Cinta Pelayan Setia Tuan Muda

Cinta Pelayan Setia Tuan Muda
Eps.33(Milen)


__ADS_3

Reyhan duduk diam terpaku melihat Wanita Cantik berambut sebahu yang sedang duduk di depannya,ia menggerutu Kesal dalam hati, karena Ben berbohong kepadanya.


Jika aku sudah berhasil melewati semua ini,Aku akan memberikan pelajaran pada Bocah tengik itu,"Batin Reyhan


Wanita cantik itu terus saja terseyum kepada Reyhan,ia seakan terpukau dengan Ketampanan yang di miliki Reyhan, sedangkan Reyhan Terus bersikap Acuh Tak memperdulikan Wanita yang ada di depannya.


"Sepertinya kita belum saling berkenalan,Aku Milen"Ucapnya sambil menjulurkan Tangannya


"Aku Reyhan"Ucap Reyhan Tanpa menyambut Tangan milen,Ia sudah sangat ingin keluar dari situasi ini


Milen menarik Tangannya kembali,ia tersenyum getir, Karena Sikap Reyhan menunjukkan jika ia tidak suka dengan Perjodohan ini, Sedangkan Milen sepertinya sudah jatuh cinta pada pandangan pertama kepada Reyhan.


"Kamu Lebih Tampan dari pada di Foto,Papa ku bilang Kamu seorang pekerja keras dan Berwibawa, Sepertinya itu Benar"Ucap Milen sambil terus menatap Reyhan


"Aku tidak Sebaik kelihatannya,Aku Lebih ke Arah Kejam apalagi kepada karyawan ku,dan Aku kadang bosan dengan pekerjaan ku,Aku orang yang berjiwa bebas..Ya begitulah"Ucap Reyhan agar Milen menilainya Negatif


"Wahh Aku suka pria yang besikap tegas,Dan aku juga suka kebebasan,Lain kali kita mungkin bisa pergi jalan-jalan bersama"Ucap Milen dengan Penuh keceriaan


Sial kenapa dia malah menyukainya, Wanita ini bodoh atau Apa"Batin Reyhan


Pelayan Restoran itu datang membawa Makanan yang sudah di pesan Milen sebelum Reyhan datang.


"Makan lah, Ini makanan kesukaan ku,Ini sangat Enak... Semoga kamu menyukainya"Ucap Milen


"Baiklah Aku akan Makan makanan ini, Setelah itu Aku harus pergi, masih Banyak pekerjaan yang Harus aku selesaikan"Ucap Reyhan Acuh

__ADS_1


Milen menanggapi perkataan Reyhan dengan Senyuman "Baiklah,Aku Mengerti"Ucap Milen


Reyhan dan Milen menyatap hidangan tersebut Tanpa ada percakapan apapun,Diam sunyi begitulah situasi yang tergambar di Sana.


Reyhan sudah Selesai dengan makanannya, Setelah meminum Minumannya Ia beranjak dari tempat duduknya.


"Aku harus pergi sekarang, Silahkan Kamu Lanjutkan Makan"Ucap Reyhan


"Baiklah,Sampai jumpa Lagi"Ucap Milen lalu Tersenyum Lebar


Reyhan Tak membalas senyum Milen Ataupun mengatakan sesuatu,ia langsung melangkah pergi meninggalkan Tempat itu.


Milen Terus menatap punggung Reyhan Sampai Reyhan menghilangkan dari pandangannya.


"Tidak biasanya Pria menolak pesona ku,Dia benar-benar tidak Mudah,Tapi aku suka"Ucap milen Lalu kembali Memakan makanannya


~


Reyhan dengan Wajah kesal Masuk kedalam Mobil Tanpa mengatakan apapun Lalu ia menutup pintu mobil dengan Keras.


Ben Menghela Nafas Panjang Lalu ikut Masuk ke dalam mobil.


"Kita berangkat Sekarang Tuan"Ucap Ben


"Kau bahkan bisa bersikap sesantai ini sekarang, Setelah Mengkhianati ku"Ucap Reyhan kesal

__ADS_1


"Maaf Tuan muda,Saya tidak punya pilihan Lain karena Tuan besar yang Memerintahkannya,Tuan besar sangat berjasa bagi saya jadi saya harap anda mengerti"Ucap ben


"Saat di dalam sana aku memikirkan Beribu Cara untuk memberimu pelajaran dan menghajarmu,Tapi Setelah disini Aku tidak Bisa melakukan Apapun,Sial...,Lain kali Kalau kau Membohongi ku Seperti Tadi aku akan pastikan Kau tidak bisa melihat Matahari Terbit Esok paginya"Ucap Reyhan lalu menendang Belakang kursi Ben dengan Kesal


"Baik Tuan muda,Saya berjanji"Ucap Ben


"Jangan hanya Janji,Tapi buktikan, Aku sudah menganggap mu Saudara ku sendiri, Mengkhianati ku berarti kamu mengkhianati Saudaramu Sendiri, Mengerti"Ucap Reyhan yang duduk bersandar Sambil berpangku tangan


"Baik Tuan Muda saya Mengerti"Ucap Ben


Ben tersentuh dengan ucapan Reyhan,ada Rasa penyesalan dalam dirinya, karena sudah membohongi Reyhan.


"Kita pergi ke Kantor saja,Aku jadi malas untuk meninjau Hotel Hari ini"Ucap Reyhan


"Baik Tuan muda"Ucap Ben


Ben Melajukan mobil pergi dari tempat itu Menuju Gedung Utama Perusahaan HRY group.


~


Sesampai di ruangannya,Reyhan langsung duduk di kursi kebesarannya, Melonggarkan dasinya Sambil menyenderkan kepalanya.


"Bagaimana cara Membuka kedok si Tua Licik itu,Aku harus Mulai mencari Bukti, Sebelum dia menghancurkan aku,Aku akan lebih dulu menghancurkannya,,Ibu Aku akan Mencari Tahu Dalang di balik kematian mu, Walau Aku sudah Tahu orangnya, Tapi Aku perlu bukti untuk menyeretnya ke penjara"Ucap Reyhan


Reyhan memejamkan Matanya,Berusaha menenangkan fikiran,Saat memejamkan mata bayangan Raya sedang tersenyum tiba-tiba Saja muncul dalam Fikirannya.

__ADS_1


Raya aku sangat membutuhkan mu sekarang,Hanya kamu yang bisa menenangkan fikiranku,"Batin Reyhan


__ADS_2