Fall For You

Fall For You
Gadis Aneh Penguasa Hati


__ADS_3

Keduanya saling bertatapan dengan intens. Rafael berusaha menyelami kejujuran di mata istrinya. Jessica mengusap wajah tampan suaminya dengan lembut. Siapa sangka foto model tampan yang dingin dengan ekspresi datar itu kini telah menjadi suaminya. Jessica tak percaya kini Rafael telah menjadi suaminya dan telah memiliki dirinya seutuhnya.


Jessica menghela nafasnya perlahan. Senyuman indah merekah di wajah cantiknya.


“Kisahku dan kak Arga sudah lama berakhir. Begitu juga dengan perasaanku padanya. Terlebih sekarang..ada lelaki menyebalkan yang sudah mengganggu hidupku” ucap Jessica sambil tersenyum.


Membuat Rafael ikut tersenyum mendengar jawaban Jessica.


“Kau bilang apa? Lelaki menyebalkan?”tanya Rafael tak terima


“Seberapa menyebalkan lelaki itu?”tanya Rafael pura-pura tak tahu siapa sosok yang dimaksud Jessica


“Dia sangat menyebalkan. Lelaki paling menyebalkan dan paling narsis yang pernah aku temui di dunia ini. Dia selalu menyebutku clumsy girl dan mengajakku bertengkar. Wajahnya..”


“Kenapa dengan wajahnya?”selidik Rafael


“Wajahnya kenapa begitu tampan?”keluh Jessica sambil menangkup wajah tampan suaminya dengan ekspresi gemas.


“Apalagi yang tak kau sukai dari lelaki itu?”goda Rafael


Jessica hanya diam namun jari jemarinya justru mengusap dada bidang suaminya. Merasakan tubuh kekar berotot yang selalu membuat matanya tak berkedip. Sentuhan Jessica berhasil membuat Rafael memejamkan matanya, merasakan sentuhan tangan Jessica yang hangat dan lembut. Rafael menahan tangan Jessica dan secepat kilat langsung mengecup bibir lembut Jessica. Ciuman hangat yang menggetarkan hati keduanya. Mereka berciuman sambil sesekali tersenyum di sela-sela ciuman hangat mereka. Ciuman yang perlahan semakin menuntut hingga membuat Jessica hampir kehabisan nafas.


Dengan sekuat tenaga, Jessica mendorong tubuh besar Rafael yang terus mencium dirinya. Rafael sedikit kesal karena Jessica menghentikan ciuman panas mereka begitu saja.


“Kau sudah dengar ceritaku, sekarang giliranmu cerita”pinta Jessica


Rafael membalik tubuhnya kembali ke posisi awalnya. Berbaring di ranjang dengan Jessica yang bersandar di dadanya yang bidang.


“Ayo ceritakan! Aku mau dengar”pinta Jessica


“Baiklah jika itu maumu”jawab Rafael sambil menggenggam tangan Jessica


“Dari mana aku harus memulainya?”tanya Rafael bingung


“Ehm..ceritakan mulai dari pacar pertamamu”jawab Jessica


Sebenarnya Jessica belum siap mendengar tentang pesaing-pesaingnya selama ini. Namun semua itu adalah masa lalu yang akan selalu melekat pada suaminya. Setidaknya dengan mengetahui masa lalunya, mereka bisa menatap masa depan bersama tanpa terbebani masa lalu masing-masing.


Pikiran Rafael menerawang jauh kembali ke masa lalunya. Masa lalu bersama mantannya. Masa lalu sebelum menjadi playboy kelas kakap seperti sebelumnya.


“Pacar pertamaku bernama Celine. Dia teman satu sekolahku dulu”


“Berarti Celine adalah cinta pertamanya”gumam Jessica dalam hati


“Kami berpacaran sampai aku masuk kuliah”


“Apa dia sangat cantik?”tanya Jessica penasaran


“Iya. Dia cantik”jawab Rafael


“Dia bahkan langsung mengiyakan pertanyaanku tanpa berpikir. Menyebalkan!”gerutu Jessica dalam hati


Akhirnya Rafael menceritakan sepenggal kisahnya bersama Celine. Pacar pertamanya. Cinta pertamanya saat masih di bangku sekolah menengah atas. Selama Rafael bercerita Jessica terus menahan dirinya karena rasa cemburu yang dirasakannya mendengar tentang Celine. Saingan terberatnya.

__ADS_1


“Lalu kenapa kalian putus?”tanya Jessica


“Celine ingin melanjutkan mimpinya menjadi model terkenal. Jadi dia pindah ke Amerika untuk mewujudkan cita-citanya. Apalagi agensi modellingnya mendapat tawaran bekerja sama dengan Victoria Secret”jawab Rafael


“Wow..Victoria Secret? Berarti tubuhnya pun sangat indah. Ternyata sainganku sangat berat”keluh Jessica dalam hati


Jessica mengerucutkan bibirnya begitu mendengar saingan pertamanya.


“Apa kau masih berkomunikasi lagi dengan dia?”tanya Jessica penasaran


“Kami sudah lama putus kontak. Tuan besar tak merestui hubungan kami”jawab Rafael


Jessica mengangkat tubuhnya menghadap ke arah suami tampannya.


“Katakan dengan jujur, apa kau masih menyimpan perasaan pada Celine?”tanya Jessica


Rafael terdiam sejenak. Membuat Jessica semakin sedih karena berbeda dengan dirinya yang sudah move-on dari Arga. Rupanya suaminya masih belum move-on dari mantannya.


Jessica mengerucutkan bibirnya. Hatinya mendadak sangat sedih karena Rafael yang tak kunjung menjawab pertanyaannya.


“Menyebalkan”umpat Jessica dengan cemberut


Jessica yang kesal akhirnya memilih berbaring menjauh dari Rafael. Jessica juga langsung menutup tubuhnya dengan selimut. Tiba-tiba sebuah tangan besar melingkar di pinggang ramping Jessica yang bisa dipastikan siapa lagi pemiliknya kalau bukan suaminya.


Jessica yang masih kesal, berusaha memindahkan tangan besar itu namun Rafael justru semakin mengeratkan dekapannya.


“Lepaskan!”ronta Jessica sambil berusaha melepaskan diri dari suaminya


“Kenapa kau marah? Bukankah kau yang ingin mendengar ceritaku?”tanya Rafael dengan lembut di telinga Jessica


“Aku sudah lama menutup hatiku untuk wanita. Itu sebabnya aku menjadi playboy hanya untuk membuat tuan besar dan nyonya besar murka. Meskipun ada begitu banyak wanita dalam hidupku, tapi percayalah. Aku tidak pernah memberikan hatiku pada mereka. Aku hanya memanfaatkan mereka saja”ujar Rafael panjang lebar


Jessica berhenti memberontak. Dihembuskan nafasnya dengan kasar.


“Kau sangat kejam”sindir Jessica


Kali ini kemarahan di hati Jessica perlahan mereda. Jessica membiarkan Rafael memeluk tubuhnya dari belakang.


“Aku memang kejam. Aku hanya memanfaatkan mereka untuk kepuasanku saja”sahut Rafael


“Tapi itu dulu”


“Sekarang?”tanya Jessica penasaran


Rafael membalik tubuh Jessica perlahan. Hingga wanita cantik itu kini menghadap dirinya. Perlahan Rafael meletakkan tangan kanannya di bawah kepala Jessica. Rafael mendekatkan tubuh keduanya hingga dapat merasakan kehangatan tubuh istrinya. Rafael mengusap wajah cantik Jessica yang menatapnya dengan mesra.


“Sekarang aku hanya ingin bersamamu. Aku ingin membangun keluarga kecil kita bersama”sahut Rafael


“Kau yakin aku tidak akan bernasib sama dengan wanita-wanita yang sudah menemanimu selama ini? Apa kau bisa berjanji padaku?”tanya Jessica


“Aku pinjam kata-kata Victor pada Amanda saat mereka bertemu. Aku juga ingin kau menjadi ibu dari anak-anakku”sahut Rafael sambil menatap mata indah Jessica


Jessica tersenyum mendengar curahan hati Rafael. Perasaannya tiba-tiba merasa hangat dengan ucapan Rafael yang ingin membangun keluarga bersamanya.

__ADS_1


“Selain Celine, apa ada lagi wanita yang pernah menjadi kekasihmu? Wanita yang paling berkesan di hatimu?”tanya Jessica


“Ada”jawab Rafael dengan cepat


“Siapa namanya?”tanya Jessica penasaran


Rafael kembali terdiam.


“Dia..gadis paling aneh yang aku temui. Gadis paling ceroboh dan cerewet yang pernah ada dalam hidupku”goda Rafael


Jessica menahan tawanya mendengar pengakuan suaminya. Karena Jessica tahu yang dimaksud itu adalah dirinya.


"Seberapa aneh gadis itu?"goda Jessica


Rafael tampak berpikir sejenak.


"Dia sangat aneh. Selalu bertengkar dan berdebat denganku. Suaranya begitu berisik di telingaku. Aku heran, bibir semungil itu bisa mengeluarkan suara sekeras dan sekencang itu"jawab Rafael sambil menautkan bibir Jessica dengan gemas.


"Apa hanya itu keanehan dia?"sindir Jessica


"Dia sangat aneh. Karena bisa memalingkan duniaku. Dia begitu aneh, karena setiap di dekatnya aku selalu ingin melindungi dia. Dia selalu membuat aku memikirkan dia. Bukankah dia sangat aneh?"tanya Rafael


"Kenapa kau mau dengan gadis aneh seperti dia?"sindir Jessica


"Terpaksa"goda Rafael


"Apa? Jadi kau mau menikah denganku karena terpaksa?"gerutu Jessica


Jessica membalik tubuhnya dan kali ini dia tak mau mengampuni suaminya itu. Jessica menutup tubuhnya dengan selimut. Rafael berusaha melingkarkan tangannya di pinggang ramping istrinya. Namun Jessica terus menolaknya.


"Kau belum mendengar kelanjutannya kenapa sudah marah seperti itu?"tanya Rafael


Jessica diam namun tak membalik tubuhnya. Dia menunggu cerita dari suaminya.


"Cepat katakan!"pinta Jessica


Rafael tersenyum melihat kelakuan Jessica yang menggemaskan. Rafael mencoba melingkarkan tangannya lagi di pinggang Jessica.


"Aku bilang aku terpaksa. Karena hatiku sudah bukan milikku lagi tetapi menjadi milik gadis aneh itu. Aku terpaksa karena pikiranku selalu tertuju pada dirinya. Aku terpaksa karena semakin aku jauh dari dia, semakin aku merindukannya dan semakin aku ingin memilikinya. Karena itulah aku mau dengan dia"jawab Rafael


Perlahan-lahan kemarahan di hati Jessica mereda. Hatinya luluh mendengar pengakuan cinta Rafael pada dirinya.


"I love you my clumsy girl"bisik Rafael di telinga Jessica


Membuat Jessica kaget lalu membalik tubuhnya menghadap Rafael. Hatinya langsung bergejolak mendengar kata cinta dari suami nakalnya itu.


"Benarkah kau mencintaiku?"tanya Jessica dengan mata yang berkaca-kaca


"I love you"ucap Rafael sambil tersenyum


Hati Jessica semakin berbunga-bunga mendengar lelaki tampan di depannya mengungkapkan perasaan cintanya.


"I love you too"sahut Jessica

__ADS_1


Keduanya saling bertatapan dengan mesra sambil melempar senyum di bibir masing-masing. Sungguh kebahagiaan telah menaungi keduanya karena perasaan cinta di hati keduanya yang telah tertaut. Rafael mendekap erat tubuh Jessica dan Jessica pun membalas pelukannya. Keduanya semakin siap menjalani biduk rumah tangga berdua. Menatap masa depan yang indah bersama-sama.


__ADS_2