
Flash Back
16 tahun yang lalu, Mentari datang menemui Naura di penjara. Mentari hanya ingin melihat kondisi Naura, Mentari tak pernah dendam dengan Naura meski pun Naura pernah menyakitinya bahkan membuat dirinya kehilangan hal yang paling berharga dalam hidupnya, yaitu rahim.
Niat hati Mentari ingin mengajak Naura berdamai nyatanya di tolak mentah-mentah oleh Naura. Bahkan Naura sampai memaki Mentari. Padahal yang salah adalah Naura, tapi pada saat itu Mentari seperti yang menjadi tersangkanya.
"Aku tidak sudi di besuk oleh Mu !" kata Naura menatap benci pada Mentari.
"Apa Kau terus akan memiliki rasa benci pada Ku ? Aku hanya ingin kita berbaikan meskipun Aku tidak akan mencabut tuntutan dan mengeluarkan Mu dari penjara." kata Mentari sebenarnya ia merasa kasihan dan iba pada Naura sebab Naura harus merasakan melahirkan di dalam penjara tanpa seorang suami.
"Aku hanya kasihan pada Mu, Naura. Andaikan Kau bisa merendah diri sedikit saja dengan menyadari kesalahan Mu, mungkin Aku tidak akan tega memasukkan Mu ke sini. Tapi nyatanya apa ? Kau tetap sama, tak pernah merasa bersalah atas perbuatan Mu pada Ku dan juga Bunga !" ucap Mentari
"Jangan sebut nama wanita ****** itu ! Dia adalah perusak rumah tangga Ku, perebut suami Ku !" bentak Naura, ia semakin membenci Bunga kala mengingat Albert lebih memilih Bunga ketimbang dirinya.
__ADS_1
"Kau sendiri yang merusak rumah tangga Mu, Kau sendiri yang dengan terang-terangan tak ingin memiliki anak dari Albert, dan Kau sendiri yang berselingkuh hingga Kau hamil anak lelaki lain ! Lantas mengapa Kau menyalahkan sahabat Ku ? Itu keberuntungan baginya bisa bertemu dengan Albert dan juga Ku pikir itu adalah jalan yang Tuhan berikan pada Albert untuk terlepas dari wanita tamak seperti Mu." sentak Mentari hingga membuat Naura terdiam.
"Sudah jangan banyak omong Kau ! Lebih baik Kau pergi ! Aku tidak sudi melihat wajah Mu, dan ingat baik-baik sampai Aku mati Aku akan selalu membenci Mu, Aku tidak akan biarkan keluarga Mu terutama anak-anak Mu bahagia diatas penderitaan Ku !
Flash Back Selesai
Ya, Danisa adalah anak kandung Naura dan selingkuhannya, Jovan yang merupakan CEO entertainment yang begitu terkenal.
Meskipun Jovan tahu kalau Naura hamil dan melahirkan anaknya, Jovan tetap tidak mau menikahi Naura sebab Jovan sudah menikah dan saat ini telah memiliki seorang putri.
Tentu saja Mentari tidak menyukai Danisa sebab Danisa adalah anaknya Naura. Apalagi Mentari selalu mengingat bagaimana dulu Naura mencelakainya bahkan memakinya saat dirinya mengunjungi Naura di penjara.
Mentari tentu saja tak akan setuju jika putranya dekat dengan Danisa.
__ADS_1
Lama Mentari termenung tiba-tiba tubuhnya di peluk oleh tangan kekar yang tentu saja itu adalah suaminya, Mario yang haru saja pulang dari kantor.
"Istri cantik Ku, kenapa melamun, Hem ?" Mario mencium leher putih mulus milik Mentari.
"Aku hanya memikirkan, Arash." kata Mentari pelan.
"Sudahlah, Kita hanya perlu memantaunya agar tidak kelewat batas." jawab Mario, ia sudah tahu apa yang dibicarakan oleh istrinya itu.
"Apa Mas tahu kenapa Aku tidak menyukai Arash berpacaran dengan teman sekolahnya itu ?"
"Kenapa ?"
"Sebab gadis itu anaknya Naura." Melati berkata lirih hingga membuat Mario terkejut bukan main.
__ADS_1
"Apa ?!"
...****************...