
Gaes sorry pakek banget, Aku sudah lama enggak update, karena Aku sibuk banget akhir-akhir ini, insyaallah mulai besok rajin update lagi...makasih ya yang masih setia menunggu cerita ini. 🥰🥰
......................
"Melisa..." David melihat mantan istrinya itu baru saja keluar dari sebuah hotel bersama seorang pria tampan, hotel dimana berlangsungnya acara pernikahan Harry dan Lusi.
Entah mengapa David menjadi kepo dan ingin tahu bersama siapa Melisa pergi dan siapa pria yang tengah bersama Melisa.
David kemudian melajukan mobilnya mengikuti kemana mobil pria yang membawa Melisa pergi. Hingga pada suatu tempat yaitu rumah mewah berwarna putih, mobil yang ditumpangi Melisa masuk ke dalam pekarangan rumah mewah tersebut dan Melisa ikut masuk bersama pria tampan itu.
"Apa yang mereka lakukan ?" gumam David tiba-tiba ia menjadi khawatir pada Melisa dan tak tenang.
Saat David tengah mengamati rumah besar itu dari dalam mobilnya, tiba-tiba ia mendengar percakapan dua orang satpam yang bertugas di pos tersebut mereka tertawa sambil membicarakan majikannya.
"Baru seminggu lalu, tapi Tuan kita sudah berganti wanita lagi !"
"Benar, kita lihat apa yang ini lari lagi atau pasrah ditiduri oleh Tuan !"
"Kalau saja Tuan tidak memberi kita gaji yang besar Aku pasti tidak mau berkerja dengan pria maniak sepertinya !"
"Benar, seharusnya dia dibawa ke psikiater atau rumah sakit jiwa untuk mengobati penyakit kelaminnya."
"Apa pentingnya juga buat kita, yang penting dia kan kasih kita gaji yang besar !"
__ADS_1
Keduanya tertawa lepas membicarakan majikannya. Majikannya itu bernama Gavin, pria tampan dan seorang pengusaha yang bergerak di bidang tekstil.
Gavin adalah pria Casanova yang suka bergonta-ganti wanita untuk menjadi pasangan tidur atau pun pacarnya setelah Gavin berhasil meniduri pacarnya, Gavin memutuskan begitu saja para pacar-pacarnya seolah menganggap mereka adalah seorang ja.la.ng.
Mendengar percakapan kedua satpam tersebut, membuat David menjadi tidak tenang. Ia pun berniat untuk masuk ke dalam rumah Gavin dan membawa Melisa pulang.
David pun dengan diam-diam masuk ke dalam pekarangan rumah Gavin dan mencari keberadaan Melisa.
Setelah David masuk ke dalam rumah, David melihat Melisa sudah tak sadarkan diri di ruang keluarga dengan posisi tertidur di sofa.
David pun mendekati Melisa dan menepuk-nepuk pipi Melisa agar Melisa sadar.
"Meli..Mel..Melisa !"
"Siapa kau ?!" Gavin berjalan mendekat ke arah Melisa dan David hingga David menoleh ke sumber suara.
"Kurang ajar Kau ! Kau apakan dia !" sarkas David
Gavin tertawa kecil mendengar ucapan David, tentu saja Gavin tahu siapa David bukan hanya mantan suami Melisa melainkan hubungannya bersama Matteo karena Gavin sebenarnya sepupu Matteo.
"Ku apakan dia, itu urusan Ku. Apa pentingnya bagi Mu !" jawab Gavin dengan santainya.
"Brengsek !" Maki David
__ADS_1
"Benar bukan ? Apa pentingnya bagi Mu Kalian sudah bercerai. Aku jadi heran kenapa Melisa mau menikah dengan kaum pelangi seperti Mu." ejek Gavin hingga David merasa terhenyak.
"Kau !" tunjuk David dengan merasa geram.
"Benar bukan ? Kau kaum pelangi tidak cocok untuk Melisa wanita yang normal !" maki Gavin hingga membuat David semakin emosi.
"Kurang ajar Kau !"
"Mau apa Kau ? Ingin melawan Ku ? Ayo maju sini !" tantang Gavin dengan semangat.
"Kau menantang Ku, rupanya."
Hingga pada akhirnya terjadilah keributan dan perkelahian di antara Gavin dan David. Keduanya saling mempertahankan kekuatan agar salah satu diantaranya tumbang.
"Hanya segitu kemampuan Mu, pria aneh !" maki Gavin yang melihat David jatuh menahan sakit.
Bugh
"Aaaah..." David merasakan sakit di perutnya saat Gavid menendang perutnya.
"Mati saja Kau !" geram Gavin saat Gavin hendak menghajar David lagi suara teriakan Melisa menghentikan Gavin.
"Melisa....
__ADS_1
...****************...