Cinta Pelayan Setia Tuan Muda

Cinta Pelayan Setia Tuan Muda
Eps.53(Cinta Ben untuk Jihan)


__ADS_3

Minggu pagi,Raya yang sedang Libur bekerja masih terlelap karena Malam Tadi dia tidak bisa tidur Memikirkan Kata-kata Reyhan malam Tadi.


Jam sudah menunjukkan pukul delapan pagi,paman Raya yang sedari Tadi sudah bagun dan berolahraga pagi,Ia heran karena saat pergi ke dapur tidak ada sarapan seperti biasanya.


Karena penasaran,ia mengetuk pintu kamar Raya.


"Raya,apa kamu masih tidur,"Ucap paman sambil mengetuk pintu kamar Raya


Raya Membuka matanya karena mendengar suara ketukan pintu dari luar,ia melihat Jam yang ada di dinding kamarnya,ia langsung Membulatkan kedua Matanya karena melihat jam yang sudah hampir pukul sembilan pagi.


Dengan cepat ia bergegas turun dari Ranjangnya dan membuka pintu kamarnya.


"Maafkan aku paman,Aku ketiduran,Paman pasti belum sarapan pagi"Ucap Raya Kepada pamannya yang berada di depan pintu


"Sudah tidak apa-apa, Lebih baik kamu mandi sekarang,Paman akan makan Mie instan saja, sesekali kan tidak apa-apa"Ucap paman Raya


"Ya baiklah, Sebagai gantinya,makan siang hari ini akan ada menu spesial"Ucap Raya Sambil terseyum kepada pamanya.


~~


Ballroom Hotel xx tempat pesta besar HRY group sudah di dekorasi sedemikian rupa,Ben yang menjadi penanggung jawab acara sedari pagi sudah berada disana untuk memastikan semua berjalan dengan baik.


"Bagaimana untuk kamar Tamu VIP, Apa semua sudah di Sterilkan"Ucap Ben kepada Manajer Hotel


"Sudah tuan, persiapan sudah mencapai delapan puluh persen"Ucap manajer Hotel itu


"Bagus, kamu boleh pergi"Ucap Ben


"Baik Tuan, Kalau begitu saya permisi"Ucap manajer Hotel itu


Ben Kembali berjalan memperhatikan setiap pekerja yang sedang mendekorasi ballroom hotel, Tiba-tiba dari arah belakang Terdengar suara Wanita Memanggil Namanya.


Ben menoleh kebelakang, Pandangannya langsung tertuju pada Wanita Cantik yang melambaikan tangan kepadanya, Wanita itu adalah Jihan.


Jihan berlari kecil menghampiri Ben.

__ADS_1


"Kak ben Sedang apa di sini?"Tanya Jihan


"Harusnya,aku yang bertanya sedang apa kamu disini?"Tanya Ben balik


"Aku di tugaskan oleh kantor pusat sebagai perwakilan dari kantor cabang untuk meninjau Hotel untuk persiapan acara Besok"Jawab Jihan


"Oh Baiklah kalau begitu Selamat bertugas"Ucap Ben


"Hanya itu"Ucap Jihan Sambil Cemberut


"Lalu,Apa..Apa kamu ingin Aku belikan es krim"Ucap Ben


"Aku ini bukan anak kecil lagi kak.. Bagaimana kalau kita mengobrol di cafe hotel"Ajak Jihan


"Ya baiklah Tapi hanya sebentar Saja"Ucap Ben


"Siap bos,Lets go"Ucap Jihan lalu menarik tangan Ben agar berjalan mengikutinya


~


"Apa kamu akan menghabiskan semua ini?"Tanya Ben


"Kenapa,Apa kakak Takut aku menjadi gendut seperti waktu kecil dulu"Ucap Jihan dengan tatapan tajam


"Tidak,Aku Malah senang jika kamu makan banyak"Ucap Ben


"Benarkah,Apa kakak Mau aku lebih senang lagi"Ucap jihan


"Tentu saja"Ucap Ben lalu menyeruput kopinya


"Jadilah pacarku"Ucap Jihan


Ben yang baru saja meneguk minumannya langsung tersedak mendengar ucapan Jihan.


"Apa"Ucap Ben

__ADS_1


"Aku bilang jadilah pacarku"Ucap Jihan


"Lupakan,Aku bukanlah pria yang cocok untuk kamu"Ucap Ben


"Sampai kapan kakak akan menolak ku,Apa kak Ben benar-benar tidak menyukai aku,Aku sudah menunggu kakak Cukup lama,Aku juga bisa Lelah jika berjuang sendiri, Baiklah lupakan,Aku mau pulang saja,Aku sudah tidak berselera makan"Ucap Jihan dengan Mata yang sudah berkaca-kaca Lalu pergi meninggalkan Ben


Ben menatap kepergian Jihan,Hatinya tersentak mendengar ucapan Jihan barusan,Jauh di dalam lubuk hati ben dia memang memiliki perasaan untuk Jihan walau ia selalu berusaha menutupinya.


Jihan sudah menghilang dari pandangan Ben,Ben mengusap wajahnya dengan kasar,ia sedang berfikir harus bertindak seperti apa di situasi seperti ini.


Biarkan dia pergi dan semuanya selesai,Atau kejar dia dan tetaplah disisinya.


Beberapa Menit Ben Berfikir,ia menghembuskan nafas panjang lalu beranjak pergi menyusul jihan,ia tidak ingin menyesal karena kehilangan Wanita yang sangat mencintainya.


Ben berlari kesana-kemari,Tapi Tak menemukan keberadaan Jihan,Ben memutuskan untuk pergi ke basemen.


Dari puluhan mobil yang terparkir,Ben berusaha menemukan Jihan,dan akhirnya ia melihat jihan sedang berjalan menuju mobilnya.


Dengan Cepat Ben menghapiri Jihan yang akan masuk kedalam Mobilnya.


"Jihan, Dengarkan aku "Ucap Ben yang sudah memegang pergelangan tangan Jihan


"Lepaskan aku,Aku tidak ingin mendengar apapun lagi, karena itu akan menyakitkan"Ucap Jihan dengan kesal


"Maafkan aku,aku tidak bermaksud Menyakiti kamu"Ucap Ben


"Maaf..kakak tidak salah,akulah yang terlalu bodoh karena berharap kepada orang yang tidak mencintai aku,jadi Pergilah"Ucap Jihan lalu mendorong tubuh Ben


Ben kembali menarik Tangan Jihan,Kali ini ia Menarik jihan kedalam pelukannya "Jangan pergi, Tetaplah disisiku,Aku tidak tahu sejak kapan Tapi Sepertinya aku sudah mulai mencintai kamu,Maafkan aku karena aku Telat menyadarinya"Ucap Ben sambil memeluk Jihan


Jihan mulai terisak dalam pelukan Ben,ia memeluk Ben dengan erat.


"Kamu Jahat sekali membiarkan aku menunggu selama ini"Ucap Jihan


"Maaf.. Sekarang aku sudah datang,jadi jangan sedih lagi,"Ucap Ben lalu mencium pucuk kepala Jihan

__ADS_1


Bersambung.. 💓


__ADS_2