
Jessica mau tidak mau menjadi penasaran kenapa Amanda memperingatkannya seperti itu.
“Apa kakak sangat mengenal Rafael?”tanya Jessica
“Tentu saja aku mengenalnya. Sangat mengenalnya”jawab Amanda
“Apa dia pernah membuat kakak patah hati?”tanya Jessica penasaran
“Jangan berpikiran yang aneh-aneh. Aku mengenalnya karena dia adalah adik lelaki yang sangat berarti bagiku”jawab Amanda
“Apa lelaki yang kakak maksud adalah lelaki yang fotonya ada di meja nakas kakak?”tanya Jessica
“Darimana kau tahu?”tanya Amanda.
“Tadi pagi saat mengambilkan dokumen penting kakak, aku sempat melihatnya”jawab Jessica jujur
“Iya, namanya Ramon. Dia sahabatku selama kuliah”ucap Amanda
“Bagaimana keadaan kak Ramon sekarang kak?”tanya Jessica
“Masih sama. Dia masih terbaring koma di Rumah sakit. Sudah dua tahun ini dia terbaring di sana”jawab Amanda dengan sendu
Mendadak hatinya merasa sedih begitu mengingat lelaki pujaan hatinya yang juga adalah sahabatnya sedang terbaring koma di Rumah Sakit.
__ADS_1
“Jadi kakak masih menunggu kak Ramon? Makanya kakak belum menikah sampai sekarang”tanya Jessica
Amanda tersenyum penuh arti. Amanda menatap wajah cantik sepupunya itu.
“Entahlah. Mungkin begitu. Mungkin juga tidak”jawab Amanda dengan enteng.
“Apa kakak sangat mencintai kak Ramon?”tanya Jessica
“Kami dulu bersahabat dekat sejak kuliah. Dia adalah lelaki yang sangat baik. Bersamanya aku merasa terlindungi dan aman. Dia membuatku merasa sangat nyaman”kenang Amanda
“Aku jadi ingin bertemu dengan kak Ramon. Lalu kenapa dia bisa koma?”tanya Jessica penasaran
Amanda terpaksa menceritakan salah satu cerita hidupnya. Yang selama ini dipendamnya sendiri.
“Tapi ternyata Ramon dan Sean sama-sama mencintai Raquel. Karena Ramon “menembak” Raquel lebih dulu, akhirnya Ramon dan Raquel jadian. Sean yang marah karena merasa sudah dikhianati Ramon, memilih pindah ke luar negeri. Akhirnya persahabatan kami putus karena cinta”
“Lalu bagaimana kak Ramon bisa koma?”tanya Jessica
“Dua tahun lalu dia mengalami kecelakaan”ucap Amanda dengan tatapan sendu
“Dan dimana sekarang Raquel?”tanya Jessica
Amanda menghela nafasnya perlahan. Serpihan-serpihan masa lalunya kembali terpampang dalam pikirannya.
__ADS_1
“Dia sudah menikah dengan Sean dan menetap di Italia”jawab Amanda
“Apa?”pekik Jessica kaget
“Padahal kak Ramon masih belum sadar, tapi dia malah menikah dengan Sean. Sungguh wanita yang jahat”gerutu Jessica kesal.
“Aku tak menyalahkan Raquel, karena wajar jika kita semua membutuhkan kepastian. Sementara Ramon juga tak tahu kapan akan sadar dari koma. Raquel pasti ingin melanjutkan masa depannya dalam kepastian. Menunggu seseorang yang tak jelas kapan sembuhnya seperti Ramon pasti terasa berat bagi Raquel. Itu sebabnya dia menerima lamaran Sean untuk menikah”ucap Amanda
“Tapi itu artinya Raquel tidak mencintai kak Ramon. Sementara kakak sampai sekarang masih menunggu kak Ramon sadar, makanya kakak belum menikah sampai sekarang. Iya kan?”tebak Jessica jitu
Amanda hanya mengulas senyum di bibirnya.
“Untung saja aku tinggal di luar negeri jadi aku tidak perlu repot menjelaskan pada semua orang kenapa aku belum menikah sampai sekarang. Coba kita ada di Indonesia. Pasti aku akan muak mendengar pertanyaan semua orang yang mempertanyakan “kapan nikah?””ucap Amanda dengan santai.
“Iya..kakak benar sekali”jawab Jessica
“Lalu bagaimana kakak mengenal Rafael?”tanya Jessica
“Sejak kuliah, aku sudah mengenal Rafael. Dia sudah menjadi petualang cinta sejak pertama kali aku mengenalnya. Dia memang dingin tapi kebiasaannya berganti pacar sudah menjadi kebiasaanya sejak dulu”kenang Amanda
“Lalu bagaimana kakak bisa menjalankan agensi modeling bersama dengan dia?”tanya Jessica.
“Ramon yang pertama kali mengenalkan aku pada dunia modelling. Kecintaannya dengan dunia fotografi menjadikan aku sebagai modelnya. Setelah lulus kuliah, Ramon dan aku sepakat membuka agensi modeling ini bersama-sama. Dan Rafael adalah model kami”
__ADS_1
“Aku yang mengurus kantor, Ramon yang menjadi fotografernya dan Rafael yang menjadi model perusahaan. Itu sebabnya dia adalah aset perusahaanku. Dia juga sudah menjadi partnerku selama Ramon koma”kenang Amanda