
“Berarti kakak sudah mengenal dia sejak lama”ucap Jessica
“Itulah sebabnya aku peringatkan kamu, Jess. Aku takut kamu sampai jatuh cinta pada Rafael. Dia petualang cinta yang tak mudah mencintai seorang wanita. Aku takut kau akan dipermainkan seperti wanita-wanita bodoh yang selama ini dikencaninya”ucap Amanda
“Kakak tenang saja. Kakak ingat kan, aku baru saja patah hati karena cintaku yang kandas. Aku masih berusaha menyembuhkan lukaku sendiri. Mana mungkin aku biarkan orang lain yang baru kukenal, melukai hatiku lagi”sahut Amanda
“Oya, bagaimana denganmu? Apa kau sudah bisa move on dari mantan tunanganmu itu? Aku dengar ada seorang dokter yang sudah mendekatimu. Aunty yang cerita padaku”tanya Amanda
Jessica mengulas senyum di bibirnya sambil meneguk minuman di tangannya.
“Entahlah kak. Sampai sekarang, aku masih berusaha menyembuhkan luka hatiku. Aku belum berminat menjalin hubungan dengan lelaki manapun juga. Termasuk dengan Albert. Karena dia sudah kuanggap sebagai kakak lelakiku. Lagipula, aku tak mungkin menyakiti adikku sendiri”ucap Jessica
“Apa maksudmu?”tanya Amanda
“Joanne menyukai Albert. Aku tak mungkin menerima cinta Albert. Aku tak ingin menyakiti Joanne. Dia adikku satu-satunya”jawab Amanda
“Rupanya kisah cintamu lebih rumit dari kisahku”ucap Amanda
Amanda mendekati Jessica lalu memeluk tubuhnya. Berusaha memberikan dukungannya pada sepupunya itu.
“Kau wanita yang kuat, Jess. Aku bangga padamu”ucap Amanda
“Terimakasih kak”sahut Jessica
__ADS_1
Keduanya kemudian melanjutkan perbincangan mereka sampai larut malam.
****
Keesokan paginya,
Pemotretan brand terkenal sesi kedua dilanjutkan kembali. Kali ini mereka melakukan pemotretan di area terbuka. Di sebuah taman bunga yang indah. Sejak pagi, Jessica Joanne dan Amanda sudah sampai di lokasi pemotretan.
Jessica datang mengenakan sebuah kemeja putih panjang yang dilipat lengannya dipadu padankan dengan sebuah celana pendek selutut dan sepatu berwarna senada . Jessica melengkapi penampilannya dengan memakai topi kesayangannya. Tak lupa Jessica menggerai rambut panjangnya yang hitam.
Joanne yang baru pertama kali diajak ke lokasi pemotretan terlihat sangat excited.
“Jadi kak Amanda bekerja di perusahaan modelling seperti ini?”tanya Joanne
“Lalu kak Jessica sekarang juga ikut jadi model?”tanya Joanne dengan lugunya
“Sudah aku bilang, aku hanya model pengganti. Aku hanya menggantikan model yang kemarin tidak datang”sahut Jessica
“Oya kak, bagaimana kabar model itu?”tanya Jessica
“Dia bilang hari ini dia akan datang. Tapi aku sudah bilang padanya untuk beristirahat saja. Aku jengkel karena bisa-bisanya dia melupakan proyek ini dan malah asyik berlibur dengan kekasihnya di Milan”keluh Amanda kesal
Rafael datang ke lokasi pemotretan beberapa menit setelah kedatangan rombongan Amanda. Rafael datang mengenakan sebuah kemeja lengan pendek yang dilipat lengannya sampai ke siku. Rafael mengenakan celana pendek selutut berwarna cream. Penampilannya kali ini terlihat sangat santai dan casual. Outfit yang dikenakan malah semakin menambah aura ketampanan Rafael. Karena outfit itu semakin menonjolkan kulitnya yang terang. Tangan dan kakinya yang kekar jelas sekali terlihat.
__ADS_1
Begitu Rafael datang, dia langsung menyapa semua kru dan karyawan perusahaan yang ikut dalam pemotretan itu. Dan saat bertemu dengan Jessica, keduanya saling bertatapan dalam diam.
Rafael mengernyitkan dahinya karena rupanya mereka memakai outfit kemeja putih yang sama. Jessica yang menyadari kesamaan outfit mereka terlihat tidak suka.
“Kenapa dia juga memakai kemeja putih sih?”gerutu Jessica dalam hati
Bukan tanpa alasan, Jessica merasa kesal, karena jika diperhatikan dari dekat keduanya malah tampak seperti sepasang kekasih yang mengenakan outfit couple.
Rafael justru terlihat senang dengan kesamaan mereka.
“Kau sudah datang Raf?”sapa Amanda
Rafael hanya menganggukkan kepalanya perlahan. Joanne yang baru pertama kali bertemu dengan Rafael tampak begitu senang bisa bertemu dengan lelaki setampan Rafael.
“Kau pasti Joanne?”tanya Rafael yang mengingat nama adik Jessica
Joanne tampak kaget karena Rafael bisa tahu namanya.
“Darimana kakak tahu namaku?”tanya Joanne penasaran
Rafael hanya diam namun kepalanya menunjuk pada Jessica. Jessica yang dilihatin Rafael memasang wajah juteknya.
“Kemarin aku menemani kakakmu mencari di bandara”jawab Rafael.
__ADS_1