Fall For You

Fall For You
Refleks


__ADS_3

“Kenalkan namaku Rafael”sapa Rafael sambil mengulurkan tangannya pada Joanne


Joanne menerima uluran tangan Rafael sambil tersenyum.


“Namaku Joanne. Senang berkenalan dengan kakak”sahut Joanne dengan senyum indah terukir di wajahnya.


Jessica yang melihat Joanne dan Rafael berjabatan tangan segera melepaskan jabatan tangan keduanya.


Jessica tak ingin adiknya sampai tertarik pada Rafael. Namun kelakuan Jessica ini justru disalahartikan oleh Rafael. Rafael pikir Jessica cemburu pada adiknya. Rafael menatap Jessica dengan senyum tipis di wajahnya.


“Kakak kenapa sih?”keluh Joanne melihat kelakuan kakaknya yang dianggapnya tidak sopan.


“Aku sedang melindungimu dari lelaki buaya darat ini!”jawab Jessica sambil melirik pada Rafael


Rafael hanya diam meskipun dipanggil dengan sebutan lelaki buaya darat.


Luke segera memanggil Jessica dan Rafael untuk melanjutkan pemotretan. Keduanya kemudian berjalan menuju ruang ganti untuk berganti pakaian. Rafael menyusul Jessica yang berjalan beberapa meter di depannya.


“Hei..apa kau melupakan sesuatu?”tanya Rafael.


Jessica yang menyadari bajunya yang tertinggal di apartemen Rafael, menghentikan langkahnya dan menoleh ke arah Rafael. Rafael menarik salah satu sudut bibirnya. Dia berdiri berhadapan dengan Jessica.


“Kemarin aku lupa membawa bajuku yang basah. Lain kali aku akan mengambilnya”ucap Jessica


Dia masih marah dengan kejadian kemarin. Kejadian saat Rafael mengenalkan dirinya sebagai kekasih Rafael.


“Kenapa wajahmu begitu? Kau masih marah karena kejadian kemarin?”tanya Rafael


Karena Rafael lebih tinggi dari Jessica, Jessica sampai mendongakkan kepalanya untuk menatap Rafael. Tetapi karena matahari bersinar di belakang tubuh Rafael, membuat Jessica harus memicingkan matanya karena silau. Rafael yang menyadari itu, segera menggeser tubuhnya hingga tubuh besarnya menutupi Jessica dari cahaya matahari yang menyilaukan.


Interaksi keduanya menarik perhatian Amanda yang melihat keduanya dari kejauhan.

__ADS_1


“Kak Rafael gentleman banget ya kak?”tanya Joanne yang juga melihat sikap Rafael pada Jessica.


“Jangan sampai mereka terlalu dekat!”ucap Amanda


Joanne mengernyitkan dahinya mendengar ucapan kakak sepupunya itu.


“Memangnya kenapa kak? Aku lihat kak Rafael orang yang baik. Kakak juga lihat kan bagaimana kak Rafael memperlakukan kak Jessica barusan”ucap Joanne


“Karena itu aku bilang mereka tidak boleh sampai dekat. Karena kebaikan Rafael akan menyakiti Jessica. Dia itu player Jo”ucap Amanda


“Benarkah? Sayang sekali. Padahal aku lihat mereka sangat cocok”ucap Joanne dengan polosnya.


Amanda menghela nafasnya perlahan.


Beberapa saat kemudian,


Jessica dan Rafael sudah berganti pakaian. Jessica terlihat sangat cantik dengan gaun offshoulder asymetris yang dikenakannya. Gaun selutut berwarna kuning itu sangat pas di tubuh Jessica yang langsing. Stylist merias Jessica dengan riasan natural dengan rambut yang tergerai indah.


“Dukk”


Jessica menabrak dada bidang seeorang.


“Aduh”


Jessica mengaduh sambil mengelus dahinya yang baru saja menabrak seseorang.


“I’m sorry”ucap Jessica meminta maaf sambil mendongakkan kepalanya melihat orang yang ditabraknya.


Jessica memalingkan wajahnya begitu menyadari orang yang ditabraknya tak lain dan tak bukan adalah Rafael.


“Kenapa harus dia lagi?”gerutu Jessica sambil mengusap dahinya

__ADS_1


“Apa sudah jadi kebiasaanmu berjalan dan menabrak orang lain?”goda Rafael.


“Aku tak sengaja”jawab Jessica


“Clumsy girl”sindir Rafael


“Sudah kubilang, berhenti memanggilku dengan sebutan itu”gerutu Jessica


“Kalo aku tak mau kau mau apa?”goda Rafael


Keduanya berdebat lagi. Jessica dan Rafael memang sama-sama keras kepala.


Tiba-tiba dua orang kru sedang berjalan melintas dengan membawa sebuah peralatan yang berat. Kru itu tanpa sengaja menyenggol tubuh Jessica. Membuat tubuh Jessica terdorong ke depan, menabrak dada bidang Rafael. Rafael refleks memeluk Jessica supaya gadis itu tidak terjatuh.


“Kau baik-baik saja?”tanya Rafael kuatir


Degh..


Mata keduanya saling bertatapan. Keduanya kini sangat dekat satu sama lain. Karena Jessica yang berada dalam pelukan Rafael. Jessica dapat melihat dengan jelas wajah tampan Rafael yang berada di depannya. Rafael juga dapat melihat dengan jelas wajah Jessica yang sangat cantik.


Jantung keduanya berdegup tak karuan. Keduanya jadi salah tingkah. Jessica yang sadar sudah dipeluk Rafael segera melepaskan diri dari pelukan Rafael.


“Aku baik-baik saja. Terimakasih”ucap Jessica lirih


“Hey..come here! Hurry up!”pinta Luke sang fotografer.


Keduanya berjalan ke arah Luke dengan perasaan yang entah kenapa berbeda. Jessica bahkan memegang dadanya yang masih tak karuan.


“Ada apa denganku? Kenapa jantungku berdebar-debar?”gumam Jessica dalam hati


Keduanya berjalan beriringan ke arah Luke, sambil sesekali melirik satu sama lain. Keduanya saling mencuri pandang. Ada perasaan yang berbeda menyusup ke dalam hati masing-masing.

__ADS_1


__ADS_2