Fall For You

Fall For You
So Close


__ADS_3

Jessica akhirnya ikut duduk bersama keluarga Miller. Elizabeth dan Anna sangat antusias berbincang dengan Jessica. Sementara Ara seperti biasa terlihat diam saja. Begitu juga dengan Rafael dan Arthur yang tidak terlalu banyak bicara.


Mereka bertiga tampak begitu akrab dan terlihat seperti keluarga. Saling bercanda dan tertawa bersama. Jessica benar-benar merasa diterima di keluarga Miller.


Ketika MC acara pernikahan, meminta Amanda dan Victor berdansa, kedua pasangan pengantin itu pun langsung berjalan ke lantai dansa. Keduanya berdansa diiringi live musik dari grup pengiring musik. Lagu-lagu cinta mengiringi keduanya kala berdansa berdua.


Begitu MC mempersilahkan tamu undangan ikut berdansa, Arthur langsung mengulurkan tangannya pada sang istri.


“Would you like to dance Mrs. Arthur?”ajak Arthur pada sang istri


“I’d love to”sahut Elizabeth sambil menerima uluran tangan suaminya


Kedua pasangan yang sudah tak lagi muda itupun saling melempar senyum dan berjalan beriringan menuju lantai dansa. Menyatu bersama pasangan tamu undangan lain yang ikut berdansa.


“My heart is hurt”ucap Anna dengan ekspresi wajah yang sedih


“Kamu kenapa Anna?”tanya Jessica kuatir


“Jangan hiraukan dia kak! Dia memang selalu aneh seperti ini jika melihat kakek dan nenek bersama”ucap Ara dengan santainya.


“Jiwa jomblo ku meronta setiap melihat mereka romantis seperti itu”ucap Anna sambil menatap lembut ke arah kakek dan neneknya yang berdansa berdua di lantai dansa.


Jessica juga menoleh ke arah kedua pasangan berusia renta itu. Jessica mengulas senyum indahnya melihat betapa kedua pasangan itu terlihat sangat romantis di usia mereka yang tak lagi muda.


“Aku juga ingin seperti mereka. Saling mencintai sampai usiaku menua”gumam Jessica dalam hati


Tiba-tiba sebuah tangan terulur di depan Jessica. Jessica mendongakkan kepalanya melihat siapa gerangan yang mengulurkan tangan ke arahnya. Dilihatnya Rafael yang berdiri di depannya.


“Oh God..kalian bikin aku tambah jeolus aja deh sama kalian”gerutu Anna melihat sang kakak yang mengajak Jessica berdansa.


“Shall we?”ajak Rafael pada Jessica


Dengan malu-malu, Jessica meraih tangan Rafael dan menerima uluran tangan lelaki tampan yang mengajaknya berdansa.


Rafael dan Jessica bergandengan tangan ke lantai dansa dan akhirnya ikut berdansa bersama dengan para tamu undangan yang lain. Diiringi lagu cinta yang mengalun indah membuat suasana romantis begitu terasa di lantai dansa itu.


Rafael dan Jessica berdansa sambil bertatapan dengan sangat lembut. Tatapan mata yang mengikat keduanya. Seakan hanya ada mereka berdua di lantai dansa itu.


“Kau pandai juga berdansa”puji Rafael di sela-sela mereka berdansa


“Tentu saja. Aku pernah belajar dansa saat sekolah dulu”jawab Jessica


“Kau juga pandai berdansa”balas Jessica sambil tersenyum


Senyum indah yang terukir di wajah cantik Jessica berhasil membuat hati Rafael bahagia. Karena dia bisa berdansa berdua bersama wanita yang sangat diinginkannya. Wanita yang membuat hari-harinya dipenuhi bayangan gadis cantik itu.


“Kau cantik sekali hari ini”puji Rafael


“Benarkah? Terimakasih. Kau juga terlihat tampan”sahut Jessica


“Tentu saja. Bukankah aku memang selalu tampan?”balas Rafael dengan penuh percaya diri

__ADS_1


“Aku lupa. Kau kan memang Mr. Narsistic”goda Jessica sambil cekikikan


Lagu So Close yang mengiringi para tamu undangan dan pemilik acara yang sedang berdansa sangat menyatu dengan suasana. Lagu romantis yang menjadi salah satu lagu favorit Amanda memang sengaja dipersembahkan untuk mengiringi pasangan pengantin yang sedang berbahagia itu. Lagu itu merupakan original soundtrack film disney kesukaan Amanda, Enchanted.


You’re in my arms


Kudekap dirimu


And all the world is calm


Dan seluruh dunia jadi tenang


The music playing on for only two


Musik terdengar hanya untuk kita berdua


So close together


Begitu dekat bersama


And when I’m with you


Dan saat aku bersamamu


So close to feeling alive


Begitu dekat dengan perasaan gembira


Hidup terus berlalu


Romantic dreams will stop


Mimpi-mimpi romantis akan berhenti


So I bid mine goodbye and never knew


Maka kuucapkan selamat tinggal pada mimpi-mimpi dan tak pernah tahu


So close was waiting, waiting here with you


Begitu dekat menunggu, menunggu di sini bersamamu


And now forever I know


Dan kini selamanya, aku tahu


All that I wanted to hold you


Yang kuinginkan adalah mendekapmu


So close

__ADS_1


Begitu dekat


So close to reaching that famous happy end


Begitu dekat tuk menggapai akhir bahagia yang mahsyur itu


Almost believing this was not pretend


Hampir percaya ini nyata


And now you’re beside me and look how far we’ve come


Dan kini kau di sampingku dan lihatlah telah sampai sejauh mana kita


So far we are so close


Sejauh ini, kita begitu dekat


How could I face the faceless days


Bagaimana bisa kuhadapi hari-hari getir


If I should lose you now?


Jika ku harus kehilanganmu?


We’re so close


Kita begitu dekat


To reaching that famous happy end


Tuk menggapai akhir bahagia yang mahsyur itu


And almost believing this was not pretend


Dan hampir percaya ini nyata


Let’s go on dreaming for we know we are


Mari terus bermimpi karena kita tahu kita ini


So close


Begitu dekat


So close


Begitu dekat


And still so far

__ADS_1


Dan masih begitu jauh


__ADS_2