Cinta Pelayan Setia Tuan Muda

Cinta Pelayan Setia Tuan Muda
Eps.66(Masalah Baru)


__ADS_3

Reyhan duduk kursi kebesarannya sambil berpangku tangan, Tatapan matanya fokus kepada Raya yang sedang duduk didepannya, Membuat Raya menjadi salah tingkah.


"Ehm..apa Saya boleh keluar Tuan"Ucap Raya


Reyhan menyunggingkan senyumnya mendengar ucapan Raya "Kamu benar-benar memberikan aku kejutan besar hari ini,dua Hari Tanpa Kabar lalu tiba-tiba Muncul Seperti ini"Ucap Reyhan dengan kesalnya


"Maaf..Aku hanya ingin memberi kamu kejutan"Ucap Raya lalu tersenyum manis kepada reyhan


"Lupakan...aku sudah terlanjur kesal"Ucap Reyhan memalingkan wajahnya


"Kamu jangan seperti Anak kecil,Apa kamu tidak senang aku disini"Ucap Raya


"Tentu Saja aku senang"Ucap Reyhan


"Kalau begitu Jangan marah lagi"Ucap Raya


Reyhan berdiri dari posisi duduknya untuk mendekati Raya,Tapi langkahnya terhenti Saat


Suara Ketukan pintu terdengar dari luar,Tak lama Ben muncul dari balik pintu dengan tergesa-gesa.


"Maaf Mengganggu Tuan,Nona Milen sedang menuju kemari"Ucap Ben


Baru saja Reyhan akan membuka suara tiba-tiba Milen sudah datang dan berhambur memeluknya.


"Selamat pagi Sayang"Ucap Milen yang sudah melepaskan pelukannya


Raya yang masih dalam posisi duduk, Menundukkan Pandangannya,ia Tak sanggup melihat pemandangan yang ada di depannya saat ini.


"Maaf Tuan dan Nona Saya harus kembali bekerja sekarang, Permisi"Ucap Raya sambil menunduk


Raya berjalan dengan cepat meninggalkan Ruang kerja Reyhan.


Reyhan Menatap kepergian Raya sampai Raya menghilang dari balik pintu,ia Sangat Merasa bersalah sekarang.


"Ada Apa kamu kemari?"Tanya Reyhan dengan kesal


"Kenapa kamu marah..Aku kemari karena hari ini hari pertama kamu bekerja "Ucap Milen


"Pulanglah..Aku sedang sibuk"Ucap Reyhan dengan wajah penuh Amarah


"Tapi Aku masih ingin bersamamu"Ucap Milen


"Pulanglah,Atau aku akan menghubungi security untuk membawa kamu keluar"Ucap Reyhan yang semakin Kesal


Milen tak bisa berkata apa-apa lagi,ia keluar dari ruang kerja Reyhan dengan kesal, tinggalah Ben dan Reyhan di ruangan itu.


"Di mana Raya?"Tanya Reyhan


"Saya melihat dia keluar Tuan"Jawab Ben


Reyhan menghela nafas berat, karena lagi-lagi ia melukai hati Raya.


Milen berjalan keluar dari Ruangan itu , Saat sedang berjalan menuju lift tak sengaja ia bertemu dengan Raya yang sedang duduk di kursi tak jauh dari pintu lift.


"Kamu yang tadi berada di Ruang kerja Tunangan Saya kan,kamu siapa?" Tanya Milen


"Saya asisten sekertaris Ben Nona,Ini hari pertama Saya bekerja"Jawab Raya lirih


"Tunggu.. Sepertinya kamu terlihat tidak asing,Apa kita pernah bertemu sebelumnya"Ucap milen


"Mungkin nona salah orang, Saya tidak merasa pernah bertemu Nona, Permisi"Ucap Raya lalu beranjak pergi meninggalkan Milen


Tatapan Milen Belum Lepas dari Raya,ia masih mengingat-ingat Dimana dia pernah bertemu dengan Raya.


Dia benar-benar tidak asing,tapi Dimana aku pernah melihatnya"Batin Milen


Milen kembali melangkah pergi,ia sudah lupa jika ia pernah bertemu dengan Raya di kediaman Hardiansyah sewaktu Raya bekerja sebagai pelayan di rumah itu.

__ADS_1


~~


Setelah beberapa Saat Raya Kembali masuk kedalam,ia duduk di kursinya yang berhadapan dengan Ben.


Sadar dengan kedatangan Raya Ben beranjak dari tempat duduknya lalu berjalan mendekati Raya.


"Kamu dari mana Saja,Tuan Muda sibuk mencari mu,dia belum kembali dari tadi"Ucap Ben


"Saya baru saja dari Toilet,Apa ada yang bisa saya kerjakan"Ucap Raya mengalihkan pembicaraan


"Lebih baik kamu Hubungi dia sekarang"Ucap Ben


"Saya sedang tidak ingin membicarakannya,Nanti dia akan Datang sendiri"Ucap Raya


Ben Memijat-mijat keningnya,Ia bingung harus bertindak seperti apa,ini bukanlah Masalah percintaannya Tapi kenapa ia ikut Galau.


Tak lama suara pintu terbuka, Reyhan muncul dan langsung menghampiri Raya, sedangkan Ben Melangkah pergi meninggalkan Reyhan dan Raya.


"Kamu dari mana saja,Aku sangat Mengkhawatirkan kamu"Ucap Reyhan


"Aku dari Toilet"Ucap Raya cuek


"Masalah tadi,Aku Minta Maaf"Ucap Reyhan penuh penyesalan


"Tidak perlu minta maaf,Aku hanya Belum terbisa dengan situasi seperti Tadi,... Bisakah kita kembali bekerja"Ucap Raya


Aku tau kamu pasti masih marah, lebih baik aku tidak terlalu memaksanya untuk bicara"Batin Reyhan


~~


Reyhan berjalan memasuki Ruang Rapat di ikuti oleh Ben dan Raya di belakangnya.


Saat Raya masuk,Niko yang sudah lebih dulu berada di Ruang Rapat Tak Melepaskan padanganya dari Raya.


Raya, Bagaimana bisa dia di sini"Batin Niko


"Selamat pagi semuanya,Saya sebagai CEO baru HRY group,Saya mohon kerjasama Anda semua"Ucap Reyhan


Reyhan Melirik kearah kursi Sukmawan yang nampak kosong.


"Kemana pak Sukmawan?"Tanya Reyhan


"Beliau sedang tidak enak badan dan sedang beristirahat di Ruang kerjanya"Ucap salah satu Anggota direksi yang juga Salah satu Tangan kanan Sukmawan


"O seperti itu"Ucap Reyhan


Dia fikir aku percaya,Aku tahu itu hanya alasannya saja karena tidak ingin mengikuti rapat ini"Batin Reyhan


~~


Sekitar satu jam Rapat itu berlangsung dan akhirnya Rapat itu selesai,dan Waktunya untuk makan Siang.


Raya keluar dari Ruangan itu Tiba-tiba dari arah belakang Niko memanggilnya.


"Raya.."Panggil Niko sambil berlari kecil menghampiri Raya


Raya berbalik melihat kesumber Suara "Hey kak Niko"Ucap Raya


"Kamu apa kabar?.. Sudah lama kita tidak bertemu,Aku sedang sibuk akhir-akhir ini,dan Aku baru saja akan kekantor cabang untuk menemui kamu,Tapi kita malah bertemu di sini"Tanya Niko


"Aku baik kak..Aku bekerja di sini sekarang, Sekertaris Ben membutuhkan Asiten,dan Nona jihan Merekomendasikan ku"Ucap Raya


"Jadi sekarang kamu bekerja dengan Reyhan"Ucap Niko


"Iya begitulah kak"Ucap Raya


Kalian pasti akan semakin dekat"Batin Niko

__ADS_1


"kak Niko kenapa melamun"Ucap Raya


"Owh aku tidak apa-apa,Ayo makan siang bersama"Ajak Niko


"Baiklah"Ucap Raya


Baru saja Raya dan Niko akan beranjak pergi, tiba-tiba Reyhan dan Ben sudah berada di depan mereka.


"Kamu mau kemana?" Tanya Reyhan kepada Raya


"Maaf Taun,Raya sudah Setuju untuk makan siang dengan Saya"Ucap Niko mendahului Raya


Reyhan Melirik kearah Raya, Sedangkan Raya mengalihkan pandangannya kearah samping, untuk menghindari tatapan Reyhan.


"Bagiamana Raya,Apa kita jadi untuk pergi makan siang?"Tanya Niko


Raya memberanikan diri untuk menatap Reyhan "Maaf Tuan saya harus pergi..Saya akan kembali setelah makan Siang"Ucap Raya


Raya Kembali berbalik membelakangi Reyhan, Tapi baru saja ia akan melangkah, Reyhan Sudah mencegahnya.


"Kamu tidak boleh pergi"Ucap Reyhan sambil memegang pergelangan tangan Raya


"Tuan Apa maksud Anda"Ucap Niko


"Dia Pegawai ku"Ucap Reyhan sambil menatap Niko tajam


"Ya, Semua orang di perusahaan ini juga adalah Pegawai Anda"Ucap Niko


"Aku berhak untuk mengatur semuanya, jadi pergilah"Ucap Reyhan


"Mungkin alasan anda tidak mengizikannya pergi,karena Orang yang mengajak Raya adalah Saya?"Tanya Niko dengan tatapan mata yang tak kalah Tajamnya


"Memangnya kamu fikir kamu siapa,"Ucap Reyhan


"Kalau bukan karena itu lantas kenapa?"Tanya Niko


Reyhan Kembali melirik Raya,Raya yang sedang sedang di lirik Reyhan Menjadi salah tingkah sendiri,ia tidak Tahu harus bekata Apa .


Reyhan menghela nafas berat,ia merasa kesal dengan sikap Raya yang hanya terus diam tanpa mengatakan apapun.


"Pergilah"Ucap Reyhan


"Apa"Ucap Raya yang kembali menatap Reyhan


"Aku bilang Pergilah, Selamat bersenang-senang"Ucap Reyhan lalu melangkah di ikuti oleh Ben


Niko Melirik Raya yang ada di sampingnya , Raya belum Melepaskan pandangannya dari reyhan,Raya masih saja Menatap kepergian Reyhan dengan tatapan sendunya.


Sebenarnya seperti apa hubungan kalian,Tatapan mata Reyhan bukanlah tatapan seorang atasan kepada bawahannya tapi Tatapan seorang Pria kepada kekasihnya"Batin Niko


.


.


.


.


.


.


.


.


Bersambung 💓

__ADS_1


__ADS_2