Fall For You

Fall For You
Rapat Darurat


__ADS_3

Rafael yang sudah sampai di kantor segera masuk ruang rapat direksi. Rafael berjalan dengan wajah yang sangat sangar. Tatapan matanya begitu dingin dan tajam. Membuat beberapa karyawan yang berpapasan dengan CEO perusahaan Miller itu ketakutan. Mereka terlihat saling berbisik melihat aura mencekam yang diberikan Rafael.


Seorang pengawal membukakan pintu untuk Rafael. Semua orang yang berada di dalam ruang direksi langsung menoleh bersamaan.


Tampak di sana Eric Barnett dan beberapa anggota dewan direksi dan beberapa investor perusahaan Miller. Rafael langsung berjalan menuju kursi kebesaraannya dengan aura dingin yang dibawanya sejak tadi.


Rafael duduk di kursi kebesarannya dan menerima dokumen yang berisi agenda rapat mendadak ini.


“Sekarang aku sudah di sini. Katakan apa maksud sebenarnya rapat darurat ini?”tanya Rafael sambil menatap satu per satu anggota dewan direksi yang menghadiri rapat darurat.


Eric Barnett yang merupakan salah satu pemegang saham terbesar ketiga di perusahaan Miller, memegang tongkat kebesarannya. Eric duduk berhadapan dengan Rafael meskipun jaraknya sangat jauh.


“Kami di sini untuk membahas pencopotanmu sebagai CEO perusahaan”jawab Eric


Rafael tersenyum sinis mendengar jawaban Eric Barnett.


“Berani sekali kalian ingin mencopotku dari jabatanku!”sindir Rafael


“Kami menganggap kau tak layak menjadi CEO perusahaan. Anak haram Jason Miller tak pantas menjadi CEO perusahaan ini. Apalagi kelakuanmu di masa muda telah mencoreng citra perusahaan”ungkap Eric


Rafael meradang mendengar hinaan dari Eric Barnett.


“Siapa bilang aku anak haram? Beraninya kau menyebarkan fitnah seperti itu!”gertak Rafael dengan tatapan tajam dan membunuh pada Eric Barnett


“Tuan Arthur sudah menyembunyikan rahasia itu tapi aku tahu kau sebenarnya bukan ahli waris keluarga Miller. Kau hanya anak hasil perselingkuhan Jason Miller dengan kekasihnya sehingga melahirkan kau”urai Eric Barnett

__ADS_1


“Kau pasti mendengar itu dari cucu kesayangannyamu kan? Sayangnya semua itu tidak benar. Aku adalah anak sah Jason dan Isabelle Miller”ucap Rafael tegas


Para anggota dewan direksi yang semula mendukung pencopotan Rafael dan berpihak pada Eric Barnett dibuat bingung dengan pernyataan Rafael. Mereka kini bingung kubu mana yang harus mereka dukung.


Eric Barnett pun mulai goyah dengan pernyataan Rafael.


“Mungkinkah Celine berbohong?”gumam Eric dalam hati


“Saham perusahaan juga terus menurun sejak kau menjabat menjadi CEO. Itu menunjukkan kau tak pantas menduduki jabatan itu”kelit Eric


“Kau juga punya catatan masa lalu yang buruk. Kau pernah menghamili kekasihmu lalu meminta dia menggugurkan kandungannya kan? Menjadi lelaki sejati saja kau tak sanggup, apalagi menjadi pemimpin perusahaan besar seperti perusahaan Miller”ejek Eric Barnett


Para dewan direksi kembali berbisik satu sama lain. Mereka kembali meragukan Rafael.


Rafael tertawa ringan mendengar penuturan Eric Barnett.


Eric Barnett meradang mendengar sindiran Rafael yang meragukan cucu kesayangannya, Celine. Mantan kekasih Rafael.


“Kurang ajar! Beraninya kau memfitnah cucuku!”sentak Eric dengan suara yang menggelegar.


Rafael hanya tersenyum sinis mendengar gertakan Eric.


“Para dewan direksi yang saya hormati, wanita yang dimaksud oleh tuan Eric Barnett adalah cucu kesayangannya. Celine Barnett. Aku dan dia pernah berpacaran ketika kami masih muda. Tapi wanita itu sudah menipuku dan berselingkuh di belakangku. Dan bayi yang dikandungnya memang sudah digugurkan. Tapi aku tak yakin bayi itu adalah anakku karena di saat dia bersamaku, dia juga tidur dengan lelaki lain.”


“Saham perusahaan yang tadi dikeluhkan tuan Barnett, memang mengalami penurunan sejak aku menjabat menjadi CEO perusahaan. Tapi keadaan ini tidak hanya perusahaan Miller saja yang mengalami. Kalian jangan lupa, bahwa saat ini sedang terjadi resesi global. Semua perusahaan besar di dunia, sedang berjuang untuk tetap survive dalam keadaan yang tidak menentu ini. Tapi aku yakinkan kalian, bahwa aku akan berusaha untuk memperjuangkan semuanya. Aku akan melakukan semuanya agar perusahaan tetap berdiri di tengah resesi global yang saat ini sedang menghimpit kita semua.”

__ADS_1


“Aku berharap kalian bisa mendukungku karena semua ini juga akan berdampak pada kalian juga. Jangan kalian egois hanya memikirkan keuntungan bagi kalian. Kalian juga harus pikirkan berapa banyak karyawan yang bergantung pada perusahaan ini. Karena itu aku minta kalian bersabar. Aku pasti akan mengeluarkan kita dari kondisi yang tidak menentu ini dan perusahaan bisa kembali normal seperti sedia kala”pinta Rafael panjang lebar.


“Tapi kau bukan ahli waris keluarga Miller. Kau tak pantas memegang jabatan itu, karena jabatan itu hanya untuk ahli waris dan keturunan keluarga Miller”seru Eric Barnett lagi


Suasana perdebatan di rapat darurat sangatlah sengit. Para dewan direksi terbelah menjadi dua kubu. Kubu pendukung Rafael dan kubu pendukung Eric Barnett. Keduanya saling melempar sindiran dan berdebat dengan sengit.


Eric ingin melengserkan Rafael dari jabatan CEO dan menguasai perusahaan Miller. Berbekal informasi dari cucu kesayangannya, Celine. Eric ingin mencopot Rafael karena menganggap Rafael tidak cukup pantas menduduki jabatan CEO perusahaan. Eric memanfaatkan rumor yang diketahui Celine tentang status Rafael, yang dikira anak hasil perselingkuhan Jason Miller, daddy Rafael dengan kekasihnya. Eric juga memanfaatkan masa lalu Rafael yang sudah menjalani kehidupan bebas dengan cucunya sehingga menghasilkan seorang anak yang sayangnya sudah digugurkan Celine.


Eric tidak tahu jika sebenarnya Celine juga berselingkuh dengan Ramon Miller selama menjalin hubungan dengan Rafael. Sehingga Rafael menolak disalahkan untuk bayi yang digugurkan Celine.


Di tengah perdebatan mereka, tiba-tiba Arthur Miller sang pemilik perusahaan datang menghadiri rapat darurat itu. Rapat yang beragendakan pencopotan jabatan sang cucu.


Semua orang yang berada di ruangan rapat langsung menoleh ke arah lelaki tua penuh wibawa itu. Arthur berjalan menuju kursi yang dipakai Rafael yang berada di tengah.


“Tuan besar? Untuk apa tuan besar kemari? Aku bisa menyelesaikan masalah ini.”sahut Rafael begitu melihat Arthur mendatangi rapat darurat ini.


“Ada urusan yang lebih penting yang harus kau urus. Pergilah sekarang!”ucap Arthur sambil menyerahkan informasi penting tentang berita penculikan Jessica.


Rafael menerima berkas yang disodorkan Arthur. Rafael begitu kaget membaca berita penculikan sang istri.


“Jessica diculik?”gumam Rafael dalam hati.


Tanpa menunggu lama, Rafael langsung berlari keluar rapat darurat tanpa memperdulikan semua anggota dewan direksi yang masih juga berdebat dengan sengit.


“Pergi kemana cucumu itu! Urusan kami belum selesai!”gerutu Eric Barnett

__ADS_1


“Urusan kalian denganku! Biarkan cucuku mencari istrinya yang baru saja diculik orang yang tidak dikenal”gertak Arthur dengan tatapan tajam


Semua orang yang mendengar berita yang baru saja disampaikan Arthur tampak kaget. Begitu juga dengan Eric. Sementara Arthur terus menatap tajam ke arah koleganya yang sudah berani mengusik perusahaan yang sudah didirikannya puluhan tahun silam.


__ADS_2