Cinta Pelayan Setia Tuan Muda

Cinta Pelayan Setia Tuan Muda
Eps.13(ucapan adalah doa )


__ADS_3

Di gedung HRY group


Reyhan yang baru saja tiba di kantor , tiba-tiba Ben mendapatkan telpon dari Anwar, meminta Reyhan untuk pergi ke ruangan Ayahnya Sekarang.


"Maaf Tuan muda,Tuan besar ingin menemui anda di ruangannya sekarang"ucap Ben


"Baiklah"


Reyhan beranjak pergi menuju ruangan Ayahnya.


~


Didalam Ruangan Presdir HRY group, reyhan sudah duduk di depan meja ayahnya, Anwar menatap putranya dengan tatapan kesal, Sementara Reyhan hanya terdiam sambil memainkan pulpen di atas meja.


"Siapa wanita yang kamu bawa ke pesta ulang tahun keysa,dari keluarga mana dia,apa pekerjaannya,Apa dia masih kuliah"Tanya Anwar


"Ayah tidak perlu tahu, itu urusan pribadi ku"jawab reyhan masih memaikan pulpen di tangannya


"Jaga prilakumu di Luar sana, karena setiap kesalahan kecil yang kau buat akan berdampak pada perusahaan kita, Pilih lah wanita yang sederajat dengan mu."


"Demi perusahaan?...Apa ayah pernah sekali saja berfikir tentang kebahagiaan ku, Apa bagi Ayah kebahagiaan itu harus di ukur dari uang dan kekuasaan, Maaf aku tidak bisa hidup seperti ayah"


"Reyhan dengarkan ayah"


Reyhan tidak menanggapi perkataan ayahnya,ia beranjak pergi meninggalkan Ruangan ayahnya,Saat keluar ia tidak sengaja bertemu dengan Sukmawan, Salah satu pemenggang saham terbesar di perusahaan ayahnya dan kakak dari ibu tirinya Miska, Reyhan sangat membenci sukmawan karena ia menganggap sukmawan sudah mengendalikan Ayahnya seperti robot,dan membuat ayahnya menikahi miska.


Reyhan hanya diam dan melewati sukmawan begitu saja.


sukmawan menoleh kebelakang melihat Reyhan sedang berjalan.


Anak itu benar-benar arogan, tidak bisa di kendalikan sama saja seperti ibunya"ucap Sukmawan dalam hati

__ADS_1


~


Siang hari Reyhan sudah kembali pulang, Seperti biasa pak mus dan Raya sudah berdiri di depan untuk menyambutnya.


Reyhan bejalan masuk di ikuti oleh,pak mus dan Raya,ia menoleh ke belakang..


"Kau, buatkan aku jus jeruk dan bawa ke perpustakaan pribadi ku"perintah Reyhan kepada Raya


"Baik Tuan"ucap raya sambil menunduk Lalu melangkah menuju dapur


Reyhan Sedikit heran dengan ekspresi wajah Raya yang tidak seperti biasanya,Raya nampak tidak bersemangat.


~


Raya sudah berdiri di depan pintu perpustakaan,ia Menarik nafas panjang lalu mengetuk pintu,


"Permisi Tuan muda, saya membawa minuman anda"


~


Raya meletakkan nampan berisi jus,Lalu ia berdiri dengan ekspresi wajah lemas sambil menunduk di hadapan Reyhan, Reyhan pun semakin heran karena sejak kedatangannya, Raya terus saja memasang wajah seperti itu.


"Hey,,ada apa Dengan mu, Ekspresi wajahmu itu sangat menganggu ku"ucap Reyhan


"Maaf Tuan, Apa saya boleh bertanya?"tanya Raya


"Apa yang ingin kau Tanyakan"jawab Reyhan


"Apakah tuan sudah melihat berita hari ini?"tanya Raya lagi


"Sudah, memang kenapa?"Jawab reyhan

__ADS_1


"Apa tuan tidak membaca komentar-komentar para fans Nona keysa, Mereka berkomentar negatif tentang anda dan saya"ucap Raya


"Itu hanya lah komentar yang tidak penting"ucap reyhan


"Saya percaya Setiap perkataan adalah Doa yang mungkin saja terkabul, Mereka mengatakan agar saya mati saja, bahkan mereka mengutuk saya, Dan..."ucap Raya menggantung


Raya tidak melanjutkan kata-katanya karena melihat reyhan sudah nampak kesal, mendengar semua ucapannya


"Apa kau sudah selesai"


"Iya tuan muda, Maaf karena saya sudah terlalu banyak bicara"


"Apa kau tidak membaca komentar yang lainnya,Banyak dari mereka yang mengatakan kita pasangan Serasi bahkan ada yang mengatakan agar kita terus bersama sampai akhir hayat,Apa kau masih akan percaya kalau setiap perkataan adalah doa yang mungkin saja terkabul?"ucap Reyhan yang sudah mendekati Raya


"I Itu...kalau itu Mana mungkin terjadi Tuan,Tentu saja tidak akan terjadi,Saya dan anda jelas tidak mungkin,Saya tidak akan berani berfikir seperti itu Tuan tenang saja"ucap Raya terbata-bata sambil melangkah mundur karena reyhan semakin mendekat


"Benarkah, kenapa tidak,Kau dan aku adalah pria dan wanita,"tanya reyhan


Raya terus berjalan Mundur sampai menumbur Tembok,dan Reyhan mendekati Raya sampai jarak mereka hanya beberapa centimeter saja, karena Tubuhnya yang tinggi Reyhan menundukkan kepalanya agar bisa lebih jelas melihat Raya dengan jelas.


Raya ingin lari Tapi ia tidak memiliki cukup keberanian untuk kabur dari Reyhan, bahkan kakinya terasa kaku seperti tidak bisa di gerakkan,Jantungnya seperti ingin lompat dari rongga dadanya karena merasa sangat gugup.


"Apa kau tidak menyukai ku"tanya reyhan lagi


"Mana mungkin saya berani menyukai anda tuan,saya hanya lah pelayan anda,itu tidak mungkin"ucap Raya sambil mencoba menghindari tatapan Reyhan


"Bagaimana kalau aku mulai menyukai mu"


"Apa.."


Belum sempat Raya melanjutkan kata-katanya,dengan cepat Reyhan sudah menariknya dan Cup,satu kecupan lembut mendarat di bibir tipis Raya.

__ADS_1


__ADS_2