
Mario menelan kasar silvanya saat melihat Mentari berjalan mendekat padanya dengan tampilan anak sekolahan yang begitu sexy dan sukses membangkitkan Burionya secepat kilat.
“Kenapa dia semakin hari semakin liar.” Batin Mario, entah keberuntungan atau sebuah kesialan ternyata Mario memiki istri yang tidak gaptek soal urusan ranjang.
“Bagaimana ? Apa Mas suka ?” Mentari mengedipkan satu matanya pada Mario hingga Mario gelagapan.
“Ak..ku harus mandi !” Mario berjalan cepat meninggalkan Mentari yang masih berdiri.
Mentari menatap punggu Mario yang hilang dibalik pintu, ia mengerucutkan bibirnya, jangankan untuk membalas ucapannya, memuji saja bahkan Mario tidak.
“Padahal kemarin-kemarin dia yang gencar ingin menyentuh Aku !” sunggut Mentari jika begini ceritanya ia semakin penasaran dengan rasa Burio. Apalagi Bunga yang selalu menghubunginya terus bertanya apakah ia sudah merasakan bagaimana malam pertama.
Mentari pun merasa kesal, ia kemudian menelpon Bunga dengan sambungan video call.
“Kenapa kau menelpon Ku ?” Bunga mengangkat panggilan Mentari dengan wajah yang ditutup selimut.
“Aku galau !” rengek Mentari
“Kenapa ? Masa pengantin baru, galau !” ejek Bunga.
Mentari pun menjauhkan ponselnya hingga terlihat bagaimana penampilan dirinya di layar ponselnya oleh Bunga.
“Wah….kau beli dimana ?” Bunga menatap pakaian yang dikenakan oleh sahabatnya itu ia jadi ingin memilikinya.
__ADS_1
“Ibu Mertua Ku yang memberikannya.” Jawab Mentari.
“Wah, kalau begitu kau tidak perlu repot belajar dari Ku. Belajar saja dengan Ibu Mertua Mu, pasti lebih top dan berpengalaman.”
“Masalahnya pria yang baru menjadi suami Ku sepertinya tidak mau membelai dan menerkam Ku !” Mentari mendengus kesal dengan sikap Mario barusan.
“Jangan-jangan dia tidak normal !” sahut Bunga
“Jangan ngadi-ngadi Bung, kalau dia tidak normal mana mungkin terongnya bisa berdiri tegak !” sangkal Mentari.
“Jadi kau sudah melihatnya ? Wah, kau jadi tidak penasaran lagi rupanya, tinggal saatnya kau merasakannya !”
“Oh, ayolah Bung. Berikan aku solusi !” Mentari tiba-tiba menjadi frustasi.
Tak lama suara ponsel Mentari berdenting ia membuka video yang dikirimkan oleh Bunga untuknya.
Mentari mengamati video itu ternyata video tersebut adalah gerakan tarian erotis yang membuat kaum adam menjadi panas dingin dan ingin meledak.
“Baiklah, kita mulai adegannya !”
Lain halnya dengan Mario saat ini ia tengah mengguyur tubuhnya dibawah air shower. Entah mengapa sedari tadi Burionya tak bisa dijinakkan dan semakin liar.
“Astaga, ini pasti karena ulah bini ajaib !” Mario pun memutuskan menyudahi acara mandinya. Begitu ia keluar dari kamar mandi, betapa terkejutnya ia saat melihat Mentari sedang menarik dengan lincah dan menggairahkan di hadapannya.
__ADS_1
Sontak saja Burionnya semakin tak terkendali dibalik handuk yang menutupinya.
“Gak bener ini !”
Mentari yang tidak sabar lagi ia menjatuhkan tubuhnya di pelukan Mario, ia pun mencoba menggoda Mario dengan memberikan sentuhan halus di belakang lehernya hingga Mario kalah akan pertahanannya.
Mario tak tahan lagi jika terus digoda seperti itu oleh Mantari ia kemudian mendorong tubuh Mentari hingga terlentang di atas tempat tidur yang bertabur kelopak bunga mawar merah.
“Kau siap ?” Mario menatap manik mata Mentari.
“Aku penasaran, lakukan saja !” balas Mentari
Dengan cepat Mario merobek kemeja seksi yang dikenakan oleh istrinya hingga Mentari berteriak.
Srek
“Kenapa di sobek !”
“Pakaian ini memang dibuat untuk di robek !”
“Aaahh….”
... …………….....
__ADS_1
Lanjut enggak kira-kira ? Mau lanjut dikomen yaa..