
Ambulans sudah sampai di depan pintu UGD, Nampak Dokter Haris dan beberapa perawat sudah menunggu di sana.
Dengan kondisi yang sudah tak sadarkan diri Reyhan di turunkan dari ambulans oleh petugas ambulans.
Ben turun bersamaan dengan Reyhan, dokter Haris terkejut melihat kondisi Reyhan,sepuluh tahun berteman ia bahkan tidak pernah melihat Reyhan pingsan,dan sekarang ia harus melihat sahabatnya itu tidak sadarkan diri dengan luka tusuk di perutnya.
"Apa yang terjadi,Bagaimana dia bisa terluka seperti ini"Tanya Haris kepada Ben
"Akan Saya ceritakan nanti, Tolong selamatkan nyawa tuan muda "Ucap Ben dengan panik
~
Selama pemeriksaan Ben terus berada di samping Reyhan,Rasa bersalah Kembali muncul saat melihat Reyhan lemah Tak berdaya seperti Saat ini.
"Dia Banyak kehilangan darah, Luka tusukya cukup dalam hingga melukai organ dalamnya, untuk menghentikan pendarahan kita harus segera mengoperasinya"Ucap dokter haris kepada Ben
"Lakukan yang terbaik untuk keselamatannya"Ucap Ben
Tak lama Anwar dan Miska datang dan langsung menghampiri Reyhan.
"Reyhan...Apa yang terjadi, Bagaimana bisa Reyhan terluka parah seperti ini?"Tanya Anwar kepada Ben
"Seseorang tiba-tiba saja datang dan menusuk Tuan muda, karena gelap dan dia memakai penutup kepala saya tidak dapat melihat dengan jelas siapa orang itu "Ucap Ben
"Tenang lah sayang,dia Akan segera sadar"Ucap Miska berusaha menenangkan Suaminya
"Iya,aku Tahu dia pria yang kuat,"Ucap Anwar
,Ini pasti Ulah kakak,Aku berharap kamu tidak akan pernah sadar lagi,lebih baik kamu pergi bersama ibu mu di neraka"Batin miska
Anwar Melihat kearah Dokter Haris yang sedang berdiri di samping Ben
"Lakukan yang terbaik untuk kesembuhan Anak ku,Aku mempercayakan Rumah sakit ini kepada mu karena Kamu dokter pilihan Reyhan,"Ucap Anwar
"Tentu Tuan, Reyhan akan segera di operasi,Saya akan berusaha sebaik mungkin"Ucap dokter haris
~~
Di depan pintu ruang operasi,Anwar,Miska dan ben Sedang duduk sambil menunggu operasi Reyhan selesai.
"Segera Laporkan kejadian ini ke pihak yang berwajib, Lakukan apapun untuk menemukan pelakunya,Aku tidak akan pernah memaafkan siapapun orang itu"Ucap Anwar kepada Ben
"Baik Tuan" Ucap Ben
" satu lagi, Setelah operasi selesai dan Reyhan akan di pindahkan di ruang Rawat... Tugaskan para pengawal untuk berjaga di depan pintu kamarnya,Hanya orang tertentu saja yang boleh Masuk"Ucap Anwar
"Baik Tuan,Akan segera saya laksanakan setelah operasi selesai"Ucap Ben
Miska tidak berkata apa-apa,ia mulai Khwatir jika Sukmawan tertangkap,Ia tahu betul ini adalah ulah kakaknya itu.
~
Waktu menunjukkan pukul tiga dini hari,Dokter haris sudah keluar dari Ruang operasi,Anwar dan ben segera beranjak dari duduknya dan menghapiri Dokter Haris.
"Bagaimana keadaannya?"Tanya Anwar
"Operasi berjalan lancar, meski belum sadarkan diri dan masih memer,Tapi kondisinya stabil,Tuan tidak perlu Khwatir, Reyhan akan segera di pindahkan keruang perawatan"Ucap dokter haris
"Syukurlah Kalau Begitu"Ucap Anwar
Sial.. kenapa dia tidak mati"Batin Miska
~
Di dalam Ruang perawatan.
Reyhan masih belum sadarkan diri,Ben,Anwar dan miska berdiri di samping Reyhan, mengamati tubuh lemah tak berdaya itu.
"Sebaiknya kamu pulang,kamu sedang hamil dan kamu butuh istirahat,Ben akan mengantarkan kamu pulang"Ucap Anwar
"Sayang..Apa kamu tidak apa-apa sendiri di Sini"Ucap Miska
"Setelah mengatakan nyonya pulang, Saya Akan kembali kemari
"Kalau begitu Baiklah"Ucap Miska
Pagi hari di Kantor Cabang HRY group sudah Heboh dengan berita penusukan CEO baru mereka.
Raya yang baru saja tiba di kantor menghapiri Bobby,Dita,Meysa dan pak Rian yang sedang mengobrol serius di dalam Ruangan Staf.
"Ada Apa, pagi-pagi udah melow gini, Emang ada kabar duka ya?"Tanya Raya
"Iya kabar duka dari CEO baru kita"Ucap Bobby
"Maksudnya?"Tanya Raya tak mengerti
"Malam Tadi Tuan Reyhan menjadi korban penusukan oleh orang yang tidak di kenal, Sekarang ia belum sadarkan diri"Ucap Pak Rian
"Apa!..tidak mungkin"Ucap Raya
__ADS_1
"Iya kan,Aku juga tidak percaya Tapi ternyata kabar itu benar"Ucap dita
"Semoga saja Tuan Reyhan cepat sadar"Ucap Meysa
"Apa Nona Jihan masuk hari ini?"Tanya Raya
"Tentu saja tidak,ia pasti di rumah sakit sekarang,"Ucap pak Rian
Raya tidak lagi dapat menahan Rasa khawatirnya kepada reyhan,ia tidak tau jika malam itu akan terjadi musibah yang menimpa Reyhan,Rasa kesal yang malam tadi meguasai hati dan Pikiran kini berubah menjadi rasa Cemas yang teramat sangat.
"Aku harus ke toilet"Ucap Raya Raya lalu melangkah pergi
Sambil berjalan Raya mengambil ponselnya yang ada di Tas untuk menghubungi Jihan,Tak berapa lama teleponya tersambung.
**Raya**: Hallo Nona..Apa Nona sedang di rumah Sakit
**Jihan**:Iya Raya...
**Raya**: Apa kondisi Tuan Reyhan baik-baik saja
**Jihan**:Kak Reyhan belum sadarkan diri
**Raya**:Apa!..Saya akan kerumah Sakit sekarang
**Jihan**: percuma kamu kemari,tidak sembarang orang bisa masuk ke kamar kak Rey ada pengawal yang berjaga,Aku saja hanya bisa melihatnya sebentar,Ada Milen yang Menemaninya,
Raya menatap lurus kedepan dengan tatapan kosong, seperti kehilangan Tujuannya
*Ada dua hal yang terkadang membuat aku* *menjadi bingung,Cinta dan Benci,Malam tadi aku begitu membenci mu dan pagi ini aku kembali mencemaskan keadaan mu,hal itu tidak lain karena aku masih mencintaimu,dan sekarang Aku Benar-benar menyesal Meninggalkan kamu malam itu"Batin Raya*
~~
Di dalam Ruang Rawat VVIP, hanya ada Milen dan Anwar yang masih setia duduk di samping Reyhan menunggu Reyhan sadar.
"Sebaiknya kamu pulang,Ini sudah malam, Besok kamu bisa kembali lagi"Ucap Anwar kepada Milen
"Tapi paman,Aku masih sangat Mengkhawatirkan Reyhan, kenapa ia belum sadar juga"Ucap Milen
"Tenang saja ia akan segera sadar,Paman juga akan pulang, Malam ini Ben dan beberapa pengawal akan berjaga di sini, Pulang lah untuk istirahat"Ucap Anwar
"Baiklah Paman,Kalau begitu, Kita turun bersama"Ucap Milen
Anwar dan Milen keluar dari ruang Rawat reyhan,di sana sudah ada Ben dan beberapa pengawal yang masih berjaga.
"Saya dan Milen akan pulang, Kalian tolong jaga Reyhan baik-baik, Jangan biarkan sembarang orang masuk kedalam, Mengerti"Ucap Anwar
"Kami mengerti Tuan"Ucap Ben dan pengawal itu bersamaan
Anwar dan milen beranjak pergi meninggalkan Tempat itu, Sementara ben langsung masuk untuk berjaga di dalam Ruangan
Ben duduk di sofa yang ada di Ruangan itu Sambil memaikan Ponselnya, Tiba-tiba Ponselnya berdering tanda Panggilan masuk tapi dari nomor tidak di kenal, karena penasaran Ben langsung menerima Panggilan.
__ADS_1
**Ben**:hallo,Siapa ini?"
**Raya**:Ini saya Raya Tuan
**Ben**:Raya,Ada apa
**Raya**:Saya ingin minta tolong,Saya ingin menemui Tuan Reyhan Sebentar saja apa bisa?
**Ben**: Sepertinya akan sulit
**Raya**: Tolong bantu Saya tuan,Saya sudah di depan rumah sakit sekarang
**Ben**:Apa..Aku akan menememui kamu sekarang, Tunggu di sana
Ben mematikan Panggilan teleponya,ia berjalan dengan cepat lalu naik lift menuju lantai bawah.
Sesampainya di bawah tidak sengaja ia berpapasan dengan Dokter Haris,dan saat itu pula Ben menemukan sebuah ide untuk membawa Raya masuk.
"Kamu mau kemana?"Tanya Dokter Haris
"Apa anda akan memeriksa tuan muda?"Tanya Ben
"Iya.. Kenapa?"Tanya Dokter Haris balik
"Tolong ikut saya sebentar"Ucap Ben
"Kemana?"Tanya Dokter haris merasa bingung
"Ikut Saja"Ucap Ben lalu menarik lengan Dokter Haris
~
Di depan rumah sakit, Dokter Haris menatap Raya dengan tatapan yang susah untuk di artikan, Sementara Raya Mencoba mengalihkan pandangannya kearah lain.
Ben menyeret lengan Dokter Haris untuk sedikit menjauh dari Raya agar bisa membahas rencananya.
"Tolong bantu dia untuk bisa masuk kedalam ruangan tuan muda"Ucap ben
"Kenapa harus aku,Lagi pula dia siapa?"Tanya
Ben mendekat ke kuping Dokter Haris lalu membisikkan sesuatu.
"Wanita ini adalah wanita yang di cintai tuan Muda"Bisik Ben
"Apa!..Tunggu dulu aku baru ingat,aku pernah bertemu dengannya di rumah Reyhan, bukanya dia Pelayan,"Ucap Dokter Haris merasa terkejut
"Ssstt.. pelankan suara anda,itu tidak penting sekarang yang paling penting sekarang adalah Hanya anda yang bisa membawa dia masuk kedalam ruangan tuan muda"Ucap Ben
"Tapi bagaimana caranya aku membawanya masuk"Ucap dokter haris
"Jadi begini........."Ujar Ben, menjelaskan rencana yang ia sudah Fikirkan sejak tadi.
__ADS_1
BERSAMBUNG 💓