Cinta Pelayan Setia Tuan Muda

Cinta Pelayan Setia Tuan Muda
Eps.110 (Asisten pengganti untuk Ben)


__ADS_3

Raya berdiri lagi di tempat itu, tempat ia memulai kisah Cintanya dengan Reyhan,ia menggedarkan pandanganya Melihat Gedung dua puluh lantai yang ada dihadapannya.


Gedung utama HRY group,sudah empat Bulan lamanya ia tidak menginjakkan kakinya di tempat itu.


Reyhan turun dari mobil, Sementara Ben memarkirkan mobilnya, ekspresi wajah yang mula nampak kesal dengan cepat ia berubah mengembangkan senyumnya lalu menghampiri Raya.


"Kenapa tidak masuk?"Tanya Reyhan


"Aku menunggu kamu sayang..."Ucap Raya


"Ayo masuk.."Reyhan meraih tangan Raya dan menggenggamnya Erat, Mereka saling melemparkan senyuman lalu melangkah masuk.


Reyhan dan Raya berjalan memasuki lobby utama gedung utama HRY group,semua karyawan yang Sedang berada di sana menunduk hormat kepada mereka,Raya merasa belum terbiasa dengan situasi seperti ini,meski sudah berbulan-bulan Menjadi istri pengusaha muda yang sangat sukses.


Cklek,Raya membuka pintu Ruang kerja Reyhan,ia tersenyum subringah Melihat meja kerjanya yang berhadapan dengan Ben,ia melepaskan genggaman tangan Reyhan lalu dengan cepat ia masuk kedalam.


"Sudah lama sekali"Raya menyentuh sudut meja kerjanya, yang masih nampak sama seperti beberapa bulan lalu,andai Raya tahu jika perjuangan untuk mengembalikan meja itu ke tempatnya semula amat lah susah.


Tak lama Ben masuk dengan Beberapa berkas di tangannya.


"Pekerjaan kak Ben banyak sekali"Ucap Raya yang datang menghampiri Ben di meja kerjanya


"Ada beberapa berkas yang harus di revisi, Sepertinya Saya butuh asisten"Ucap Ben


"Mau aku bantu?"Pinta Raya dengan sangat antusias


"Ehm.. ingat perjanjian kita sebelum kemari"Peringatan keras datang dari sang suami posesif


"Tuan muda Benar,jika pun saya butuh asisten, tentunya itu tidak lagi berlaku untuk anda Nona"Ucap Ben


"Kalian ini sama saja,terus untuk apa aku kemari"Raya mendengus kesal


"Ayo masuk ke ruangan ku.."Ajak Reyhan yang sudah Menarik Tangan Raya agar berjalan mengikutinya


Raya menggedarkan pandanganya,ia fokus pada Foto pernikahan mereka yang terpampang di dinding Ruangan kerja Reyhan dengan ukuran yang cukup besar.


"Kapan ini ada disini?"Ucapanya heran


"Sudah lama sayang,kamu saja yang baru melihatnya"Reyhan memeluk Raya dari belakang, Menc*um pipi Raya yang sudah nampak merona Malu.


"Sayang.. Jangan disini,kamu datang kemari kan untuk bekerja"Ucap Raya yang sudah berbalik menghadap Reyhan


"Memang apa yang akan aku lakukan,aku hanya memeluk istriku"Ucap Reyhan


"Huh..ya baiklah, aku mau keluar sebentar,kamu fokus ke pekerjaan mu saja ya"Ucap Raya yang Sudah akan melangkah pergi namun segera di tahan oleh Reyhan.


"Kamu mau kemana?"Tanya Reyhan


"Berjalan-jalan, Melihat perusahaan"Ucap Raya


Dengan cepat Reyhan menggelengkan kepalanya,dan merengkuh bahu Raya "Kamu hanya boleh di sini saja, tidak boleh kemana-mana.


"Aku ikut kemari karena aku merasa bosan di rumah,jika aku cuma boleh di dalam Ruangan ini saja,itu sama saja jika aku berada di rumah"Ucap Raya kesal


"Huft...baiklah, tapi setidaknya Aruni harus bersama mu.. Tunggu disini"Reyhan keluar dari Ruangannya dan menghapiri Ben yang sedang sibuk


"Ben.. Hubungi Aruni, Suruh dia agar datang kemari sekarang"Ucap Reyhan

__ADS_1


"Baik Tuan"Ucap Ben


Reyhan kembali keruang kerjanya untuk menghampiri sang istri yang masih diam di posisinya.


"Sayang..Kamu tunggu sebentar,Aruni akan segera datang"Ucap Reyhan


"Hem.. Baiklah"Raya berjalan dengan malas menuju Sofa yang ada di ruangan itu.


Reyhan dengan cepat menyusul Raya dan ikut duduk di sampingnya.


"Apa kita bisa melakukannya di sini"Goda Reyhan


"Ih kamu apaan sih sayang... sebaiknya sekarang kamu bekerja, sebentar lagi kita akan punya baby, kebutuhan kita akan sangat banyak"Ucap Raya yang mendorong tubuh Reyhan agar menjauh darinya


"Apa kamu masih meragukan jumlah kekayaan pewaris tunggal HRY group"Ucap Reyhan


"Memang sebanyak apa?"Tanya Raya


"Sebaiknya,kamu tidak usah tahu,aku takut kami akan syok"Ucap Reyhan


"Haha, Sepertinya kali ini aku tidak akan kaget sayang,kamu sudah sering Mengagetkan aku tentang hal-hal seperti ini,aku sudah terbiasa,jadi sebutkan saja"Ucap Raya


Reyhan mendekati Raya dan membisikkan sesuatu ke telinga Raya,mulanya ia nampak biasa saja, sampai beberapa detik kemudian ekspresi wajah Raya berubah


Ekspresi wajah Raya tiba-tiba berubah,ia terperanga ,Matanya yang membulat tak Percaya dengan angka yang di bisikkan Reyhan di telinganya, Sepertinya kali ini Ia pun masih kaget dengan jumlah kekayaan yang dimiliki suaminya.


~


Aruni berjalan dengan tergesa-gesa menuju lobby,ia menghampiri Resepsionis untuk bertanya.


"Permisi..saya mau Bertanya, Ruangan CEO ada di mana ya?"Tanyanya


"Iya..saya di suruh datang kemari oleh seketaris Ben"Ucap Aruni


"Baiklah, tunggu sebentar ya"Resepsionis itu Menghubungi Sekertaris Ben untuk menanyakan prihal Aruni yang datang menemuinya


"Silahkan naik kelantai puluh Nona,hanya ada satu ruangan di sana,dan itu adalah Ruangan Tuan muda"Ucap Resepsionis itu


"O Begitu.. lantai dua puluh ya, baiklah Terimakasih"Ucap Aruni


Kenapa ruangannya ada di ujung gedung ini,andai tidak ada lift,kakiku akan patah..hihi"Batin Aruni


Sesampainya di depan pintu Ruangan CEO ia menarik nafas dalam-dalam kemudian menghembuskannya perlahan.


Tok tok.


Aruni mengetuk pintu itu,dan langsung masuk kedalam.


"Permisi seketaris Ben"Ucap Aruni


"kamu sudah datang"Ucap Ben lalu beranjak menghampiri Aruni


"Iya Tuan"Ucap Aruni semua nafas yang masih tersengal-sengal


"Kamu berlari saat kemari?"Tanya Ben


"Ah tidak Tuan...Saya hanya.."Belum sempat Aruni melanjutkan kata-katanya,Ben sudah Menyodorkan sebotol air mineral padanya, membuat Aruni seketika terpana.

__ADS_1


"Minumlah"Ucap Ben


"Baik Terimakasih Tuan"Aruni meraih botol minuman itu dari Tangan Ben


"Saya akan Masuk ke Ruangan Tuan muda, setelah itu saya akan memanggil kamu masuk"Ucap Ben


"Baik Tuan"Ucap Aruni


Ben mengetuk pintu Ruangan kerja Reyhan, Setelah mendapatkan sahutan dari dalam ben masuk untuk menghampiri sepasang suami istri yang sedang asik mengobrol di sofa yang ada di ruangan itu.


"Maaf Tuan muda,Aruni sudah datang"Ucap Ben


"Benarkah.. dimana dia"Ucap Raya antusias


"Sedang menunggu di luar Nona"Ucap Ben


"suruh dia masuk"Ucap Reyhan


"Baik Tuan"Ben beranjak untuk memanggil Aruni masuk Tak lama Ben Kembali masuk dengan Aruni yang berjalan di belakangnya.


"Aruni"Ucap Raya senang, sudah beberapa hari ini ia tidak bertemu dengan supir sekaligus pengawal pribadinya itu.


"Selamat pagi,Tuan dan Nona"Ucap Aruni seraya menundukkan kepalanya


"Istri Saya ingin melihat-lihat perusahaan,kamu awasi istri saya,jaga dia, jangan sampai dia terlalu lelah, Mengerti!"Ujar Reyhan


"Baik Tuan muda saya mengerti"Ucao Aruni


"Kalau begitu,Aku dan aruni jalan sekarang ya"Ucap Raya beralih menatap Reyhan yang ada di sampingnya


"Iya,kamu jangan terlalu capek ya sayang, setelah perkejaaan ku selesai,kita makan siang bersama"Ujar Reyhan


"Baiklah,Aku pergi dulu"Ucap Raya Lalu Beranjak dari duduknya,dan berjalan keluar bersama dengan Aruni.


"Aruni itu masih kuliah kan?"Tanya Reyhan


"Iya Tuan, sekarang ia sedang cuti kuliah karena berkeja,"Ucap Ben


"Kenapa dia tidak melanjutkan kuliahnya?"Tanya Reyhan


"Terkendala biaya Tuan,maka dari itu ia bekerja keras untuk mendapatkan uang,agar ia bisa kembali melanjutkan kuliahnya, menurut informasi,dia salah satu mahasiswi berprestasi"Ujar Ben


Sepertinya dia cocok untuk menjadi asisten Ben, Semenjak Raya tidak bekerja lagi,ben sangat kewalahan menangani pekerjaannya"Batin Reyhan


.


.


.


..


.


.


.

__ADS_1


bersambung 💓


Jangan lupa like+komen+vote ya readers 🙏😊


__ADS_2