Fall For You

Fall For You
Salah paham


__ADS_3

Merasa tidak nyaman dengan pemotretan yang dilihatnya, Jessica memilih mencari tempat untuk beristirahat.


“Kenapa kamu disini Jess?”tanya Leon


Jessica yang tak menyadari kehadiran Leon, yang juga duduk menghampirinya, langsung menoleh pada lelaki yang menjabat sebagai manager dari Rafael.


“Oh..aku hanya sedikit lelah”ujar Jessica


Akhirnya Leon dan Jessica berbincang berdua.


“Aku dengar dari kak Amanda kau sudah lama ya menjadi manager Mr. Narcistic itu?”tanya Jessica


“Mr. Narcistic? Maksudmu Rafael?”tanya Leon


“Siapa lagi?”jawab Jessica enteng


“Hahaha..kau lucu sekali”jawab Leon sambil tertawa lebar.


“Iya, aku dan Rafael sudah bersahabat sejak kuliah s1 di Oxford’jawab Leon


“Oh..kamu lulusan Oxford? Wah..hebat!”puji Jessica


“Ah..biasa saja. Tak ada yang perlu dibanggakan”ucap Leon merendah.

__ADS_1


“Biasa aja gimana..aku dulu saja gagal masuk Oxford makanya aku kuliah di Indonesia”jawab Jessica


“Kamu pernah mendaftar ke Oxford?”tanya Leon


“Iya pernah. Setelah lulus SMA aku mencoba mendaftar ke Oxford karena aku ingin seperti kak Amanda. Tapi karena tidak lolos, aku akhirnya memilih kuliah di Indonesia saja”jawab Jessica


“Wah..sayang sekali. Kalo kamu mendaftar lagi dan lolos, mungkin kita bisa bertemu di Oxford”ucap Leon


“Kamu bisa aja”ucap Jessica sambil memukul pelan lengan Leon.


Leon mengusap pelan lengannya sambil tersenyum. Jessica sangat ramah dan menyenangkan makanya Leon sangat suka berbincang dengan Jessica.


Leon dan Jessica berbincang selama beberapa saat. Kadang keduanya tertawa dan bercanda bersama. Keduanya tak sadar ada pasang mata yang terus memperhatikan mereka dari kejauhan. Mata yang menatap tajam ke arah dua orang yang terlihat sangat akrab dan saling melempar senyum serta canda tawa berdua.


“Asyik sekali ngobrolnya”sindir Rafael begitu di dekat Jessica dan Leon


Jessica dan Leon yang sebelumnya terlihat sedang ngobrol santai, spontan menoleh pada Rafael yang mendekati keduanya.


“Oh bos..pemotretannya sudah selesai?”tanya Leon


“Iya”jawab Rafael dengan singkat


Tatapan matanya terus tertuju pada Jessica. Membuat Jessica tidak nyaman dengan tatapan tajam Rafael.

__ADS_1


“Kau menyebutku buaya darat, sementara kau sendiri juga menggoda lelaki kesana kemari”sindir Rafael


Jessica yang merasa tersinggung dengan ucapan Rafael langsung berdiri dari posisinya yang semula duduk.


“Apa maksudmu?”tanya Jessica


Rafael mengulas senyum sinis di wajahnya yang tampan.


“Kau dengar dengan jelas apa yang baru saja aku katakan. Bisa-bisanya kau menyebutku lelaki buaya darat sementara kau sendiri terus menggoda lelaki. Kemarin Paul dan sekarang Leon. Apa kau pantas menyebutku lelaki buaya darat”sindir Rafael


“Jaga ucapanmu!”ancam Jessica dengan tegas


“Aku tidak pernah menggoda siapapun. Kami hanya berbicara. Itu saja. Apa itu salah?”tanya Jessica


“Tapi yang kulihat tidak seperti itu”ucap Rafael


“Terserah apa yang kau lihat atau yang kau pikirkan. Aku sama sekali tidak peduli. Tapi aku tegaskan aku wanita terhormat. Aku punya harga diri. Jadi jangan samakan aku dengan wanita-wanita murahan yang selalu kau kencani itu”balas Jessica dengan tegas


“Kau…”


Rafael menunjuk  Jessica dengan kesal. Keduanya saling berhadapan dengan tatapan tajam. Nafas keduanya juga naik turun menandakan keduanya sedang diliputi emosi.


“Bos..kau salah paham. Aku dan Jessica hanya..”

__ADS_1


“Tutup mulutmu!”perintah Rafael pada Leon.


__ADS_2