"Tentu saja"Jawab Reyhan
"Syukurlah kalau begitu, Terimakasih ya sayang,kamu memang yang terbaik"Ucap Raya
"Sama-Sama Sayangku yang sangat baik hati...EMuach"Ucap reyhan lalu mengecup singkat bibir Raya
Entah apa yang merasuki Raya,ia begitu Fokus melihat bibir Reyhan yang nampak tebal dan merah,ia seakan tak puas Reyhan hanya mengecup bibirnya dengan singkat.
Raya melingkarkan tangannya di leher Reyhan,lalu dengan cepat Mencium bibir kekasihnya itu,ia begitu menikmatinya hingga tanpa sadar memejamkan matanya.
Reyhan Nampak kaget dengan tindakan Raya,entah sejak kapan Raya begitu Agresif seperti ini.
Tidak tinggal diam, Reyhan segera melingkarkan kedua tangannya di pinggang ramping Raya, Ciuman itu menjadi semakin panas,Reyhan bisa merasakan dua Buah benda kenyal milik Raya menyentuh tubuhnya,Hingga membuat sesuatu di dalam celana Reyhan mengeras.
__ADS_1
Reyhan Sudah tidak bisa menahannya lagi, Hasratnya yang sudah ia Tahan selama ini bangkit Karena Keagresifan Raya yang Tiba-tiba saja muncul,ia menghentikan ciuman itu lalu membaringkan tubuh Raya di atas sofa, sekarang posisi Reyhan sudah berada di atas Raya,Ia Menatap Wajah Raya dengan penuh hasrat,Raya juga nampak pasrah saja saat Reyhan menindihnya.
Saat akan kembali Mencium Raya,Suara ketukan pintu membuyarkan semuanya.
"Tuan Muda..Apa saya boleh masuk"Ucap seketaris Ben dari balik pintu
Mendengar suara seketaris Ben,Raya pun segera mendorong tubuh Reyhan,Agar menjauh darinya.
Raya merapikan pakaian dan Rambutnya, Sementara Reyhan sedang duduk di sofa sambil menyadarkan tubuhnya.
Tadi itu hampir Saja..."Batin Reyhan
"Ehm..aku akan kembali ke meja kerjaku"Ucap Raya canggung
"Baiklah,"Ucap reyhan sama canggungnya
Raya beranjak dari duduknya lalu berjalan membuka pintu.
Saat pintu terbuka, Sekertaris Ben sudah berada di depan pintu itu.
"Raya..? Ternyata kamu disini"Ucap seketaris Ben
"I iya...aku akan kembali bekerja sekarang, Permisi"Ucap Raya terbata-bata lalu beranjak pergi
Ada apa denganya,Aneh sekali.."Batin Ben
Ben melanjutkan langkahnya masuk kedalam Ruang kerja Reyhan.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
BERSAMBUNG 💓