Fall For You

Fall For You
Cemburu


__ADS_3

Jessica yang mendapat jatah pemotretan pertama. Dia berpose di depan kamera seperti instruksi Luke. Rafael berdiri di samping Luke dan menikmati pemotretan Jessica. Sesekali tatapan mata Rafael bertemu dengan Jessica. Membuat Jessica sedikit salah tingkah. Kelakuan Jessica membuat Luke marah.


“I’m sorry”ucap Jessica beberapa kali setelah menyadari dirinya yang tidak konsentrasi setelah beradu pandang dengan Rafael.


Rafael yang menyadari kehadirannya membuat Jessica tidak nyaman akhirnya memilih berjalan agak menjauh dari pemotretan.


Entah kenapa ada perasaan sedih di hati Jessica melihat Rafael yang berjalan menjauh. Namun selanjutnya Jessica bisa lebih konsentrasi dan fokus dengan pemotretannya.


Jessica akhirnya menyelesaikan sesi pemotretannya. Hasil pemotretan hari ini juga sangat bagus. Selanjutnya giliran Rafael yang difoto. Saat berpapasan dengan Jessica, keduanya tampak saling melirik satu sama lain.


Rafael kini berdiri berpose di depan kamera. Karena dirinya adalah model profesional. Hasilnya tentu saja sangat bagus dan tidak mengecewakan. Namun ketika sedang difoto, Rafael sempat melihat Jessica yang sedang ngobrol asyik dengan seorang model lelaki.


Melihat Jessica tersenyum bahkan tertawa bersama model lelaki itu, sukses membuat Rafael emosi. Rafael jadi tidak konsentrasi dengan pemotretannya. Beberapa kali Rafael dimarahi oleh Luke karena ekspresi Rafael yang tidak sesuai dengan instruksinya.


“What’s the matter with you? Can you just do it right?”keluh Luke pada Rafael


Rafael yang sedang dimarahi tampak tidak terlalu menggubris Luke. Karena pandangan matanya yang justru tertuju pada Jessica yang masih asyik bercanda dengan seorang model lelaki.


Jessica yang mendengar suara kemarahan Luke, spontan menoleh pada Rafael dan Luke. Di saat itu, keduanya saling bertatapan. Tetapi tatapan tajam Rafael pada dirinya sangat menusuk. Seolah Rafael bisa mencabik-cabik Jessica dengan tatapan tajamnya yang menembus tepat ke jantung Jessica.

__ADS_1


Tatapan tajam Rafael membuat Jessica bingung hingga mengernyitkan dahinya.


“Dia itu kenapa? Kenapa dia menatapku seperti itu?”gumam Jessica dalam hati


Ekspresi wajah Rafael juga seperti orang yang sedang marah. Ada kemarahan yang menggelora di hati Rafael melihat gadis yang selalu diganggunya itu dekat dengan lelaki lain.


Begitu selesai bagiannya dalam sesi pemotretan, Rafael segera berjalan menghampiri Jessica yang menunggu bagiannya di foto lagi. Sekarang Jessica sudah berganti pakaian dengan kostum kedua. Penampilannya kali ini juga sangat cantik dengan gaun offshoulder putih, membuat leher mulus dan jenjang Jessica terlihat jelas.


Kali ini giliran sang model lelaki yang kini difoto. Jessica menunggu gilirannya tanpa memperhatikan Rafael yang sedang berdiri di sampingnya.


“Apa kau mulai suka menggoda lelaki yang lebih muda darimu?”sindir Rafael


“Apa maksudmu?”tanya Jessica penasaran


“Bukankah kau tadi baru saja menggoda Paul?”tanya Rafael


“Hahaha..kau lucu sekali”ejek Jessica


“Jangan buat aku tertawa! Jangan buat aku berpikir sekarang kau sedang cemburu pada Paul”sindir Jessica

__ADS_1


“What? Aku? Cemburu pada Paul? Hahahaha”


Rafael tertawa mendengar ucapan Jessica.


“Dasar cowok aneh!”ejek Jessica lagi


Keduanya langsung terdiam. Tak ada yang memulai pembicaraan. Sesekali Jessica tersenyum melihat Paul yang sedang melakukan pemotretan. Rafael yang melihat senyum merekah di bibir Jessica terlihat memalingkan wajahnya. Rafael akhirnya memilih pergi meninggalkan Jessica.


Jessica sempat melihat lelaki aneh yang tadi sempat marah-marah pada dirinya itu berjalan menjauhi dirinya. Joanne yang akhirnya berdiri di samping Jessica.


“Kakak hebat. Aku tak menyangka kakak bisa menjadi foto model”puji Joanne sambil menggelayut manja pada sang kakak.


“Aku hanya model pengganti. Setelah pemotretan ini selesai, aku juga ga akan menjadi model lagi”jawab Jessica


“Tapi kenapa kak? Kakak terlihat cocok sekali menjadi foto model. Aku akan bilang pada kak Amanda supaya kakak bisa menjadi model part time di agensi kak Amanda. Dia pasti tidak akan menolak”ucap Joanne


“Apa menurutmu aku cocok dengan pekerjaan ini?”tanya Jessica


“Kakak cocok sekali. Kakak kan cantik”puji Joanne

__ADS_1


“Kamu bisa aja”ucap Jessica sambil mencubit hidung adiknya dengan gemas.


__ADS_2