Fall For You

Fall For You
You're So Gorgeous


__ADS_3

Rafael yang mendengar masalah yang sedang dihadapi Amanda tampak berjalan mendekati dua saudara itu.


“Ada apa ini? Kemana Samantha?”tanya Rafael yang juga mulai kesal karena rekan modelnya yang bernama Samantha tak kunjung datang.


“Entahlah. Dia susah sekali dihubungi”jawab Amanda dengan kesal


“Lalu bagaimana dengan pemotretan ini? Klient kita pasti akan marah besar jika kita tidak bisa menyelesaikan pemotretan sesuai schedule”ucap Rafael sambil menatap Jessica


“Aduh..kenapa jadi seperti ini? Aku kan bukan model. Apa aku bisa?”gumam Jessica dalam hati.


“Aku sedang membujuk Jessica supaya mau menggantikan Samantha”ucap Amanda sambil menatap Jessica.


Rafael yang berdiri tak jauh dari Jessica langsung menatap gadis cantik itu. Jessica pun balik menatap lelaki tampan yang tadi baru saja melakukan pemotretan.


“Kalo kau mau membantu sebaiknya cepatlah! Kita berburu dengan waktu!”ucap Rafael dengan ekspresi dinginnya.


“Tapi aku tak yakin aku bisa kak”ucap Jessica ragu sambil menatap Amanda

__ADS_1


“Belum dicoba kenapa sudah menyerah?”sindir Rafael


“Tapi aku kan bukan foto model seperti kamu”balas Jessica sedikit kesal


“Amanda dan Luke menunjukmu. Bukankah itu artinya kamu pantas mencobanya?”tanya Rafael dengan tatapan tajamnya.


Jessica mulai ragu dengan keputusannya sendiri. Awalnya dia ingin menolak. Namun melihat Amanda dan orang-orang yang bekerja pada proyek itu, membuat Jessica memikirkan ulang keputusannya.


“Ayo lah cepat! Apa keputusanmu? Kau membuat semua orang menunggu keputusanmu?”tanya Rafael dengan sedikit kesal


Jessica menghela nafasnya perlahan sambil memejamkan matanya. Berharap apapun keputusannya, semoga itu adalah yang terbaik untuk semuanya. Setelah berpikir sejenak, akhirnya Jessica menyetujui permintaan Amanda menjadi model pengganti.


“Baiklah kak! Aku akan membantu kakak”jawab Jessica


“Aaaa…Kau memang yang terbaik Jess”teriak Amanda kegirangan sambil memeluk tubuh saudara sepupunya itu.


“Kau ganti pakaian sekarang”ucap Amanda

__ADS_1


“Elsa, give the dress to Jessica”pinta Amanda pada Elsa, anak buahnya


Elsa segera membawakan dress yang harus dikenakan oleh Jessica. Jessica pun berganti pakaian di ruang ganti. Seorang penata rias juga langsung merias Jessica.


Selama dirias, Jessica tak bisa menutupi kegugupan dan kekhawatirannya. Dia tak ingin mengecewakan semuanya. Amanda, Luke dan semua yang sudah terlibat dalam mega proyek itu.


Sang penata rias yang melihat kekhawatiran yang begitu besar di wajah Jessica mulai mengajak bicara gadis cantik itu. Sang penata rias terus menyemangati Jessica.


“It’ll be okay. You’re so gorgeous. I’m sure that everything will be just fine. Don’t be too worry, okey?”ucap sang penata rias


Jessica hanya mengulas senyum di bibirnya sambil menganggukkan kepalanya. Setelah setengah jam lebih dirias, Jessica pun keluar dari ruang ganti. Gadis itu terlihat sangat cantik.


Rafael yang masih melakukan pemotretan dengan berpose di depan kamera, saat menatap ke arah Jessica, raut wajahnya berubah. Rafael begitu terpesona dengan kecantikan Jessica yang saat ini sudah dirias dengan sangat cantik. Rafel bahkan tak berkedip saat melihat Jessica yang berjalan ke arah tempat pemotretan dengan malu-malu. Karena pemotretan ini adalah pengalaman pertama bagi dirinya menjadi model seperti itu.


Amanda yang sebelumnya sedang fokus berdiskusi dengan anak buahnya, begitu melihat Jessica keluar dan menghampirinya, langsung mengulas senyum di bibirnya. Karena memang wajah Jessica yang cantik. Beberapa model lelaki dan orang-orang yang juga ikut pemotretan dibuat terpesona dengan kecantikan Jessica. Tatapan lembut orang-orang yang kagum dengan kecantikannya, membuat Jessica semakin salah tingkah.


“Woww..you look so gorgeous!”puji Luke, sang fotografer begitu melihat kehadiran Jessica

__ADS_1


__ADS_2