Fall For You

Fall For You
Sekali Buaya Selamanya Buaya


__ADS_3

Di sebuah lounge and bar hotel terkenal di Paris, terlihat beberapa orang sedang asyik menikmati lantunan musik dari musisi yang sedang memainkan pianonya. Para tamu di sana adalah tamu undangan dari Luke, sang fotografer di agensi modelling milik Amanda, IMG models.


Semua tamu berpakaian rapi dan kelihatan sangat cantik dan tampan dengan setelan jas dan gaun yang mereka kenakan. Tampak di salah satu sudut lounge and bar itu, Rafael yang sedang berbincang dengan sangat akrab dengan wanita-wanita cantik di sana. Sesekali para wanita itu tertawa dan menggelayut manja pada foto model tampan itu.


Lounge and bar yang terletak dekat dengan kolam renang itu juga berkonsep pool party untuk merayakan pertambahan usia sang fotografer. Para tamu undangan tampak menikmati pesta yang diadakan oleh Luke. Beberapa pelayan tampak membawakan minuman untuk para tamu undangan. Luke sendiri sibuk menyapa tamu undangannya.


Amanda dan Jessica yang baru datang menatap sekelilingnya ynag dipenuhi tamu undangan Luke. Jessica terlihat sangat cantik mengenakan gaun pendek selutut model off shoulder warna kuning. Dengan rambut yang dibiarkan tergerai indah dan riasan natural di wajahnya yang sudah cantik, Jessica tampil sangat memukau.


Beberapa tamu undangan pria yang merupakan kolega Luke terlihat terpana dengan kecantikan alami Jessica. Sementara Jessica terlihat risih dengan tatapan memuja dari para pria itu. Apalagi dirinya memang tidak pernah hadir pada pesta perayaan ulangtahun seperti yang saat ini dihadirinya.


“Kenapa mereka menatapku seperti itu?”gerutu Jessica dalam hati merasa risih dengan tatapan para pria yang berpapasan dengan dirinya.


“Kamu kenapa Jess?”tanya Amanda yang melihat ekspresi wajah Jessica yang tampak tidak nyaman.


“Ah..tidak apa-apa kak. Aku hanya tidak biasa berada di pesta seperti ini”jawab Jessica jujur.


“Maaf ya kalo kamu merasa ga nyaman. Apa sebaiknya kita pulang saja?”tanya Amanda

__ADS_1


Amanda merasa bersalah sudah mengajak sepupunya itu ikut serta dalam pesta seperti ini. Apalagi dengan para tamu undangan yang tidak semua dikenalnya membuat Jessica terlihat sangat tidak nyaman.


Ketika sedang berbincang dengan Amanda, tanpa sengaja Jessica bertatapan dengan Rafael yang sedang duduk bersama dengan beberapa wanita. Jessica dan Rafael saling bertatapan selama beberapa saat.


“Sekali lelaki buaya selamanya lelaki buaya. Dimanapun selalu mencari mangsa”sindir Jessica dalam hati melihat keakraban Rafael dan para wanita yang mengerubunginya.


Amanda yang sedang berbicara dengan Jessica dibuat bingung melihat tatapan mata Jessica yang tertuju ke suatu tempat. Amanda yang berbicara berhadapan dengan Amanda, langsung menoleh ke belakang melihat siapa gerangan sosok yang dilihat sang sepupu.


“Kamu liatin siapa sih?”tanya Amanda penasaran


“Kenapa kakak tidak memecat dia sih?”tanya Jessica


“Siapa? Maksudmu Rafael?”tanya Amanda sambil melirik sepintas pada sepupunya itu.


“Siapa lagi? Bukankah kelakuannya itu bisa mempengaruhi imej perusahaan kakak?”tanya Jessica


Amanda hanya tersenyum mendengar keluhan Jessica.

__ADS_1


“Andai aku bisa memecatnya aku sudah memecatnya sejak dulu. Tapi kau tahu sendiri kan, dia juga pemilik saham di perusahaanku. Apalagi karena kakaknya sedang koma seperti sekarang, dia juga bertanggungjawab menggantikan kakaknya”ucap Amanda


“Udah ah..kita cari tempat duduk aja ya.. Aku capek berdiri terus dari tadi”ajak Amanda


Amanda menarik Jessica untuk mencari tempat duduk. Dan saat itu, mereka berpapasan dengan Luke. Luke terlihat sangat bahagia melihat kehadiran bos dan sepupu bosnya itu. Mereka berbincang selama beberapa saat.


Dari kejauhan, Rafael terlihat memperhatikan gadis cantik berbaju kuning itu.


“Gadis ceroboh itu ternyata cantik juga”puji Rafael dalam hati sambil matanya terus tertuju ke arah Jessica.


Rafael terpesona dengan kecantikan Jessica malam itu.  Saat Jessica tersenyum, aura kecantikannya semakin terpancar. Membuat Rafael menarik sudut bibirnya melihat Jesisca yang tersenyum.


Rafael akhirnya memutuskan mendekati Jessica dan Amanda.


“Where are you going?”tanya wanita yang sejak tadi duduk bersama Rafael.


Wanita itu menahan lengan Rafael yang hendak pergi dari tempatnya.

__ADS_1


__ADS_2