
"Kau mau bawa Aku kemana David ?!" saat ini tubuh Melisa di ikat di kursi pesawat di mana David akan membawa kabur Melisa untuk sementara waktu.
Sebenarnya setelah bercerai dengan Melisa, David begitu merasa menyesal dan bersalah. Ia bahkan mutuskan hubungannya bersama Matteo, tentu saja Matteo tidak terima dengan sikap David yang memutuskannya secara sepihak.
Matteo yang menyadari perubahan perasaan David padanya setelah bercerai dengan Melisa pun menjadi marah dan kecewa.
Matteo bahkan mencoba memberikan perhitungan pada Melisa dengan mengirimkan Melisa teror setiap harinya. Namun siapa sangka David mengetahui niat jahat Matteo, tentu saja David tidak tinggal diam ia selalu menghalangi Matteo untuk berbuat jahat pada mantan istrinya itu tanpa Melisa ketahui.
David selalu memantau kemana Melisa pergi dengan menyuruh orang kepercayaannya, karena ia takut Matteo akan mencelakai Melisa dikemudian hari.
"Apa Kau tidak punya pekerjaan ? Kau menculik Ku ! Aku akan melaporkan Mu ke polisi !" ancam Melisa dengan tatapan tajam sedangkan David bersikap santai dan biasa-biasa saja.
"Ayo kita rujuk !" ucap David menatap mata Melisa dalam. Ia ingin sekali kembali pada Melisa dan memperbaiki kesalahannya.
"Hah ? Rujuk ?" Melisa menajamkan telinganya bahkan ia sampai tak habis pikir dengan permintaan David barusan padanya.
"Iya, kita rujuk saja !" jawab David mantap dengan keputusannya.
"Heh, atas dasar apa Kau ingin rujuk dengan Ku ?! Aku tidak mau ! Aku lebih suka jadi janda ! Janda kaya !" balas Melisa dengan ketus.
David terpanah mendengar jawaban dari mantan istrinya itu, dengan tegas Melisa menolak dirinya untuk rujuk kembali padanya.
__ADS_1
"Kau cari saja gadis atau janda di luar sana banyak stoknya, kenapa juga mau rujuk lagi pada Ku !" kata Melisa lagi.
"Aku masih mencintai Mu, Mel !" jawab David pelan.
"Hah ?!" Melisa tertawa lebar mendengar ucapan mantan suaminya itu.
"Kalau Kau mencintai Ku, kenapa juga Kau mengabaikan Aku ? Menganggap Aku tak pernah ada selama menjadi istri Mu !" jawab Melisa kesal karena harus membahas tentang hubungan pernikahan masa lalu mereka.
"Maaf, Aku bersalah !" lirih David
"Anak kecil juga tahu kalau Kau bersalah !" sarkas Melisa ia menjadi muak melihat David.
"Aku bahkan tidak memiliki apa-apa pada saat kita bercerai !" keluh Melisa hingga membuat mata David membulat.
"Bukan harta yang inginkan, tapi anak !" sungut Melisa, dulu setelah menjadi istri David, Melisa selalu mendambakan seorang anak namun siapa sangka Melisa tak kunjung hamil bahkan pernikahan mereka bercerai berai tanpa seorang anak.
David terdiam, jelas saja Melisa tak kunjung hamil selama menjadi istrinya karena dulu David melakukan KB vaksetomi, jadi tidak mungkin kalau Melisa sampai mengandung anaknya. Setelah ia bercerai, barulah David kemudian melepas KB nya.
"Mau anak ya ?" kata David
"Iya, Aku sampai berpikir kalau Aku mandul ternyata setelah Aku periksa ke dokter Aku sehat dan baik-baik saja, itu artinya Kau yang mandul sampai tidak bisa membuat Ku hamil !" cecar Melisa yang membuat David terperanjat kaget.
__ADS_1
"Hah ?!"
"Iya, Kau pasti mandul kan ? percuma saja Otong Mu besar dan panjang kalau tidak bisa menghasilkan bibit di dalam lubang buaya Ku !" kata Melisa tanpa berpikir lagi jika David mungkin saja bisa tersinggung dengan ucapannya barusan.
"Melisa !" ucap David dengan suara meninggi. Tentu saja ia tak terima dengan perkataan Melisa barusan padanya.
"Apa ?!" balas Melisa tak kalah meninggikan suaranya.
"Aku tidak mandul, Mel ! Kalau begitu akan ku buktikan kalau ucapan Mu tidak benar !" David menatap tajam Melisa hingga membuat Melisa ketakutan.
"Ma..mau apa Kau David !" Melisa tak bisa berbuat apa-apa kala David ingin menyentuhnya sebab tangannya di ikat dan ia tak bisa bergerak.
"Membuktikan perkataan Mu yang tidak benar !"
"David !" teriak Melisa, Karena David tiba-tiba menyingkap kan dress yang ia kenakan hingga terpampang segi tiga bermuda miliknya yang berbalut kain warna hitam. David menaikkan kedua kaki Melisa dan menyentuh lubang buaya Melisa dengan jari tangannya hingga Melisa hanya bisa menahan rasa itu dan tanpa ia sadari ia pun mengeluarkan Des..sahannya.
"Aaaah...Dav..vid !"
Melisa pun mendapatkan pelepasannya hingga pada akhirnya David menyatukan Otong besar panjangnya ke dalam lubang buaya milik Melisa.
"Aaaaaakkhhh"
__ADS_1
"Setelah ini tidak ada kata tidak untuk kita rujuk kembali ! Aku ingin Kau hamil anak Ku, Mel !" ucap David dengan tulus dan mengecup kening Melisa dengan lembut hingga membuat Melisa diam terpaku menerima perlakuan manis dan lembut dari David.
...****************...