Fall For You

Fall For You
Antara Jessica dan Ramon


__ADS_3

Di dalam mobil, Rafael mengemudikan mobilnya sambil sesekali melirik ke arah istri kecilnya yang sejak pulang dari restoran tadi, hanya diam saja mengacuhkan dirinya.


“Kenapa kau diam saja, sayang? Bukankah aku sudah jelaskan semuanya?”tanya Rafael


Tadi di dalam lift restoran, Rafael segera menjelaskan semua yang terjadi. Karena Rafael khawatir Jessica akan salah paham dengan dirinya. Apalagi tadi Celine sempat mencium dirinya.


“Aku sudah katakan pada Celine, hubungan kami sudah berakhir. Aku sudah menyuruhnya menghentikan semua usahanya. Karena itu akan sia-sia saja”ucap Rafael.


“Aku tahu”sahut Jessica pelan


“Lalu kenapa kau masih marah?”tanya Rafael


Jessica menghela nafasnya perlahan. Entah kenapa hatinya merasa sesak. Melihat pemandangan antara Celine dan Rafael yang berciuman tadi.


“Apa kau yakin kau tak memiliki perasaan lagi pada Celine? Dia cinta pertamamu? Dia kekasihmu? Apalagi dia masih mencintaimu sampai sekarang. Apa kau tidak senang dia masih menyimpan cintanya untukmu?”tanya Jessica tiba-tiba


Rafael segera menepikan mobilnya. Karena pertanyaan Jessica jelas menyiratkan semua kekhawatiran di hati wanita cantik itu. Setelah menepi, Rafael segera meraih kedua tangan Jessica.


Jessica sejenak kaget dengan sikap suaminya. Jessica memilih mengalihkan tatapan matanya.


“Tatap mataku!”pinta Rafael dengan tegas


Dengan perlahan, Jessica menghadapkan tubuhnya menghadap ke arah Rafael. Dengan mengumpulkan keberanian di dalam hatinya, Jessica menatap mata indah lelaki yang sudah berhasil mencuri hatinya yang kini telah berstatus suaminya.


“Dia memang pacar pertamaku. Dia memang cinta pertamaku. Tapi itu dulu. Sekarang, tak ada lagi cinta dihatiku untuknya. Dihatiku hanya ada kamu, my clumsy girl”ucap Rafael


Jessica yang mendengar Rafael menyebutnya kembali dengan sebutan “clumsy girl”, malah tersenyum dibuatnya. Hatinya perlahan merasa lega mendengar penuturan suaminya. Jessica tampak menahan tawanya begitu Rafael menyebutnya clumsy girl. Panggilan sayang yang diberikan pada istri kecilnya itu.


“Aku sudah memilihmu menjadi pemilik hatiku. Aku tak akan biarkan siapapun memisahkan kita berdua”ungkap Rafael


Jessica sejenak menundukkan kepalanya. Matanya berkaca-kaca, kemudian airmatanya pun jatuh terurai.


“Aku takut dia akan merebutmu dariku”


Rafael langsung memeluk tubuh mungil istri kecilnya.


“Jangan menangis sayang! Hatiku hancur melihatmu menangis seperti ini”pinta Rafael


“Tenangkan hatimu! Tak akan ada yang merebutku darimu. Karena aku adalah milikmu. Satu-satunya milikmu”ucap Rafael


Jessica membalas pelukan Rafael. Keduanya berpelukan dengan hangat. Dengan airmata yang terus mengalir dari pelupuk mata indah Jessica.


Hati istri mana yang tidak takut, jika mantan terindah suaminya, yang pernah memiliki tempat tertinggi di hati suaminya, tiba-tiba datang dan ingin merebutnya kembali.


Apalagi Celine dengan terang-terangan akan memperjuangkan apa yang diyakini sebagai miliknya. Jessica khawatir jika Celine nanti akan merebut Rafael dari dirinya.

__ADS_1


Setelah cukup tenang, Rafael melepas dekapannya begitu juga Jessica. Dengan perlahan, Rafael mengusap sisa airmata di wajah cantik istrinya. Keduanya pun saling bertatapan dengan hangat. Rafael mengemudikan mobilnya ke apartemen mereka. Sepanjang perjalanan, Rafael terus menggenggam tangan Jessica untuk menenangkan hatinya dan hati istri cantiknya itu.


“Aku harus segera menyelesaikan masalah ini. Aku tak mau Celine mengganggu Jessica lagi. Aku harus mengakhiri semuanya sebelum Celine bertindak lebih jauh lagi”gumam Rafael dalam hati


****


Keesokan harinya,


Jessica memilih berada di apartemen sambil belajar memasak untuk menambah skill memasaknya. Jessica bertekad menjadi istri yang terbaik untuk suami tercintanya. Meskipun Celine sudah kembali, Jessica berusaha tidak akan kalah dari cinta pertama suaminya itu. Dan salah satu caranya adalah dengan melatih skill memasaknya agar suaminya betah di rumah.


Jessica tampak memperhatikan tayangan tutorial memasak di channel youtube salah satu chef ternama di Paris. Jessica tampak serius memperhatikan setiap arahan dan petunjuk dari chef itu. Sesekali Jessica mencicipi adonan yang dibuatnya agar rasanya sesuai dengan lidahnya.


“Ehm..not bad”gumam Jessica begitu adonan masakan yang dibuatnya


Saat sedang asyik mendengarkan petunjuk sang chef, tiba-tiba terdengar bunyi bel pintu apartemennya.


“Ting tung”


“Siapa yang bertamu pagi begini?”


Jessica segera membersihkan tangannya. Dengan masih menggunakan apron, Jessica berjalan ke arah pintu apartemen. Dilihatnya seseorang yang kini berdiri di depan pintu melalui layar tampilan CCTV di depan pintu apartemennya.


“Kak Ramon?”gumam Jessica dalam hati


“Kak Ramon?”sapa Jessica sambil tersenyum


“Hai Jessi, apa kabar?”tanya Ramon sambil tersenyum


“Mari masuk kak!”ajak Jessica


Jessica mengajak Ramon masuk ke dalam apartemennya.


“Silahkan duduk kak!”ajak Jessica


Ramon terlihat memandangi pemandangan apartemen sang adik yang jauh berubah sejak adiknya itu menikah. Ramon tampak tersenyum melihat pernak-pernik yang kini muncul di apartemen lelaki yang terkenal dingin dan datar itu.


Jessica berjalan ke arah dapur dan membuatkan minum.


“Kakak mau minum apa?”tanya Jessica


“Apa saja boleh”ucap Ramon


Ramon segera duduk di kursi sofa. Ditemani Jessica yang datang membawakan segelas minuman dingin.


“Kakak apa kabar? Sudah lama kita tidak bertemu”ucap Jessica

__ADS_1


“Aku baik-baik saja. Bagaimana dengan kalian?”tanya Ramon


“Aku dan Rafael baik-baik saja kak. Bagaimana dengan pekerjaan kakak di Amerika?”tanya Jessica


“Aku sudah menyelesaikan pekerjaan di Amerika, makanya aku kembali kemari. Oya, aku juga bertemu dengan Amanda di sana”


“Oh ya, bagaimana kabar kak Amanda dan kak Victor? Sudah lama aku tidak bertemu dengan mereka. Terakhir setelah pernikahanku waktu itu”jawab Jessica


“Aku dengar Amanda akan ke Paris dalam waktu dekat. Sepertinya dia tidak betah di sana, hahaha…”canda Ramon sambil tertawa


“Benarkah? Kenapa bisa begitu kak?”tanya Jessica


“Kau tau kan selama ini Amanda adalah seorang pekerja keras yang sangat tangguh. Dia bisa mengelola agensi modelling seorang diri tanpa campur tangan orang lain. Bahkan saat aku koma dulu. Setelah menikah, harus mengurus keluarganya saja, membuat wanita itu tidak betah berdiam diri saja di rumah. Sepertinya dia ingin kembali bekerja”sahut Ramon


“Apa kak Victor akan setuju dengan keputusan kak Amanda?”tanya Jessica


“Aku dengar Victor akan memindahkan pengelolaan perusahaannya di sini. Kau tau kan, lelaki itu sangat mencintai Amanda. Aku yakin dia rela melakukan apapun untuk membuat wanitanya bahagia”jawab Ramon


“Kak Amanda sangat beruntung mendapatkan kak Victor”puji Jessica


“Bagaimana denganmu dan suami nakalmu itu? Apa dia masih suka keluyuran malam-malam?”goda Ramon


Jessica tersenyum mendengar godaan Ramon.


“Aku dan Rafael baik-baik saja kak. Sekarang dia sudah tidak pernah main di luar kok. Aku sudah menjinakkannya”canda Jessica


“Baguslah kalo begitu. Aku sempat khawatir adikku akan berulah dan membuat wanita cantik sepertimu terluka karena kelakuan nakalnya selama ini”


Jessica dan Ramon berbincang ringan berdua. Mereka terlihat sangat akrab. Seperti teman lama yang sudah lama tidak bertemu. Pembawaan Jessica yang periang dan ceria membuat Ramon sangat terhibur bisa berbincang dengan wanita cantik itu.


Ramon tampak menikmati kebersamaannya bersama adik iparnya. Ramon menatap hangat wanita cantik di hadapannya yang terlihat begitu bersinar dan pancaran kebahagiaan jelas terlihat di matanya.


“Syukurlah kau bahagia. Aku akan bahagia jika kau juga bahagia”gumam Ramon dalam hati pada wanita yang menempati tempat khusus di hatinya


Rupanya Ramon menyimpan perasaan pada adik iparnya itu. Semua ini dipicu kejadian beberapa waktu silam ketika dirinya masih terbaring koma. Ketika dirinya membuka mata setelah terbaring koma selama dua tahun lamanya, wajah cantik Jessica-lah yang pertama kali dilihatnya.


Ramon begitu terpesona dengan kecantikan Jessica. Apalagi setelah dirinya tersadar dari tidur panjangnya, beberapa perawat yang selama ini menjaganya selalu membicarakan kebaikan Jessica. Bagaimana gadis cantik yang selalu diajak adiknya itu, selalu meluangkan waktu mengajaknya bicara meskipun dirinya tidak sadarkan diri. Jessica juga tanpa segan ikut membantu merawat Ramon, seperti membasuh tangan dan wajah Ramon saat lelaki tampan itu masih tidak sadarkan diri.


Semua kebaikan dan perhatian Jessica yang ditunjukkan pada Ramon, saat lelaki itu masih tidak sadarkan diri, perlahan membuat benih-benih asmara tumbuh di hati Ramon.


Dan ketika tanpa diduga Jessica bertunangan dengan Rafael, sempat membuat Ramon bersedih. Apalagi ketika keduanya menikah, Ramon benar-benar dibuat patah hati. Karena Ramon juga memiliki perasaan khusus pada Jessica.


Ramon hanya bisa menatap wanita yang disukainya menikah dengan adik lelakinya. Dan kini menjadi adik iparnya. Namun Ramon tidak berniat untuk mengganggu kehidupan Jessica dan Rafael. Ramon pun berusaha merelakan Jessica bersanding dengan adik lelakinya.


Dan untuk menyembuhkan luka hatinya, Ramon memilih mengurus anak perusahaan keluarga Miller yang ada di Amerika. Selain untuk menyembuhkan hatinya, Ramon juga ingin mengasah kemampuan bisnisnya. Agar dirinya bisa sepadan dengan Rafael, sang CEO perusahaan Miller.

__ADS_1


__ADS_2