
Senin pagi di gedung utama HRY group.
"Apa kamu begitu marah sampai tak ingin bicara dengan ku?"Ucap ben sembari mengikuti langkah Jihan yang baru saja tiba di kantor
"Aku sedang sibuk sekarang,Kita bicara nanti"Ucap jihan yang terus berjalan menuju lift
"Ikut aku..."Ucap Ben lalu meraih tangan jihan
"Hey... lepaskan"ucap Jihan berusaha melepaskan tangannya
Ben menarik tangan Jihan dan membawanya masuk ke pintu darurat,.
"Jihan... sebenarnya kamu kenapa, jangan membuat ku bingung"Ucap Ben sambil megengam kedua tangan Jihan
"Aku tidak apa-apa"Ucap jihan
"tidak apa-apa Bagaimana,kamu jelas sedang marah,ayo katakan lah,biar kakak tahu salah kakak apa"Ucap Ben memohon
Jihan terdiam sejenak, sebenarnya ia sudah berjanji pada dirinya sendiri jika ia tidak akan mengatakan penyebab ia marah kepada Ben,Tapi melihat ekspresi wajah Ben yang begitu sedih, membuat ia tidak tahan lagi untuk mengeluarkan unek-uneknya.
"Aku kecewa...kak Ben Seperti tidak menganggap Hubungan kita serius, sepertinya cuma aku saja yang terlalu berharap lebih dengan Hubungan kita,Kak ben selalu sibuk dengan urusan kak rey dan kak rey lagi,Aku juga butuh kepastian,Aku bukan bocah yang kakak kenal dulu,aku sekarang Wanita dewasa dan apa kak ben tidak benar-benar men...
Ucapan jihan terhenti saat dengan tiba-tiba Ben menyatukan bibir mereka,Ben ******* lembut bibir jihan,dan tentu saja jihan sudah terbawa suasana,ia melingkarkan tangannya ke pinggang ben.
setelah beberapa saat Ben mengakhiri Ciuman panas itu,Jihan nampak merona malu,Ben kembali mengecup kening jihan dengan singkat sebagai penutup.
"Jihan. .jihan,kamu benar-benar membuat kakak gila..kenapa Kamu berfikir seperti itu,Kak ben juga serius dengan Hubungan kita... setelah acara pernikahan Tuan muda dan Raya selesai,kakak akan segera menemui tuan besar untuk membicarakan tentang kelanjutan hubungan kita, Bagaimana?"Tanya Ben
"Janji.."Ucap jihan lalu mengulurkan jari kelingkingnya
Ben tersenyum sambil terkekeh melihat tingkah jihan "iya janji"Ucap nya
~~
Raya baru saja bersiap untuk pergi kekantor, Tiba-tiba suara dering Ponselnya Menghentikan langkahnya, dengan cepat ia mengangkat telepon yang tenyata dari reyhan
Raya: Selamat pagi Tuan muda..
Reyhan:Hey.. kenapa kamu lama sekali,aku sudah menunggu di luar sejak pamanmu pergi tadi
Raya:Apa... Tunggu sebentar aku sedang memakai sepatu
Raya mematikan Panggilan telepon itu,dan dengan cepat Memakai sepatu hak tinggi yang biasa ia pakai.
ia berjalan dengan cepat dan menghapiri Reyhan yang sudah berdiri di samping mobilnya.
__ADS_1
"Kenapa tidak memberi Tahu jika ingin menjemput,?"Tanya Raya
", namanya juga surprise...ayo masuk.."Ucap Reyhan lalu membukakan pintu mobil untuk Raya
~~
dalam perjalanan menuju kantor.
"Kenapa Menyetir sendiri,Kak Ben Kemana?"Tanya Raya
"Kak Ben?..Sejak kapan kamu Memanggil dia dengan sebutan Kakak
"Sejak hari ini,dia sudah lama meminta ku untuk tidak memanggilnya Tuan,kak ben bilang jika kita Menikah itu akan terdengar aneh jika aku memanggilnya Tuan"Ujar raya
"Kalau begitu mulai hari ini Panggil aku SAYANG"Ucap reyhan dengan penuh penekanan
"Apa?!...SAYANG..."ucap Raya
"Kanapa?tidak mau?"Tanya Reyhan
"Ya baiklah..."Ucap Raya
"Ayo coba katakan"Pinta Reyhan
"Iya..Sa..sa.. Sayang"Ucap Raya
"Iya Sayang... Sayang...sayang..Sayang..Puass?!"Ucap Raya yang mulai kesal
"bhahahah..aku belum puas, Selanjutnya jika kamu tidak memanggil ku Sayang,aku akan memberikan kamu hukuman"Ucap Reyhan yang sudah tak bisa lagi menahan tawanya
"Sekarang gantian.. Coba Panggil aku sayang"Pinta Raya
"Nanti Saja"Ucap Reyhan
"Ihk..curang sekali"Ucap Raya kesal
~
Mobil Reyhan Akhirnya sampai di parkiran Gedung Utama HRY group, seperti biasa Raya akan masuk terlebih dahulu lalu Reyhan akan menyusul beberapa menit kemudian, Tapi Sepertinya kali ini berbeda.
Reyhan membukakan pintu mobil untuk Raya lalu Mengandeng Tangan Raya keluar dari tempat parkir itu.
"Hey.. Lepaskan Tangan ku,Nanti kita bisa di lihat semua pegawai kantor"Ucap Raya yang Berusaha Melepaskan genggaman tangan Reyhan
"Kenapa,jika mereka melihat..kita akan segera menikah,tentu saja mereka harus Tahu"Ucap Reyhan
__ADS_1
Reyhan semakin mempererat genggaman tangannya,ia berjalan dengan percaya diri memasuki gedung utama HRY group.
Sudah bisa di pastikan semua mata tertuju pada mereka,Raya yang merasa belum siap berjalan sambil menundukkan kepalanya.
"Selamat pagi semua.."Ucap Reyhan Kepada semua karyawan yang meyambut kedatangannya di lobby,ia memang meminta Ben untuk mengumpulkan semua karyawan di lobby untuk menyambut kedatangannya pagi ini,agar semua bisa melihat siapa Calon Nyonya Hardiansyah.
"Selamat pagi Taun muda"Ucap para karyawan secara bersamaan
"Sayang,Apa kamu tidak mau meyapa mereka?"pertanyaan Reyhan bagai bom waktu yang di lemparkan untuk Raya
Raya beralih menatap Reyhan dengan kesal.
Kenapa dia memakai Panggilan itu di situasi seperti ini, Lihatlah semua karyawan berkumpul di sini,dia benar-benar sudah merencanakannya ya,Aku ingin menghilang saja sekarang hiks hiks"Batin Raya
"Selamat pagi semuanya"Ucap Raya lirih
@**@
"Wah.. itu Raya kan" berbisik
"Wah apa mereka berpacaran.." berbisik
"tidak mungkin,Apa tuan muda Reyhan sedang mabuk" berbisik
"Beruntung sekali dia"berbisik
"Apa mereka sedang berakting"Berbisik
@*@*@
Reyhan kembali berjalan menuju Lift sambil menggenggam tangan Raya, Semua mata masih tertuju pada mereka.
Setelah ini aku tidak akan bisa bekerja dengan tenang "Batin Raya
semua orang yang menyaksikan Reyhan menggandeng tangan Raya menjadi Heboh,tak sedikit pula yang mengambil gambar untuk menyebarkannya di sosial media.
Para pegawai HRY Group benar-benar tidak percaya dengan apa yang sedang mereka lihat,Ini akan menjadi kabar terpanas dan Sebentar lagi pintu utama HRY group akan di penuhi wartawan yang haus akan berita.
.
.
.
.
__ADS_1
.
BERSAMBUNG 💓