
Aku memperhatikan Zara yang masih berlutut di hadapanku, penasaran dengan status barunya.
Aku memutuskan untuk memeriksanya.
"[STATUS]," gumamku dalam hati.
...[SYSTEM ERROR] ...
...[TERDAPAT ERROR DARI SYSTEM] ...
...[PELAYAN HOST: ZARA, TERDAPAT KESALAHAN INPUT DARI SYSTEM] ...
...[HOST MENDAPATKAN KOMPENSASI DARI SYSTEM] ...
...[SELAMAT HOST!] ...
...[HOST CALLIGA MENDAPATKAN KOMPENSASI]: ...
...1.[20 BONUS STATS POINT]...
...2.[20 SYSTEM POINT] ...
Namun, tiba-tiba terjadi kesalahan pada system. Aku memperoleh pesan "System Error" yang membuatku sedikit bingung.
Tampaknya ada masalah dengan input dari system terhadap Zara.
"Eeh? Apa yang terjadi?" gumamku heran.
System memberikan kompensasi atas kesalahan tersebut. Aku mendapatkan 20 poin sistem dan 20 poin bonus statistik.
Meskipun aneh, setidaknya aku mendapatkan beberapa manfaat dari situasi ini.
Kemudian, status panel Zara muncul di hadapanku.
Aku melihat detail mengenai dirinya.
...[STATUS PELAYAN HOST: ZARA] ...
...[STATUS]...
...Nama: Zara...
...Spesies: Ninja Beetle / Kumbang Ninja...
...CLASS: ASSASSIN, NINJA...
...Level: Level 50...
...Health Point/HP: 60...
...Kekuatan: 125...
...DMG Critical: 20%...
...Pertahanan: 30...
...Kecepatan: 150...
...Tingkat evolusi: 3 ...
Aku tercengang melihat bahwa Zara sudah mencapai level 50 dengan cepat.
Tampaknya evolusinya memberikan dampak signifikan pada pertumbuhannya.
Namun, saat melihat statistiknya, aku melihat bahwa pertahanan dan HP-nya cukup rendah.
Mungkin ini adalah efek samping dari evolusi menjadi ninja.
Aku merasa lega melihat Zara menjadi lebih kuat sekarang. Panel status hologram pun menghilang dari hadapanku, memberi ruang untuk fokus pada perintah selanjutnya.
Aku pun penasaran dengan skill baru zara dan ingin melihatnya.
"ZARA!"
__ADS_1
"Aku ingin melihat kemampuan barumu, Zara!" ucapku dengan nada tegas.
Zara yang masih berlutut di hadapanku menjawab dengan patuh, "Ya, tuanku! Apa yang bisa kubantu?"
"Aku telah memberikanmu 11 skill baru, dan sekarang aku ingin melihatmu menggunakan skill-skill tersebut di hadapanku," jelas aku dengan tegas.
"Eeh?,sungguh tuanku?!, sungguh tuanku benar-benar naga yang agung!" Ucap zara dengan mata berbinar.
Zara sepertinya terkejut mendengar bahwa aku memberikannya 11 skill baru.
Aku memilih untuk berbohong bahwa itu adalah pemberian langsung dari ku, padahal sebenarnya itu datang dari system.
Dengan antusias, Zara menjawab, "Baik tuanku! Aku akan menunjukkan skill yang tuan berikan dengan senang hati!"
Aku hanya mengangguk sebagai tanggapan. Aku senang melihat semangatnya yang tinggi. Tentu saja, aku harus tetap berperan sebagai naga agung yang kuat untuk menjaga reputasiku.
Zara perlahan berdiri dari posisi berlututnya, siap untuk menunjukkan Skill yang baru.
"Ah, maafkan aku, tuanku, tapi bagaimana cara menggunakan skill baru yang tuanku berikan kepadaku?" tanya Zara dengan kebingungan.
"Ahh, tenang saja, gadis kecil, aku bisa membantumu. Jangan khawatir," ucapku dengan nada bijak.
"B-Baik, tuanku!" jawab Zara dengan wajah memerah dan tubuhnya bergetar.
"Baiklah, pertama-tama, aku ingin memberitahumu tentang skill baru yang kau miliki, Zara," lanjutku.
"Kau sekarang memiliki class job sebagai ninja dan assassin, yang berarti kau memiliki keunggulan dalam kecepatan dan serangan yang kuat. Namun, kau juga memiliki 2 kelemahan, yaitu HP dan pertahanan yang relatif rendah," jelasku kepadanya.
"Ah, baik tuanku! Aku mengerti!" jawab Zara dengan antusias.
"Dengan kata lain, Aku adalah seorang spesialis dalam melawan musuh satu lawan satu, bukan, tuanku?" tanya Zara.
"Hmm, ya, itu benar dan salah, gadis kecil. Ya, memang kau spesialis dalam melawan musuh satu lawan satu, namun jangan lupa bahwa kau juga memiliki skill baru yang bisa dikombinasikan saat melawan musuh banyak, terutama sebagai seorang ninja yang memiliki kemampuan menghilang atau mengelabui musuh," jelas aku kepadanya.
"Jadi, jangan ragu untuk melawan banyak musuh sekaligus karena kau memiliki banyak keunggulan," tambahku.
"Sekarang, aku akan mengajarmu cara menggunakan skill barumu," ucapku dengan tegas.
"Sungguh, tuanku! Tuanku benar-benar mahatahu! Baik, tuanku yang agung, aku sangat bersyukur dan berterima kasih!" ucap Zara dengan mata berbinar penuh kekaguman.
"Baiklah, gadis kecil, sekarang aku ingin kau memfokuskan pikiranmu untuk membayangkan kau mengeluarkan duplikat bayanganmu dihadapanku," kataku dengan tegas.
"B-Baik, tuanku!" jawab Zara sambil menutup matanya dan memusatkan pikirannya.
Dalam sekejap, Zara berhasil mengeluarkan dua skill secara bersamaan:
[Shadow Clone]: Menggandakan diri menjadi bayangan yang sebenarnya, menyesatkan musuh untuk membingungkan mereka.
[Summon Shadow]: Memanggil bayangan terikat untuk membantumu dalam pertempuran, menyerang musuh secara otomatis.
Aku melihat duplikat Zara dan bayangan hitam dihadapanku.
"Bagus, gadis kecil, kau berhasil!" ucapku dengan bangga.
Zara meloncat bahagia di hadapanku, kegirangan karena berhasil menguasai skill baru.
"Ah, maafkan aku, tuanku," kata Zara.
"Kalau dilihat-lihat, Zara imut dan cantik juga ya," gumamku dalam hati. Aku pun melanjutkan.
"Ah, tidak apa, gadis kecil."
"Sekarang, aku ingin kau menggunakan bayanganmu dan duplikat bayanganmu untuk berlari dan merasakan sensasi menghilang dengan cepat," ucapku.
"Baik, tuanku!" jawab Zara penuh semangat.
Kedua Zara dan bayangannya berlari dengan cepat, dan lama kelamaan mereka menghilang.
Zara berhasil mengeluarkan skill [Phantom Step]:
[Phantom Step]: Menghilang dan muncul kembali dengan cepat di lokasi yang ditargetkan, sulit ditangkap.
Suara lari cepat Zara terdengar:
__ADS_1
Shuushh...
Shusshhh...
Sssett...
"Sungguh, tuanku! Ini benar-benar keren! Aku bisa berlari dengan secepat ini dan sangat lincah!" seru Zara dengan antusiasme.
"Ya, gadis kecil, sekarang kau tidak terlihat, dan sekarang ini adalah teknik serangan. Bayangkan kau mengeluarkan pisau kecil tajam di hadapan musuhmu," lanjutku.
Dengan cepat, Zara mengeluarkan shuriken.
Sshiing...
Shingg...
Tiba-tiba, ledakan terjadi ketika shuriken yang dilemparkan oleh Zara mengenai tubuhku.
Duar...
Duar...
"Eeh?" ucapku dengan kaget, sementara Zara berhenti di tempat setelah melakukan aksi menghilang dan berlari.
"Ah, maafkan aku, tuanku!" ucap Zara dengan tubuhnya bergetar karena kejadian shuriken yang meledak tadi.
Yah, sepertinya Zara berhasil mengeluarkan dua skill sekaligus.
[Shuriken]: Melakukan lemparan shuriken ke arah musuh dengan sangat cepat dari jarak jauh dengan daya serangan yang kecil.
[Kunai Chaos Strike]: Melakukan lemparan kunai serangan tak terduga, menciptakan ledakan magis yang membingungkan musuh.
"Hmm, ah, hiraukan saja. Itu tidak menyakitkan, hanya seperti digigit semut. Dan, gadis kecil, kau sudah bisa menggunakan setengah dari skill yang kuberikan, bagus!" ucapku.
"Berlatihlah mulai dari sekarang!" lanjutku.
"B-Baik, Tuanku yang agung!" balas Zara sambil berlutut di hadapanku.
Ngomong-ngomong, Zara sudah berevolusi dan ia sekarang menjadi tingkat ancaman apa? Aku tidak memiliki informasi spesies Ninja Beetle setelah memakan prasasti.
Apakah dia menjadi spesies baru?
Entahlah...
Aku pun teringat akan dungeonku.
Di tengah-tengah kekhawatiranku tentang dungeon yang menarik petualang dan monster, aku sadar bahwa masalah ini sebenarnya hanya mengganggu. Meskipun secara paradoks, dungeonku dirancang untuk menarik mangsa seperti permainan dan monster.
Mirip dengan tanaman yang memikat serangga dengan aroma manisnya. Sebagian besar dungeon memang seperti itu.
Jadi, dalam beberapa bulan atau minggu mendatang, pasti akan ada penyusup yang datang ke rumahku alias dungeonku...
"Ah, merepotkan," gumamku dengan kesal.
Namun, aku merasa lega karena ada Zara yang kuat di sini, jadi aku tidak terlalu khawatir.
Dengan nada yang tegas, aku memperingatkan Zara, "Zara, jangan mengecewakanku!" Tanpa sadar, aku mengeluarkan [Draconic Aura]-ku.
Namun, Zara hanya terdiam dan tidak menjawab. Aneh sekali, biasanya dia cepat dalam memberikan respon.
Zara hanya mengangguk dan berlutut di hadapanku dengan tubuh yang bergetar dan berkeringat ketakutan.
Entahlah, aku tidak terlalu peduli...
"Yosh!"
Aku merasa lapar.
Saatnya untuk makan.
Aku memutuskan untuk pergi ke lantai bawah dan mengkonsumsi banyak batu sihir untuk mempelajari lebih banyak sihir.
Dengan menggunakan skill [Teleportation]-ku, aku pun menghilang dan berpindah ke lantai bawah.
__ADS_1
Di saat itu juga, aku menghilang meninggalkan zara dilantai atas sendiri.