Cinta Pelayan Setia Tuan Muda

Cinta Pelayan Setia Tuan Muda
Eps.58(penyamaran)


__ADS_3

Raya yang sedang menyamar sebagai perawat berjalan mendekati Para pengawal yang sedang berjaga di depan pintu Ruang Rawat Reyhan.


Walau sedikit gugup karena bisa saja para pengawal itu curiga dengannya,Raya sengaja memakai masker agar para pengawal itu tidak mengingat wajahnya.


"Permisi saya di tugaskan oleh dokter haris untuk mengontrol keadaan pasien"Ucap Raya


"Silahkan masuk"Ucap salah satu pengawal


"Tunggu"Ucap salah satu pengawal itu lagi


Raya Menghentikan langkahnya, jantungnya Berdetak kencang,ia mulai Khwatir jika pengawal itu mencurigainya.


"Buka masker anda,Saya harus Tahu Siapa saja perawat yang memeriksa Tuan muda"Ucap pengawal itu


Inilah yang Raya Takutkan, Dengan penuh Rasa Takut ia menggerakkan tangannya untuk membuka maskernya,Tapi belum sempat ia membuka maskernya,Ben Sudah datang dan langsung mencegah Raya.


"Aku sudah melihat wajahnya, dokter Haris bilang dia adalah perawat yang sedang bertugas malam ini,ia sudah biasa menangani pasien VVIP di sini, Silahkan anda masuk"Ucap Ben meyakinkan para pengawal itu


Raya bisa bernafas lega karena Ben datang, dengan Cepat ia masuk ke dalam, Sementara Ben menunggu di luar bersama para pengawal itu.


Sesampainya di dalam,Mata Raya langsung tertuju kepada sosok pria yang sedang berbaring di atas Rajang rumah Sakit dengan selang infus yang menacap di tangannya.


Raya berjalan perlahan mendekati Reyhan,Air matanya sudah tidak dapat di bendung lagi, Melihat Reyhan terbaring lemah seperti sekarang, Membuat hatinya terenyuh,ia menggenggam tangan Kanan Reyhan,dengan perlahan ia duduk di samping Reyhan.


Ini aku Raya, Tolong sadarlah,Aku mohon,Aku tidak sanggup jika harus kehilangan mu"Batin Raya


~


Sudah sekitar sepuluh menit Raya berada di Sana, Raya merasa sudah saatnya ia pergi, ia beranjak dari tempat duduknya.

__ADS_1


Tapi baru saja ia akan berbalik, tiba-tiba tangannya di tarik oleh Reyhan dan membuat ia kembali terduduk di samping Reyhan.


Reyhan Membuka Matanya perlahan,ia menggerakkan tangannya Membuka masker di wajah Cantik Raya,Ia tersenyum Saat Melihat wajah di balik masker itu.


"Kamu Tahu betapa Takutnya aku ,jika saja saat aku menarik tangan mu dan ternyata itu bukan kamu"Ucap Reyhan lirih


"Kamu sudah sadar,Aku akan Panggil Dokter Haris"Ucap Raya


"Jangan.. Sebenarnya aku sudah sadar sejak Tadi,aku hanya ingin bersamamu sekarang"Ucap Reyhan mencegah Raya pergi


"Aku sudah berjanji kepada dokter Haris,jika aku hanya akan sebentar Saja di Sini"Ucap Raya lirih


"Tinggallah Sebentar lagi,"Ucap Reyhan


"Kenapa kamu Memakai pakaian perawat seperti ini"Ucap Reyhan lagi


"Di luar banyak pengawal yang berjaga, tidak sembarang orang bisa masuk, sekertaris Ben dan Dokter Haris membantu ku untuk bisa masuk ke sini"Ucap Raya


"Kamu tidak salah, justru Karena kejadian ini Aku sadar Jika aku Tidak bisa kehilanganmu, Aku juga sangat mencintaimu"Ucap Raya Sambil terisak


Reyhan menghapus air mata yang mengalir di pipi Raya "Jangan menangis,Aku tidak akan pernah meninggalkanmu"Ucap Reyhan lirih


"Jangan terlalu banyak bicara, Kamu belum pulih benar, istirahat lah,"Ucap Raya sambil mengusap-usap punggung Tangan Reyhan


"Aku selalu menunggu momen ini,jika aku Tahu akan seperti ini, Kenapa tidak dari dulu saja aku terluka"Ucap Reyhan


"Kenapa berkata seperti itu,Aku sudah hampir gila karena memikirkan kondisi mu,dan seenaknya kamu berkata seperti itu"Ucap Raya


Reyhan terseyum mendengar ucapan Raya "Maaf, karena sudah membuat mu khawatir

__ADS_1


"Aku sudah terlalu lama di sini,aku harus pergi sekarang"Ucap Raya


"Sebentar lagi,temani aku sampai aku tertidur,Aku mohon"Ucap Reyhan


"Baiklah,Aku akan menemani kamu sampai kamu tertidur,"Ucap Raya sambil Menaikkan selimut Reyhan sampai kedada.


Reyhan Memejamkan matanya sambil menggenggam tangan Raya.


~~


Pagi hari di Gedung Utama HRY group,Di dalam Ruang kerja Sukmawan, ia menampar satu persatu orang suruhannya yang tidak berhasi membunuh Reyhan.


"Dasar tidak becus... Aku menyuruh kamu untuk membunuhnya tapi lihat dia Masih hidup"Ucap Sukmawan dengan penuh amarah


Mereka tidak sadar jika Niko berada di depan pintu mendengarkan percakapan mereka.


"Maaf Tuan.. Saya"


"Apa maafmu itu bisa membawanya ke neraka,Tidak.. Sekarang pergi dari sini, Sebelum aku akan mengirimu ke neraka untuk mengantikannya"Ucap Sukmawan


Niko segera menjauh dari pintu agar tidak ketahuan,Dengan cepat orang itu pergi meninggalkan Ruang kerja Sukmawan.


~


Niko masuk kedalam Ruang kerjanya,ia duduk di kursi kebesarannya,ia tidak menyangka ayahnya akan bertindak sejauh ini demi sebuah kekuasaan.


Walaupun Hubungannya dengan Reyhan tidak baik,Tapi iya tidak membenci Reyhan,baginya Reyhan tetaplah sahabatnya meski harus merenggang karena konflik Antara Reyhan dan Ayahnya Sukmawan.


Tindakan Ayahnya yang ingin menyingkirkan Reyhan adalah tindakan kriminal Tapi di sisi lain,Niko mau tidak mau Hanya bisa menutup mata,ia tidak bisa menghancurkan keluarganya sendiri.

__ADS_1


Sampai Kapan akan seperti ini, Hidup dalam ketidak tenangan, terus menutup mata dan telinga dari semua kejahatan yang ayah buat"Batin Niko


__ADS_2