Cinta Pelayan Setia Tuan Muda

Cinta Pelayan Setia Tuan Muda
Eps.88 (Aruni pengawal baru untuk Raya)


__ADS_3

Reyhan mengendarai mobilnya untuk mengantarkan Raya pulang, Reyhan tak henti-hentinya memikirkan kejadian tadi Siang, bagaimana bisa ia bertindak seperti tadi.


Sementara Raya yang duduk di samping Reyhan hanya diam tanpa bersuara,suasana benar-benar canggung.


Reyhan pun menyadari situasi itu,ia melirik Raya yang berada di sampingnya.


"Ehmm....kamu kenapa diam Saja?"Tanya Reyhan Ragu-ragu


Raya langsung Terkesiap mendengar pernyataan Reyhan "Apa.. a aku nggak kenapa-napa hanya sedikit Lelah saja, pekerjaan hari ini sangat banyak"Jawabnya


"Sebaiknya kamu berhenti bekerja Saja,Aku akan menanggung semua kebutuhan kamu mulai sekarang"Ucap reyhan sambil menggenggam tangan Raya


"Kita belum menikah...kamu tidak perlu Menanggung semua kebutuhan ku sekarang,lagi pula aku menyukai pekerjaan ku.."Ucap Raya


"Iya aku Tahu..tapi pernikahan kita tinggal satu Minggu lagi,Apa tidak Sebaik kamu berhenti Saja,Kamu harus mempersiapkan diri sebelum Acara pernikahan kita"Ucap Reyhan


"Kamu ada benarnya, Tapi aku pasti akan meridukan pekerjaan ku"Ucap Raya dengan wajah cemberutnya


"Kamu tetap bisa pergi ke kantor kapan pun kamu mau,bukan sebagai karyawan tapi sebagai Nyonya Hardiansyah"Ucap Reyhan dengan bangganya


"Kamu ini bisa Saja... Baiklah kalau begitu,Aku akan berhenti bekerja mulai besok,... Tapi aku belum mengatakannya kepada kak Ben"Ucap Raya


"Tenang saja,Aku yang akan mengurus semuanya...Mulai besok kamu bisa ke salon,atau berbelanja untuk Persiapan pernikahan kita"Ucap Reyhan


"Dan ini untuk kamu..."Ucap reyhan lagi sambil menyodorkan sebuah Black card Kepada Raya sontak Raya langsung menolak


"Kita belum menikah,Aku bisa berbelanja dengan uang ku sendiri..kamu simpan Saja"tolak Raya


Reyhan terperanga mendengar ucapan Raya,ia benar-benar tidak habis fikir dengan kekasihnya ini,saat Wanita lain akan dengan senang hati menerima pemberiannya Sementara Raya malah Menolak.


"Kamu selalu menolak pemberian ku...Hanya kurang satu Minggu lagi,kita akan resmi menjadi suami istri..Hufft.. aku jadi kecewa, karena kamu selalu menolak pemberian ku"Ucap reyhan berpura-pura marah


"Aku tidak bermaksud seperti itu..Baik baik lah aku terima ya.."Ucap Raya lalu dengan cepat mengambil Black card itu dari tangan Reyhan


"Nah gitu dong..Aku akan selalu memeriksa apa kamu memakai kartu itu atau tidak,Awas saja kalau kamu tidak memakai kartu itu minimal lima puluh juta perhari,Aku akan menghukum mu"Ancam Reyhan


Raya langsung Membulatkan kedua Matanya mendengar Nominal yang harus ia habiskan perhari, Baginya itu angka yang tidak wajar,ia bahkan tidak pernah memegang uang sebanyak itu,dan Reyhan malah Menyuruhnya untuk mengabiskan uang sebanyak itu dalam sehari.


"Sayang... itu terlalu.."


"Ssstt... Jangan banyak bicara,kita sudah sampai,Ayo turun"Ucap Reyhan lalu turun dari mobil mendahului Raya

__ADS_1


Raya benar-benar tidak sadar jika ia sudah sampai di depan Rumahnya, Buru-buru ia turun mengikuti Reyhan.


"Apa paman ada di rumah?"Tanya Reyhan


"Paman masih di pabrik, mungkin akan pulang larut"Ucap Raya


"Baiklah...kamu masuk lah, istirahat dan ingat,kamu tidak perlu ke kantor besok"Ucap Reyhan


"Iya aku Tahu itu..Sayang kamu tidak memberi ku kecupan selamat malam"Ucap Raya malu-malu


"Aku sangat ingin, Tapi..."Ucap Reyhan menggantung


"Tapi.. Tapi apa?"Tanya Raya


Reyhan Tersenyum penuh Arti lalu berjalan mendekati Raya dan membisikkan sesuatu di telinga Raya.


"Aku takut melewati batas seperti siang tadi..kamu sudah mulai agresif ya sayang..Emuah.. Good night"Bisik Reyhan lalu memberikan kecupan singkat di pipi Raya dan melaju pergi dengan mobilnya.


Raya hanya diam mematung sambil mencerna semua ucapan Reyhan.


"Kejadian siang tadi...arrrghhh malunya, kenapa juga aku malah menciumnya lebih dulu"Ucap Raya sambil menutup wajahnya dengan kedua tangannya


~~


"Raya ayo bangun,kamu tidak bekerja"Ucap Paman sambil mengetuk-ngetuk pintu kamar Raya


Raya yang belum sepenuhnya sadar, beranjak membuka pintu kamarnya "Maaf aku lupa mengatakannya paman,Tapi Aku sudah berhenti bekerja mulai hari ini"Ucap Raya sambil mengucek-ngucek matanya


"Benar juga, pernikahan mu tinggal satu Minggu lagi..Apa reyhan yang menyuruhmu berhenti?" Tanya paman


"Iya paman..dia menyuruhku untuk beristirahat sebelum pernikahan kami"Ucap Raya


tok Tok tok


Suara ketukan dari arah pintu,"Siapa yang datang sepagi ini?"Tanya paman


"Biar Raya yang buka paman"Ucap Raya lalu berjalan kearah pintu


Saat membuka pintu,Raya mengerenyitkan dahinya melihat sosok seorang wanita asing berpakaian formal yang tidak ia kenal datang kerumahnya sepagi ini.


"Selamat pagi Nona Raya"Ucap Wanita itu sambil membungkukkan badannya

__ADS_1


"Ka kamu siapa?"Tanya Raya Ragu-ragu


"Saya Aruni,Saya di tugaskan oleh Tuan Muda Reyhan untuk mengawal nona mulai hari ini."Ucap Aruni dengan wajah datarnya


"Apa mengawal..Kamu mengawal saya?"Tanya Raya memperjelas


"Iya nona.. mulai hari ini saya akan mengantarkan Nona kemanapun Nona pergi"Ucap Aruni dengan wajahnya datarnya


Apa lagi ini,dia memberikan ku pengawal tanpa memberitahu ku lebih dulu.."Batin Raya


"Begitu ya...Tapi saya belum berencana pergi kemanapun,jadi kamu bisa pulang"Ucap Raya


"Maaf Nona.. Tapi Tuan muda menugaskan saya untuk mengantarkan nona untuk Fitting baju pengantin,lalu pergi ke salon setelah itu pergi ke Mall untuk berbelanja,Dan Tuan muda bilang..Saya harus memastikan Nona berbelanja paling sedikit lima puluh juta"Ucap Aruni dengan sigap


Aku bisa gila...dia benar-benar sudah mengatur semuanya ya.. lebih baik menurut saja lah "Batin Raya


~~


Dalam perjalanan Aruni sedang fokus menyetir Sementara Raya yang duduk di kursi belakang masih sibuk memperhatikan pengawal barunya itu, menyadari itu Aruni pun langsung bersuara "Apa nona merasa tidak nyaman?"Tanyanya


"ahaha. . bukan begitu,aku hanya kagum dengan kamu yang masih muda tapi mau bekerja sebagai pengawal pribadi,kamu tidak perlu bersikap seformal itu dengan ku,Santai Saja"Ucap Raya


"Baik Nona..oh iya Tuan muda akan menyusul pergi ketempat Fitting baju pengantin setelah Rapat di perusahaan WJ kontruksi selesai"Ucap Aruni


"Baiklah...Dia pasti sangat sibuk sekali ya, sampai tidak punya waktu membalas pesan ku"Ucap Raya sambil menatap layar ponselnya


"Tuan muda melakukan semua ini untuk Nona..saya bisa melihat Jika Tuan muda sangat mencintai Nona"Ucap Aruni


"Kamu bisa Saja..."Ucap Raya Merasa malu


Raya memggedarkan pandanganya, menatap jalan Raya yang sesak akan kendaraan,ia benar-benar tidak menyangka hidupnya akan berada di titik ini, Menjadi seorang Nyonya Hardiansyah, tidak pernah sekalipun terlintas di fikiranya, Tapi Takdir tuhan tidak bisa di tebak,kita sebagai manusia hanya bisa berencana Tapi Tuhanlah yang menentukan.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


BERSAMBUNG 💓


__ADS_2