Cinta Pelayan Setia Tuan Muda

Cinta Pelayan Setia Tuan Muda
Eps.131- Bab. 5 (Marina bay sands)


__ADS_3

Setelah akad selesai, keesokkan paginya King dan Niana langsung berangkat ke Singapura bersama dengan Ben dan juga Jihan untuk menikmati liburan bulan madu ala sultan yang telah di persiapkan oleh Jihan dan Ben. Ya setidaknya meskipun hanya pura-pura, tapi King dan Niana menurut saja kali ini.


Di dalam pesawat, Niana dan King tertidur dengan pulas. Jihan dan Ben hanya tersenyum melihat keduanya. Jihan dan Ben mungkin berpikir jika Niana dan King kelelahan karena baru saja melewati malam pertama dengan pergelutan panas. Padahal yang terjadi adalah ....


Flashback on


Niana diam terpaku sambil memandangi King yang sedang duduk bersandar di atas tempat tidur. Ia baru saja selesai mandi, rasa lelah di tubuh kini menghinggapinya. Niana sudah membayangkan akan tidur dengan nyenyak malam ini. Namun sepertinya ia memiliki sedikit masalah.


Seseorang bisa saja lupa karena belum terbiasa. Dan hal itu lah yang terjadi dengan Niana saat ini, ia lupa jika kini sudah menikah dan tentunya akan satu kamar dengan suaminya. Ya, meskipun semua hanyalah permainan mereka, tapi tetap saja mereka harus tidur dalam satu kamar. Setidaknya sampai Niana dan King pindah ke Apartement.


King mendongakan kepalanya, saat ia sadar jika Niana sejak tadi, hanya berdiri dan terus memandanginya.


"Kenapa masih berdiri di situ ... tidak tidur?" tanya King pada Niana.


"Kalau begitu menyingkir lah, aku ingin tidur," ujar Niana.


"Apa menyingkir," ucap King sambil mengernyitkan dahinya, "Lalu aku tidur dimana?" tanya king.


"Ya itu urusan mu, kamu bisa kembali ke kamarmu jika mau," ujar Niana kesal.


"Hey nona, apa kamu lupa kita sudah menikah, jika aku kembali ke kamar ku dan orang tua kita mengetahui itu, bagaimana," tutur King kesal.


"Pokoknya kamu turun dari tempat tidur ku, kamu tidur di bawah saja!" tegas Niana tak kalah kesalnya.


"Aku tidak mau," ucap King lalu membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur dengan posisi terlentang.


Niana mengembuskan napasnya dengan kasar. Tidak mudah memang mempersatukan karakter seseorang yang sejak awal sudah jauh berbeda. King dengan sifatnya yang optimis, impulsif, ekspresif dan suka bersenang-senang dengan selera humor tinggi. Sementara Niana cenderung introvert, tertutup, sangat logis, faktual, dan analitis dalam berpikir.


Rasanya hanya membuang energi saja jika ia terus berdebat dengan King yang tidak mau mengalah. Akhirnya Niana beranjak naik ke tempat tidur, lalu meletakkan guling sebagai pembatas di tengah-tengah mereka.

__ADS_1


"Ingat, jangan pernah melewati batas ini!" tegas Niana.


King menatap Niana tak percaya, ia bangun dari posisi tidurnya dan duduk di atas tempat tidur, " Hah, kamu jangan berpikir terlalu jauh, untuk apa aku melewati batas ini, yang bisa di sentuh saja hanya sebesar bola tenis," ujar King dengan emosi.


Niana refleks Menutupi dadanya dengan bantal, "Dasar kamu!!" seru Niana.


"Aku malas berdebat dengan mu, ini sudah tengah malam, tidur lah ... kita besok akan berangkat ke Singapura," ujar King lalu kembali berbaring membelakangi Niana.


Niana memadangi King yang kini berbaring sambil membelakanginya. Baru satu malam mereka menikah dan Niana sudah di buat kesal dengan sikap King. Apa benar mereka bisa bertahan selama enam bulan.


Hujan rintik menemani malam panjang yang begitu di senangi pasangan pengantin baru. Tapi tidak dengan pasangan yang satu ini. Sama-sama memiliki sikap abstrak saat tidur, malam itu di warnai dengan rebutan selimut, saling tampar, dan saling tendang.


~


Pesawat yang membawa pasangan pengantin baru itu, akhirnya sampai di bandar udara internasional Changi Singapura. Bandar udara internasional Changi adalah salah satu bandar udara terbaik di Asia dengan fasilitas-fasilitas yang sangat lengkap, tak heran para wisatawan betah berlama-lama di bandara itu.


Saat keluar dari bandara sudah ada dua mobil yang menunggu mereka di sana. Niana heran kenapa ada dua mobil, dan juga ada dua supir pula.


"Oh itu, daddy lupa bilang ya sama kalian ... Daddy dan mama akan pulang ke rumah, sementara kamu dan King akan menginap di Marina bay sands hotel.


"Apa, Marina bay sands hotel," ucap Niana dan King secara bersamaan.


"Surprise ... bagaimana, kalian suka kan?" tanya Jihan.


"Ahaha, iya ma, kami sangat senang ... iya kan," ucap Niana sambil melirik king


"I-iya tentu saja kami sangat senang," ujar King.


Niana dan King cukup terkejut jika ternyata Ben dan Jihan menyiapkan bulan madu romantis untuk mereka.

__ADS_1


Marina bay sands hotel adalah sebuah bangunan yang bukan hanya menyediakan layanan hotel tapi juga mengcangkup, pusat perbelanjaan, kasino, teater, museum, restaurant, taman dan juga sky park.


Marina bay sands adalah bangunan terbentuk perahu yang melayang di atas tiga menara. yang di telah menjadi salah satu ikon pariwisata negeri singa. Daya tariknya mampu menarik para wisatawan, hingga ke penjuru dunia. Dengan fasilitas berkelas, Marina bay sands menjadi tempat para kalangan kelas atas untuk menikmati liburan.


"Wah kalian kompak sekali," ucap Jihan saat melihat King dan Niana bicara secara bersamaan.


"Pak cik Rom akan mengantarkan kalian kesana, selamat menikmati liburan," ucap Ben.


Niana dan King hanya tertegun memandangi Ben dan Jihan yang beranjak masuk kedalam mobil dan melaju pergi. Pak cik Rom yang sejak tadi menunggu di samping badan mobil, menghapiri mereka.


"Tuan, Nona ... kita berangkat sekarang?" tanya pak cik Rom.


"Oh iya pak cik, sekejap ya," ucap Niana lalu menarik tangan King agar sedikit menjauh dari pak cik Rom.


Niana medekati King dan hendak membisikkan sesuatu di telinga King, namun King reflek menjauh, karena mengira Niana akan menciumnya.


"Eits, agresif sekali ... kita belum sampai di kamar," ucap King pada Niana.


"Bukan begitu, dasar otak mesum," ucap Niana sambil memukul-mukul bahu King, membuat King meringis karena merasakan sakit di bagian bahunya, "Aku ingin membisikkan sesuatu," ujar Niana.


"Oh begitu, tidak perlu berbisik, pak cik tidak akan mendengar kok," ujar King.


"Baiklah, begini ... Di Marina bay banyak teman ku yang sedang membuka usaha di sana, jika kita nanti bertemu salah satunya, atau beberapa, kamu harus bilang kalau kamu itu kakak sepupu ku, mengerti," tutur Niana.


"Ya, aku tahu, kamu tidak perlu menjelaskan," ujar King.


Akhirnya King dan Niana berangkat menuju Marina bay sands. King dan Niana hanya akan liburan selama tiga hari di Singapura, karena King harus kembali ke Indonesia untuk melanjutkan syuting film terbarunya yang bergenre romantis. Dalam kesempatan ini pula Niana akan pergi ke kampusnya untuk menyelesaikan beberapa hal yang berkaitan dengan sekripsinya.


Bersambung 💓

__ADS_1


Jangan lupa like+komen+vote ya readers 🙏😊


__ADS_2