
Raya masih diam di posisinya,Saat ini dia sudah berada di dalam mobil barunya di temani Aruni yang duduk di sampingnya.
Di sebuah lapangan yang memang biasa di pakai oleh orang-orang untuk belajar mengemudi,hari ini khusus Ben Booking untuk Raya belajar mengemudi.
"Kita mulai sekarang nona?"Tanya Aruni saat ia mulai bosan menunggu namun Raya masih tak mau memulainya
"Runi, bagaimana jika aku tidak sengaja membuat mobil baru ini lecet atau bahkan rusak saat belajar nanti, itu sama saja aku membuang 2,5 Milyar kan,kita pakai mobil yang lain saja"Ucap Raya cemas
"Nona,mobil di garasi Tuan muda pun lebih mahal dari mobil ini,jika nona memakai mobil lain,bukannya malah tambah rugi"Ujar aruni
"Eh iya,kamu benar juga ya, kalau begitu aku tunda saja belajar mengemudikannya"Ucap Raya
"Terserah Nona saja,nona bisa menunda atau mencobanya sekarang"Ucap Aruni
"Ya baiklah,kamu ajari aku dasar-dasarnya dulu dan coba jelaskan semua fungsi yang ada di hadapan ku ini"Ujarnya Raya
Aruni Mulai menjelaskan semua fungsi dan cara menyetir untuk pemula seperti Raya,Raya hanya mengangguk-angguk tanda mengerti penjelasan dari Aruni.
"Kalau begitu kita mulai sekarang saja ya Nona"Ucap Aruni
"Ya baiklah,Aku siap"Ucap Raya percaya diri
Perlahan Raya menghidupkan mesin,lalu mengijak pedal gas perlahan,ia fokus Melihat jalanan, sambil mengikuti arahan Aruni,semua berjalan lancar hingga saat Raya mulai hilang fokus karena sudah merasa mengusai Medan ini.
"Sepertinya aku sudah bisa menyetir.. Ternyata tak sesulit yang di bayangkan Runi"Ucapanya Raya senang
"Iya nona,nona hebat sekali"Ucap Aruni
"Wah gampang juga ya,Hahah"Raya sudah merasa bisa menguasai kemudinya.
Namun tiba-tiba,dari arah depan ada kucing yang entah datang dari mana menyebrang sembarangan,Sontak Raya banting setir ke arah kanan dan hilang kendali hingga menabrak tiang pembatas.
Brakkkk
Runi yang panik langsung memeriksa keadaan majikannya itu,Karna bagaimana pun Jika terjadi sesuatu pada Raya,ia bisa terkena masalah.
"Nona...apa nona baik-baik saja"Aruni memeriksa Tubuh Raya dari ujung kaki hingga ujung kepala
"Runi Bagaimana ini,Aku merusak Mobilnya"Ucap Raya
"Nona, Keselamatan anda lebih penting dari apapun"Ucap Runi
Raya tak menanggapi perkataan Aruni,ia turun dari mobil dan memeriksa bagian depan mobil, Matanya membulat sempurna ketika melihat bagian kaca lampu depan mobil yang hancur.
"Astaga..2,5 M ku hancur "Ucap Raya tak percaya
Aruni jadi merasa bersalah karena kejadian ini,mobil Raya Menjadi rusak "Maafkan saya nona,ini semua salah saya, Karena kurang teliti saat mengajari Nona"Ucap Aruni
__ADS_1
Raya berbalik menatap Aruni"Runi jangan merasa bersalah seperti itu,ini semua salahku karena kurang fokus dan menganggap enteng semuanya, padahal aku baru belajar"Ujar Raya
"Saya takut Tuan muda akan marah kepada Saya Nona"Ucap Aruni
"Jangan Khwatir,Ini adalah kesalahan ku kok"Ujar Raya
Tak lama Suara kelakson mobil terdengar dari arah belakang, ternyata Itu adalah mobil Reyhan,ya Reyhan bersama dengan Ben datang untuk melihat Raya belajar mengemudi,tapi ternyata ia datang di saat yang kurang tepat.
Raya memijat-mijat keningnya, Kenapa ia benar-benar sial hari ini pikirnya.
Kenapa dia harus datang sekarang sih,ini Benar-benar Waktu yang tidak tepat"Batin Raya
Reyhan keluar dari mobil di ikuti oleh Ben, Fokus Awalnya tentu pada mobil yang ada di belakang Raya namun ia kembali fokus pada istrinya.
"Ada apa ini,Apa yang terjadi?..Sayang apa kamu baik-baik saja"Tanya Reyhan merasa Khwatir
"Aku baik-baik saja,Aku hilang kendali karena tiba-tiba saja ada kucing yang lewat dan.."Ucap Raya menggatung karena Tiba-tiba Aruni maju, berdiri di hadapan Reyhan dengan wajah Tertunduk
"Maafkan saya Tuan muda saya kurang hati-hati saat mengajari Nona,tadi saya benar-benar minta maaf"Ujar aruni dengan suara bergetar
"Ben Urus dia dan mobil itu,aku akan pulang bersama istriku sekarang"Ucap Reyhan
"Baik Tuan"Ucap Ben
"Sayang.."Ucap raya namun tak di respon oleh Reyhan,Reyhan menggenggam tangan Raya agar berjalan mengikutinya.
Maafkan aku runi, karena ku kamu dalam masalah"Batin Raya
Setelah kepergian Reyhan dan Raya,Ben Melangkah maju mendekati Aruni yang tertunduk diam.
"Tegakkan kepalamu"Tegas Ben
dengan lutut yang masih bergetar"Aruni Mencoba mengangkat kepalanya, Menatap mata Tajam yang berbeda di hadapannya.
"Kamu Selamat kali ini karena Nona dalam keadaan baik-baik saja, untuk kedepannya kamu harus lebih berhati-hati, karena Tugas kamu adalah untuk melindungi Nona muda,ini adalah peringatan pertama kamu.. Mengerti!"Tegas Ben
"Sa saya mengerti Tuan,saya tidak akan melakukan kesalahan seperti ini lagi"Ucap Aruni dengan suara yang bergetar.
"Apa kamu terluka?"Tanya Ben tiba-tiba
"Apa!..Ah ti tidak tuan saya baik-baik saja"Ucap Aruni
"Baiklah, untuk hari ini Tugas kamu selesai,ayo Masuk ke mobil saya antarkan kamu pulang"Ucap Ben
"Tidak perlu tuan,saya Akan naik taksi saja"Ucap Aruni
"Ini adalah perintah.. Ayo masuk"Ucap Ben
__ADS_1
"Baik Tuan"Ucap Aruni lalu beranjak masuk kedalam mobil Raya yang menabrak tiang pembatas tadi.
~
Sepanjang perjalanan,Aruni hanya diam begitu pula dengan Ben, sesekali Aruni melirik kearah Ben yang sedang Fokus menyetir,entah ada Apa dengannya, Senyumannya tiba-tiba muncul saat melirik wajah tampan seketaris Majikannya itu,Sudah beberapa bulan bekerja bersama dengan Ben Namun baru kali ini ia bisa sedekat ini dengan Ben, duduk berdampingan dengan Ben,ia sampai tidak bisa mengatur irama Jantungnya,Apa Aruni Memiliki perasaan yang istimewa untuk pria yang sedang berada di sampingnya sekarang.
Di Balik sikap dinginnya, ternyata sekertaris Ben sangat perhatian,huh..ada apa dengan ku, tidak boleh tidak boleh,dia kan kekasih Nona Jihan...Hati.. jangan salah memilih tempat yang sudah ada pemiliknya dong"Batin Aruni
~
"Sayang,Apa yang akan kak ben lakukan pada Aruni,Dia tidak akan menghukumnya kan,atau memecatnya kan...Ini semua murni kelalaian ku dan gara-gara kucing itu"Ucap Raya
"Emm.. Bagaimana ya,Aku juga tidak tahu"Ucap Reyhan lalu melebarkan senyumnya
"Kamu kok malah senyum seperti itu"Ucap Raya
"Lalu aku harus bagaimana,kamu tenang saja si Aruni itu akan baik-baik Saja"Ucap Reyhan
"Syukurlah.."Ucap Raya lalu Tersenyum namun tiba-tiba Senyumannya luntur saat mengingat mobil barunya
"Mobil.. Bagaimana ini,mobil baru yang kamu berikan,aku menghacurkannya kurang dari satu jam, Maafkan aku sayang"Ucapanya penuh penyesalan
"ahaha..kamu ini lucu sekali,mobil itu kan sudah milik kamu sayang,mau Rusak atau hancur sekali pun asal kamu baik-baik saja itu tidak jadi Masalah"Ujar Reyhan
"Aku tidak akan belajar mengemudi mobil lagi,aku sudah kapok"Raya menyandarkan tubuhnya di sandaran kursi mobil dan menutup wajahnya dengan kedua tangannya.
"Ahaha... kemarin kamu begitu bersemangat saat mengatakan akan belajar mengemudi mobil tapi kurang dari 24 jam kamu sudah menyerah"Ucap Reyhan sambil terkekeh
"Sudahlah jangan tertawa lagi!!"Pekik Raya sambil menutup wajahnya dengan kedua tangannya.
.
.
.
.
.
.
Bersambung 💓
Jangan lupa like+komen+vote
Agar author makin semangat berkarya..🙏😉
__ADS_1
Besok malam sambung lagi ya 💃💃💃