
Kedua wanita yang saling berhadapan itu tampak menyantap makan siang yang tersaji di meja mereka dengan pikiran masing-masing. Ucapan Celine tadi tentu saja membuat Jessica khawatir. Apalagi melihat bagaimana Celine yang tampak serius dengan ucapannya.
Seseorang berjalan dengan gagahnya menuju meja yang kini ditempati dua wanita cantik. Lelaki itu berjalan dengan tatapan matanya tertuju pada istrinya yang sedang berhadapan dengan mantan kekasihnya. Ya, lelaki itu adalah Rafael.
Begitu mendengar laporan Oscar tentang pertemuan antara Jessica dan Celine, membuat lelaki tampan itu tidak tenang dan khawatir. Rafael segera menyusul menuju restoran tempat dua wanita yang memiliki hubungan dengan dirinya kini makan bersama.
Pintu ruang VVIP terbuka. Menampakkan lelaki tampan yang datang untuk menjemput istri tercintanya. Sementara dua wanita cantik yang sedang menyantap makanan yang mereka pesan, tampak menoleh hampir bersamaan.
“Raf”
Rafael yang berjalan dengan tegap dan gagah segera menghampiri Jessica dan memegang pundak istrinya.
“Apa yang kau lakukan di sini?”tanya Jessica bingung melihat suaminya yang tiba-tiba datang menyusulnya.
“Hai Raf”sapa Celine sambil tersenyum pada Rafael namun Rafael justru mengacuhkannya.
“Kebetulan aku berada di dekat sini. Jadi aku datang menyusul”ucap Rafael sambil menatap mesra Jessica
“Kebetulan sekali kau disini. Kita bisa makan siang bersama”sahut Celine
Jessica memanggil seorang pelayan.
“Kau mau makan apa?”tanya Jessica pada suaminya
“Aku pesan sama seperti yang kau pesan saja”jawab Rafael
Rafael terlihat begitu manis dan lembut pada Jessica. Tidak seperti Rafael yang biasanya dingin dan datar. Perhatian Rafael pada sang istri membuat api cemburu di hati Celine semakin berkobar-kobar. Celine bahkan meremas sendok yang dipakainya sambil terus menatap tajam ke arah Rafael dan Jessica.
Kedua pasangan suami istri itu tampak mengacuhkan kehadiran Celine. Bahkan Rafael tanpa sungkan meminta Jessica menyuapinya. Jessica sebenarnya sedikit canggung dan malu dengan kelakuan suaminya yang memintanya menyuapi makanan. Namun Jessica menurut saja dengan permintaan suami nakalnya itu.
Ketiganya makan bersama dengan Celine yang merasa diacuhkan oleh Rafael. Setiap Celine bertanya, Rafael hanya menjawab sekenanya. Tidak seperti ketika Jessica yang bertanya. Perlakuan berbeda Rafael membuat Celine merasa marah dan jengkel. Apalagi ditambah kemesraan yang diperlihatkan pasangan suami istri baru itu. Semakin membara saja rasa cemburu di hati Celine melihat lelaki yang dicintainya bermesraan dengan wanita lain.
“Aku ke toilet sebentar ya?”pamit Jessica
Rafael spontan berdiri dan merapikan jas yang dipakainya.
“Aku antar”ucap Rafael
“Tidak usah. Kau temani Celine saja”sahut Jessica
“Iya Raf. Kau disini saja. Jessica tidak lama, iya kan Jess?”tanya Celine
Rafael tak menghiraukan ucapan Celine dan berjalan sambil menggandeng tangan Jessica. Membuat wanita cantik itu pasrah saja ditarik tangannya oleh sang suami.
Keduanya berjalan menuju toilet dan meninggalkan Celine sendiri di dalam ruang VVIP.
__ADS_1
“Masuklah! Aku tunggu di luar!”perintah Rafael
Jessica menganggukkan kepalanya dan berjalan masuk ke dalam toilet. Sementara Rafael berdiri di luar toilet menunggu istrinya ditemani beberapa pengawal yang mengawal mereka.
Tiba-tiba Celine datang menyusul ke toilet.
“Bisa kita bicara berdua?”pinta Celine pada Rafael.
Melihat gelagat Celine, akhirnya Rafael menuruti Celine untuk bicara. Keduanya berjalan menuju taman kecil yang berada di rooftop restoran yang memiliki pemandangan terbuka. Memperlihatkan pemandangan kota Paris siang itu.
Teriknya cahaya matahari siang itu tak menyurutkan keinginan Celine untuk berdua saja dengan lelaki yang dicintainya itu.
“Apa yang ingin kau bicarakan?”tanya Rafael dengan ekspresi dingin dan datarnya.
Celine hanya diam namun dengan perlahan berjalan ke arah Rafael. Tanpa diduga, Celine justru memeluk tubuh Rafael dengan erat. Sementara Rafael tetap diam tanpa membalas pelukan Celine.
“I miss you my love. Don’t you miss me too?”
Rafael dengan ekspresi dinginnya tak menyahut sedikitpun dengan ungkapan cinta Celine pada dirinya.
“Kenapa kau menikahi wanita itu? Kenapa kau tak menungguku? Bukankah aku cinta pertama dalam hidupmu?”tanya Celine dengan suara memelas sambil terus memeluk tubuh kekar Rafael
“Hentikan semuanya! Kisah kita sudah lama berakhir”ucap Rafael dingin
“Tidak bisa! Kau milikku. Selamanya kau adalah milikku. You’re mine”seru Celine sambil mengeratkan pelukannya
“I’m not yours”sahut Rafael sambil berusaha melepaskan pelukan Celine
“Aku tak peduli kau sudah menikah. ‘Cause I love you”ucap Celine
Tiba-tiba Celine nekat melingkarkan tangannya di leher Rafael dan mencium lelaki yang sudah berstatus suami Jessica.
Degh..
Mata Jessica terbelalak melihat Celine yang mencium suaminya. Rupanya Jessica sengaja mengikuti Celine begitu mendengar suara wanita itu yang mengajak suaminya bicara empat mata. Dengan mengendap-endap, Jessica mengikuti langkah keduanya.
Jessica mendengar semua yang diucapkan Celine. Betapa wanita itu masih sangat mencintai Rafael, suaminya. Sejenak Jessica dibuat bahagia mendengar suaminya tetap pada pendiriannya bahwa kisah mereka adalah masa lalu.
Jessica hendak menyusul suaminya begitu mendengar Rafael mengatakan kalimat terakhirnya. Namun langkah kaki Jessica terhenti begitu melihat Celine dengan gerakan cepat, malah mencium suaminya.
Hati Jessica seperti dicubit dengan keras. Melihat lelaki yang dicintainya mendapatkan ciuman mendadak dari mantan kekasihnya. Celine mencium Rafael dengan menggebu namun Rafael tidak membalasnya.
Dengan gerakan cepat, Rafael mendorong tubuh Celine hingga ciuman bibir diantara keduanya terlepas. Celine begitu kaget melihat penolakan Rafael. Lelaki yang selama ini dicintainya. Celine masih berpikir jika dirinya mengungkapkan perasaannya maka Rafael akan luluh dan akan menerima kembali cintanya. Cinta yang pernah dilepaskannya untuk mengejar mimpinya menjadi model top internasional.
Rafael mengambil sapu tangan yang disimpannya di balik saku jasnya. Dengan kasar, Rafael mengusap bibirnya yang baru saja mendapat ciuman bibir dari wanita yang pernah menjadi cinta dalam hidupnya.
__ADS_1
“Aku mohon berhentilah! Aku bukan Rafael yang dulu. Percuma kau melakukan semua ini!”ucap Rafael sambil mengusap bibirnya.
Mata Celine menatap ke arah Jessica yang terdiam di tempatnya dengan ekspresi kekecewaan dan kesedihan melihat suaminya bersama mantan kekasihnya. Apalagi Celine baru saja menciumnya.
“Jessica?”
Rafael begitu kaget medengar Celine memanggil nama istrinya. Rafael spontan menoleh ke belakang.
Degh..
Mata Rafael terbelalak. Melihat istrinya sudah berdiri tak jauh dari dirinya dan Celine, mantan kekasihnya. Dengan langkah lebar, Rafael segera menghampiri Jessica.
“Sayang..ini tak seperti yang kau lihat. Aku bisa jelaskan semuanya”ucap Rafael khawatir
Rafael takut Jessica salah paham dengan kejadian barusan.
Jessica justru berjalan ke arah Celine. Dengan ekspresi kemarahan yang dipendam di balik senyum hangatnya.
“Maaf, aku harus pulang sekarang. Aku akan membayar bill-nya. Sampai jumpa lagi nona Celine”pamit Jessica sambil mengulurkan tangan pada Celine
Celine pun membalas jabatan tangan Jessica.
“Tenang saja. Aku yang akan membayar semuanya. Senang berbicara denganmu”sahut Celine
Kedua wanita cantik itu saling bersalaman. Namun dengan menahan emosi dalam hati masing-masing. Setelah berpamitan, Jessica langsung membalik tubuhnya dan berjalan meninggalkan Rafael. Jujur saja hati Jessica diselimuti dengan api cemburu melihat suaminya baru saja dicium mantan kekasihnya.
Rafael salah tingkah dan segera menyusul istri kecilnya yang berjalan dengan langkah terburu-buru menuju lift. Rafael berusaha menggenggam tangan Jessica tapi wanita cantik itu menolak digandeng suaminya.
Celine yang melihat Rafael meninggalkannya berusaha menyusul mantan kekasihnya itu tetapi justru mendapat hadangan dari Oscar, pengawal pribadi Rafael dan Jessica.
“Pergi dari hadapanku! Kau menghalangi jalanku!”teriak Celine dengan penuh kemarahan melihat Oscar yang berdiri di depannya
Membuat Celine akhirnya kehilangan jejak Rafael dan Jessica.
“Apa kau tak tahu siapa aku? Beraninya kau menghalangi jalanku!”gertak Celine dengan penuh amarah
Namun Oscar tetap tak bergeming.
“Saya hanya menjalankan perintah. Saya diperintahkan untuk menghentikan Anda. Tolong jangan mempersulit saya, nona”pinta Oscar
Karena sudah kehilangan jejak, Celine tampak menghentakkan kakinya saking jengkelnya.
“Kau akan menyesal sudah berurusan denganku. Aku akan pastikan Rafael nanti memecatmu karena sudah berani menghalang-halangi jalanku”ancam Celine
“Silahkan saja”sahut Oscar
__ADS_1