Fall For You

Fall For You
Menyelamatkan Jessica


__ADS_3

Jessica terjatuh ke dalam kolam. Beberapa orang yang melihat kejadian itu seolah menahan nafasnya. Rafael yang melihat Jessica tercebur, langsung menceburkan tubuhnya ke dalam kolam untuk menolong Jessica.


Jessica yang biasanya pandai berenang, karena merasa kakinya keram, terlihat kesusahan keluar dari kolam renang.


“Kakiku”gumam Jessica dalam hati sambil memegangi kakinya yang keram.


Suasana pesta ulangtahun Luke mendadak kacau akibat kejadian ini. Beberapa tamu bergerak mendekati kolam renang. Beberapa petugas keamanan langsung mengamankan Diane karena sudah membuat keonaran. Diane dijaga dua petugas keamanan di samping kanan dan kirinya sambil memegang lengan wanita itu.


“Let me go”ronta Diane pada petugas kemanan


Namun para petugas kemanan tak menggubris Diane dan terus membawa wanita itu keluar dari lounge and bar.


Sementara itu,


Jessica terus berusaha mempertahankan keseimbangan tubuhnya namun karena kakinya kram, lama kelamaan Jessica pun jatuh tenggelam ke dalam kolam. Rafael terus berenang sekuat tenaga untuk menyelamatkan Jessica.


“I got you”gumam Rafael dalam hati begitu dapat meraih tubuh Jessica.


“Huh..huh..huh”


Nafas Jessica terengah-engah setelah hampir tenggelam. Rafael memegang tubuh Jessica dengan sangat erat. Begitu sampai di pinggir kolam, Leon bersiap menangkap tubuh Jessica dan membantu Rafael mengangkat tubuh Jessica.


Jessica dan Rafael saling bertatapan dalam diam. Jessica terbatuk-batuk setelah sempat menelan air kolam.


Rafael mengangkat tubuh mungil Jessica ke pinggir kolam. Begitu juga dirinya. Tampak banyak orang yang mengerubungi keduanya.


“Uhuk..uhuk”

__ADS_1


Jessica memuntahkan air kolam yang sempat ditelannya.


“Kau baik-baik saja Jess?”tanya Leon kuatir


“Are you okay?”tanya beberapa tamu yang berada di dekat Jessica


“I’m fine”jawab Jessica


“Pakai ini”pinta Rafael sambil melingkarkan piyama mandi yang diterimanya.


“Terimakasih”jawab Jessica.


Jessica mendekap erat piyama mandi yang diberikan Rafael, karena gaunnya memang basah kuyup karena tercebur ke dalam kolam renang. Hingga membuat apapun yang dikenakannya basah kuyup.


Rafael berdiri dari posisinya lalu mendekati Jessica. Jessica kaget melihat Rafael yang tiba-tiba membopongnya.


Rafael menurunkan Jessica perlahan, namun karena kakinya yang masih keram, membuat Jessica tak bisa berdiri dengan sempurna hingga hampir terjatuh.


“Aduhh..kakiku!”keluh Jessica


Untung saja dengan sigap Rafael segera meraih tubuh mungil Jessica. Rafael langsung mengarahkan tangan Jessica dilingkarkan di lehernya. Dan dengan sekali gerakan Rafael sanggup membopong Jessica.


Jessica mau tidak mau melingkarkan tangannya di leher Rafael.


“Dasar keras kepala”seru Rafael dengan ekspresi dinginnya


Jessica hanya sanggup mengerucutkan bibirnya mendengar keluhan lelaki tampan yang sudah menyelamatkan dirinya. Rafael terus membopong Jessica menuju lift ditemani Leon.

__ADS_1


“Pesankan sebuah kamar”pinta Rafael pada Leon


Dengan sigap Leon langsung memesankan sebuah kamar untuk keduanya.


“Kamar? Untuk apa? Kau tinggal mengantarku pulang”pinta Jessica


Jessica sedikit ketakutan setelah mendengar Rafael yang meminta Leon memesankan sebuah kamar untuk mereka. Jessica takut jika diapa-apakan lelaki buaya darat yang biasa menghabiskan malam-malam panasnya dengan teman kencannya di hotel.


Rafael menatap Jessica dengan ekspresi dinginnya.


“Sudah kubilang kan kau bukan tipeku. Jadi jangan berpikiran yang aneh-aneh. Aku pesan kamar supaya kita bisa ganti pakaian. Apa kau tak lihat pakaian kita berdua sama-sama basah kuyup? Kita bisa sakit jika tak segera berganti pakaian. Apalagi aku bisa melihat…”


Mata jelalatan Rafael menunjuk ke arah bagian dada Jessica yang terlihat menyembul keluar dari gaunnya karena belum ditutup dengan benar dari balik piyama mandinya.


Jessica yang mengikuti arah mata Rafael, refleks membelalakkan matanya dan langsung menutup bagian dadanya dengan satu tangannya.


“Dasar mesum. Bisa-bisanya di saat seperti ini kau berpikiran kotor seperti itu” seru Jessica tidak terima


“Isshhh..berisik. Suaramu itu benar-benar menganggu”keluh Rafael


“Turunkan aku! Aku tak mau dibopong lelaki mesum sepertimu. Turunkan aku!”ronta Jessica sambil memukul-mukul dada bidang Rafael.


Rafael spontan mendekatkan wajahnya ke arah Jessica. Membuat mata Jessica terbelalak sempurna karena jarak mereka yang sangat dekat. Jessica bahkan seakan menahan nafasnya setelah beradu mata dengan lelaki tampan yang menyebalkan yang selalu menggodanya itu.


“Ka-kau mau apa?”tanya Jessica dengan terbata-bata


“Kalo kau masih berontak, aku akan menciummu sekarang juga. Apa itu maumu?”bisik Rafael dengan tatapan menggoda sambil menatap bibir merah Jessica

__ADS_1


“Jangan mimpi!”sahut Jessica sambil menolehkan wajahnya karena tak kuat bertatapan dengan Rafael karena entah kenapa bertatapan dengan lelaki menyebalkan itu membuat jantung Jessica tidak aman.


__ADS_2